Menu

Dark Mode
Pemerintah Prefektur Mie Lanjutkan Warga Negara Asing Tetap Dapat Mengikuti Ujian Rekrutmen PNS Waspada! Hujan Ekstrem Ancam Kyushu, Jepang Juga Dipantau Dua Topan Sekaligus Film Crayon Shin-chan Terbaru Bertema Dunia Yokai, Dua Member FRUITS ZIPPER Ikut Jadi Pengisi Suara Film Live-Action Golden Kamuy 2 Tayang di Netflix Mulai 13 Juli Legendaris! Shinkansen Seri 500 dan Doctor Yellow Akan Pensiun pada 2027 Jepang Akan Hapus Formulir Bea Cukai Kertas di Bandara Mulai 2030

News

Honda dan Nissan Tunda Pengumuman Rencana Merger, Rincian Akan Dibahas Februari

badge-check


					Honda dan Nissan Tunda Pengumuman Rencana Merger, Rincian Akan Dibahas Februari Perbesar

Honda Motor Co. dan Nissan Motor Co. mengumumkan pada Jumat (26/1) bahwa mereka akan mengungkap detail rencana merger mereka pada pertengahan Februari, setelah sebelumnya menyatakan akan melakukannya sebelum akhir Januari. Dua produsen mobil terbesar kedua dan ketiga di Jepang ini menyatakan bahwa mereka masih mendiskusikan poin-poin penting terkait penggabungan tersebut.

Dalam konferensi pers bulan lalu, Honda dan Nissan mengumumkan kesepakatan untuk memulai pembicaraan tentang merger di bawah sebuah perusahaan induk pada 2026. Kedua perusahaan akan tetap beroperasi dengan merek masing-masing di bawah perusahaan induk tersebut.

CEO Honda, Toshihiro Mibe, menekankan bahwa Honda ingin Nissan, yang sedang mengalami kesulitan, membuat kemajuan yang stabil dalam restrukturisasi sebagai prasyarat untuk merger. Menurut sumber terdekat, Honda telah mendorong Nissan untuk memperkuat upaya restrukturisasinya.

Pada November lalu, Nissan mengumumkan rencana pemotongan 9.000 pekerja di seluruh dunia dan pengurangan kapasitas produksi global sebesar 20 persen, menyusul penurunan laba bersih lebih dari 90 persen pada periode April-September. Sebagai bagian dari langkah restrukturisasi, Nissan berencana menawarkan program pensiun dini kepada karyawan di tiga pabriknya di AS serta mengurangi tenaga kerja di Thailand.

Namun, Honda masih belum yakin dan meminta langkah-langkah yang lebih drastis untuk memastikan keberhasilan transformasi Nissan. Sumber juga menyebutkan bahwa Mitsubishi Motors Corp., mitra Nissan, sempat mempertimbangkan untuk bergabung dalam merger tetapi kini cenderung memilih untuk tidak berpartisipasi dalam perusahaan induk tersebut.

Mitsubishi Motors berharap mempertahankan statusnya sebagai perusahaan terbuka sambil mengeksplorasi kolaborasi dengan Honda dan Nissan tanpa bergabung dalam merger. Keputusan akhir Mitsubishi Motors diharapkan akan diumumkan pada pertengahan Februari atau setelahnya.

Dengan rencana merger yang masih dalam pembahasan, industri otomotif Jepang menantikan langkah strategis dari dua raksasa ini untuk menghadapi tantangan global dan persaingan yang semakin ketat.

Sc ; KN

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Pemerintah Prefektur Mie Lanjutkan Warga Negara Asing Tetap Dapat Mengikuti Ujian Rekrutmen PNS

24 June 2026 - 12:10 WIB

Waspada! Hujan Ekstrem Ancam Kyushu, Jepang Juga Dipantau Dua Topan Sekaligus

24 June 2026 - 10:10 WIB

Legendaris! Shinkansen Seri 500 dan Doctor Yellow Akan Pensiun pada 2027

23 June 2026 - 15:10 WIB

Jepang Akan Hapus Formulir Bea Cukai Kertas di Bandara Mulai 2030

23 June 2026 - 11:10 WIB

Universitas di Jepang Siapkan Uji Klinis Transplantasi Rahim, Buka Harapan Baru bagi Perempuan yang Tidak Bisa Hamil

23 June 2026 - 10:10 WIB

Trending on News