Menu ✖

Dark Mode
One Punch Man Season 3 Bagian Kedua Tayang Januari 2027, JAM Project Kembali Isi Lagu Opening Webtoon Populer The Remarried Empress Diadaptasi Menjadi Anime, Tayang Tahun Depan JR East Luncurkan Layanan Pembayaran Digital Baru Bernama “Teppay” pada 20 Oktober Korea Utara Luncurkan Rudal Balistik, Dua Rudal Diperkirakan Jatuh di Luar Zona Ekonomi Eksklusif Jepang Trailer Final Godzilla Minus Zero Dirilis, Tayang di Jepang pada 3 November Anime Naruto Akan Crossover dengan Ninku, Manga Ninja yang Menginspirasi Masashi Kishimoto

News

Jepang Siapkan Dana 100 Miliar Yen untuk Tarik Peneliti Asing yang Tinggalkan AS

badge-check


					Jepang Siapkan Dana 100 Miliar Yen untuk Tarik Peneliti Asing yang Tinggalkan AS Perbesar

Pemerintah Jepang mengumumkan pada hari Jumat paket kebijakan senilai 100 miliar yen (sekitar 700 juta dolar AS) untuk menarik peneliti asing, termasuk mereka yang mungkin ikut dalam gelombang eksodus peneliti dari Amerika Serikat akibat pemotongan dana riset.

Langkah ini bertujuan menciptakan lingkungan riset kelas dunia di Jepang, di tengah ketatnya persaingan global untuk merekrut talenta di bidang-bidang seperti kecerdasan buatan dan semikonduktor.

Pemerintah juga berencana memanfaatkan keuntungan dari dana investasi senilai 10 triliun yen yang dibentuk negara untuk membantu universitas menghasilkan riset berdaya saing internasional.

“Kami akan berupaya semaksimal mungkin menjadikan negara ini tempat paling menarik di dunia bagi para peneliti,” kata Menteri Kebijakan Sains dan Teknologi, Minoru Kiuchi, dalam konferensi pers.

Banyak peneliti meninggalkan Amerika Serikat karena kebijakan pemerintahan Presiden Donald Trump yang mendorong universitas elit memprioritaskan mahasiswa Amerika dan memotong dana federal untuk banyak program riset.

Paket kebijakan baru Jepang akan mendanai banyak program yang sudah ada, termasuk rencana Universitas Tohoku untuk mengucurkan sekitar 30 miliar yen guna merekrut sekitar 500 peneliti dari dalam dan luar negeri.

Proyek kementerian pendidikan untuk membangun pusat riset unggulan juga termasuk di dalamnya.

Pemerintah menargetkan menaikkan gaji peneliti dan mengurangi beban administrasi agar mereka dapat fokus pada penelitian. Selain itu, pemerintah juga berupaya memperoleh teknologi canggih untuk mendukung riset di institusi.

Kiuchi menambahkan pemerintah akan mempertimbangkan langkah tambahan untuk mempertahankan para peneliti setelah mereka berhasil direkrut dari luar negeri.

Meski pemerintah belakangan gencar mempromosikan riset sains dan teknologi, sebuah lembaga di bawah kementerian pendidikan melaporkan bahwa tahun lalu Jepang tetap bertahan di peringkat ke-13 — posisi terendah dalam sejarah — dalam jumlah makalah ilmiah yang banyak disitasi.

Sc : mainichi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Korea Utara Luncurkan Rudal Balistik, Dua Rudal Diperkirakan Jatuh di Luar Zona Ekonomi Eksklusif Jepang

13 October 2026 - 10:10 WIB

Trailer Final Godzilla Minus Zero Dirilis, Tayang di Jepang pada 3 November

12 October 2026 - 17:10 WIB

Kawasaki Heavy Industries Targetkan Penjualan Bisnis Pertahanan Tembus 1 Triliun Yen pada 2030-an

12 October 2026 - 12:10 WIB

Unik! Bus Wisata Sushi di Tokyo Sajikan Sushi Berjalan dengan Conveyor Belt

12 October 2026 - 10:10 WIB

Kebugaran Fisik Perempuan Jepang Usia 30–40 Tahun Terus Menurun dalam 25 Tahun Terakhir

12 October 2026 - 07:39 WIB

Trending on News