Menu

Dark Mode
Presiden dan Pendiri Kyoto Animation Hideaki Hatta Meninggal Dunia di Usia 76 Tahun Tingkat Kelulusan Ujian Konversi SIM Asing di Jepang Anjlok Setelah Aturan Diperketat Serangan AS-Israel ke Iran Guncang Industri Pelayaran dan Penerbangan Jepang Kyoto Naikkan Pajak Penginapan hingga 10.000 Yen, Himeji Castle Juga Naikkan Harga Tiket untuk Turis Nonresiden Apartment Hotel Kian Menjamur di Jepang, Incar Turis Asing yang Menginap Lama Trailer Baru BEASTARS Final Season Part 2 Dirilis, Tayang 7 Maret di Netflix

Bahasa Jepang

Ketika Kata Sifat Berubah Jadi Kata Benda: Bentuk “~sa” dan “~mi” dalam Bahasa Jepang

badge-check


					Ketika Kata Sifat Berubah Jadi Kata Benda: Bentuk “~sa” dan “~mi” dalam Bahasa Jepang Perbesar

Dalam bahasa Jepang, banyak kata sifat yang bisa diubah menjadi kata benda untuk mengekspresikan sifat atau perasaan secara abstrak. Dua akhiran yang sering digunakan untuk ini adalah 「〜さ」(–sa) dan 「〜み」(–mi). Meskipun keduanya mengubah kata sifat menjadi kata benda, makna dan nuansanya tidak selalu sama. Mari kita bahas perbedaannya secara detail.


1. 「〜さ」(–sa): Mengungkapkan Tingkat atau Derajat

Akhiran 「〜さ」 digunakan untuk mengubah kata sifat menjadi kata benda yang menunjukkan derajat atau intensitas dari suatu sifat.

Ciri-ciri:

Contoh:

Kata Sifat Kata Benda (〜さ) Arti
高い (takai) = tinggi 高さ (takasa) ketinggian
大きい (ookii) = besar 大きさ (ookisa) ukuran besar
静か (shizuka) = tenang 静かさ (shizukasa) ketenangan
優しい (yasashii) = baik hati 優しさ (yasashisa) kebaikan hati

Contoh Kalimat:

  • 山の高さは何メートルですか?
    (Yama no takasa wa nan meetoru desu ka?)
    → Berapa meter tinggi gunung itu?

  • 彼の優しさに感動した。
    (Kare no yasashisa ni kandou shita.)
    → Aku tersentuh oleh kebaikan hatinya.


2. 「〜み」(–mi): Nuansa Subjektif dan Emosional

Berbeda dengan 「〜さ」, akhiran 「〜み」 digunakan untuk menunjukkan aspek yang lebih subjektif atau perasaan yang dirasakan secara pribadi. Biasanya dipakai untuk menggambarkan keadaan atau nuansa yang dirasakan seseorang, dan tidak semua kata sifat bisa menggunakan akhiran ini.

Ciri-ciri:

  • Lebih subjektif dan emosional

  • Tidak semua kata sifat bisa digunakan dengan ~み

  • Lebih sering muncul dalam percakapan sehari-hari atau sastra

Contoh:

Kata Sifat Kata Benda (〜み) Arti
苦い (nigai) = pahit 苦み (nigami) rasa pahit
弱い (yowai) = lemah 弱み (yowami) kelemahan
深い (fukai) = dalam 深み (fukami) kedalaman (emosional)
暖かい (atatakai) = hangat 暖かみ (atatakami) kehangatan (emosional)

Contoh Kalimat:

  • コーヒーに少し苦みがある。
    (Koohii ni sukoshi nigami ga aru.)
    → Kopinya sedikit pahit.

  • 彼は自分の弱みを見せた。
    (Kare wa jibun no yowami wo miseta.)
    → Dia menunjukkan kelemahannya.


Perbandingan: ~さ vs ~み

Aspek ~さ (sa) ~み (mi)
Nuansa Objektif, terukur Subjektif, emosional
Contoh Kata 高さ (tinggi), 静かさ (tenang) 弱み (lemah), 苦み (pahit)
Penggunaan Ilmiah, deskriptif Puitis, pribadi, nuansa rasa
Tidak Bisa Untuk Tidak bisa untuk semua kata

Mengubah kata sifat menjadi kata benda dengan ~さ atau ~み memberi kita fleksibilitas dalam mengekspresikan makna yang lebih kaya dalam bahasa Jepang. Gunakan ~さ saat kamu ingin menyampaikan hal secara objektif atau mengukur sesuatu, dan gunakan ~み ketika ingin menggambarkan perasaan atau nuansa emosional secara pribadi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Kosakata Jepang yang Dipakai di Resepsionis Hotel

25 February 2026 - 17:10 WIB

Kosakata Jepang untuk Tingkat Kematangan & Rasa

20 February 2026 - 07:07 WIB

Kata Jepang di Konbini yang Sering Bikin Orang Asing Bingung

19 February 2026 - 17:10 WIB

Kosakata Jepang yang Sering Didengar dari Pengumuman Stasiun

18 February 2026 - 19:10 WIB

Kata Jepang yang Dipakai Saat Memesan Minuman

16 February 2026 - 17:10 WIB

Trending on Bahasa Jepang