Menu

Dark Mode
Yakoh Shinobi Ops Diumumkan! Game Ninja Co-op 4 Pemain dari Shueisha Games & Acquire Siap Meluncur 2027 Kagoshima Kucurkan Rp3,5 Triliun untuk Dongkrak Pariwisata, Wisatawan Asing Jadi Kunci Nekat Curi Kloset dari Gudang, Pria 76 Tahun di Aichi Pakai Sendiri di Rumah Leon Balik Lagi? Trailer Baru Resident Evil Requiem Isyaratkan Kembalinya Raccoon City Kyoto Siapkan Tarif Bus Lebih Murah untuk Warga Lokal, Wisatawan Bakal Bayar Lebih Mahal Biaya Ujian JLPT Naik Mulai Juli 2026, Ini Rinciannya

Teknologi

Petani Jepang Manfaatkan Teknologi AI untuk Menghadapi Perubahan Iklim

badge-check


					Petani Jepang Manfaatkan Teknologi AI untuk Menghadapi Perubahan Iklim Perbesar

Petani di Aichi, Jepang, Hiroaki Asakura, belajar bertani dari ayahnya. Namun, perubahan iklim membuat pengalaman tersebut tidak cukup. Perusahaan Jepang mulai menyediakan solusi diagnosis hama pertanian berbasis AI melalui aplikasi smartphone untuk membantu petani meningkatkan hasil panen dan mengurangi penggunaan pestisida.

Perusahaan seperti Mirai Vegetable Garden dan Nihon Nohyaku Co. mengembangkan aplikasi AI untuk mengidentifikasi penyakit tanaman dan merekomendasikan pengendalian pestisida. Aplikasi ini menggunakan data besar dan pembelajaran mesin untuk memprediksi waktunya penggunaan pestisida.

Asakura, 50, menggunakan aplikasi Mirai untuk memantau kebun brokoli miliknya di Toyohashi. Aplikasi tersebut memprediksi kemungkinan penyakit black rot meningkat jika tidak ditangani. Ia memutuskan untuk menyemprotkan pestisida lebih awal dan berhasil mencegah penyakit.

Aplikasi Mirai mendukung 10 jenis tanaman dan memungkinkan petani berbagi informasi tentang serangan hama. Perusahaan pertanian lokal seperti JA Toyohashi dan JA Zen-Noh Gunma telah mengujicobakan aplikasi ini.

Presiden Mirai Vegetable Garden, Tomofumi Hatakeyama, menyatakan bahwa AI dapat membantu petani menghadapi perubahan iklim. Contohnya, penyakit yang biasanya terjadi di daerah hangat muncul di daerah yang lebih dingin.

Aplikasi AI lainnya dari Nihon Nohyaku dan NTT Data CCS dapat mengidentifikasi lebih dari 1.100 jenis hama dan gulma pada 25 jenis tanaman. Aplikasi ini telah diunduh sekitar 190.000 kali.

Sc : kyodo

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Jepang Gunakan Sistem AI untuk Deteksi Dini Beruang di Permukiman

12 February 2026 - 15:10 WIB

Hanya Sekitar 20 Persen Pengguna Internet di Jepang Pernah Memakai AI, Kesenjangan Penggunaan Mulai Terlihat

12 February 2026 - 10:30 WIB

Sony Resmi Tinggalkan Pasar Blu-ray Recorder, Streaming Jadi Penentu Zaman

11 February 2026 - 11:10 WIB

SkyDrive Siap Masuk Persaingan Mobil Terbang Global, Targetkan Operasi Komersial pada 2028

9 February 2026 - 13:10 WIB

Pengiriman PlayStation 5 Tembus 92,1 Juta Unit

9 February 2026 - 12:30 WIB

Trending on Teknologi