Dalam kehidupan sehari-hari, orang Jepang juga sering mengungkapkan perasaan seperti sibuk, capek, atau mager (malas gerak). Tapi, cara mereka mengatakannya bisa berbeda tergantung situasi dan tingkat keformalan. Kalau kamu ingin terdengar natural saat ngobrol santai atau saat chatting dengan teman Jepang, yuk kenali frasa-frasa berikut!
🏃♀️ 1. “Lagi Sibuk” – 忙しい (Isogashii)
Kata paling umum untuk bilang “sibuk” adalah:
-
忙しいです。
(Isogashii desu) – Saya sedang sibuk. (formal) -
今ちょっと忙しくて。
(Ima chotto isogashikute) – Sekarang lagi agak sibuk nih. (semi-formal/casual) -
めっちゃ忙しい!
(Meccha isogashii!) – Super sibuk banget! (kasual, gaya anak muda)
Kalau mau menolak ajakan secara halus karena sibuk:
-
ごめん、今ちょっと無理かも。
(Gomen, ima chotto muri kamo) – Maaf, sekarang kayaknya nggak bisa.
😩 2. “Capek” – 疲れた (Tsukareta)
Ini frasa yang paling sering dipakai saat merasa lelah:
-
疲れました。
(Tsukaremashita) – Saya lelah. (formal) -
もう疲れた〜
(Mou tsukareta~) – Aduh capek banget deh… (kasual, ekspresif) -
今日はめっちゃ疲れた。
(Kyou wa meccha tsukareta) – Hari ini capek banget.
Kamu juga bisa bilang:
-
クタクタ。 (Kuta kuta) – Lelah banget / tepar. (slang kasual)
-
ヘトヘト。 (Heto heto) – Cape banget sampai nggak bisa gerak.
🛋️ 3. “Mager” – 面倒くさい (Mendoukusai)
‘Mager’ alias malas gerak bisa diterjemahkan ke berbagai ekspresi tergantung konteks:
-
面倒くさいなあ。
(Mendoukusai naa) – Duh, males banget deh. -
今日は外に出たくない。
(Kyou wa soto ni detakunai) – Hari ini males keluar rumah. -
なんかやる気出ない。
(Nanka yaruki denai) – Nggak ada semangat buat ngapa-ngapain.
Untuk gaya lebih santai dan gaul:
-
ダルい。 (Darui) – Malas / lesu / mager.
Contoh: 授業、ダルい。 (Jugyou, darui) – Males banget ke kelas.
Meskipun sederhana, ungkapan seperti “sibuk”, “capek”, atau “mager” punya banyak variasi dalam bahasa Jepang tergantung situasinya. Dengan memahami cara yang tepat untuk mengungkapkannya, kamu bisa terdengar lebih natural saat ngobrol bareng teman Jepang—baik secara langsung maupun lewat chat!










