Menu

Dark Mode
71,7% Warga Jepang Khawatir Kondisi Keuangan Negara Memburuk Usai Pajak Makanan Dipangkas Warga Asing di Kumamoto Kesulitan Dapat Informasi Gempa, Hanya 3 dari 19 Kota Punya Layanan Khusus Menyamar Jadi Orang Asing, Pria Jepang Mencoba Merampok Sebuah Konbini di Gunma Berhasil Ditangkap Polisi Manga Leviathan Bakal Diadaptasi Jadi Film Live-Action, Tayang 2027 Kereta Ekspres Tabrak Pekerja di Jalur Rel Tochigi, 4 Orang Dilaporkan Tewas Pesawat Malaysia Airlines Keluarkan Asap Hitam di Narita, Lepas Landas Dibatalkan

News

Bandara Narita Izinkan Pekerja Asing Nyetir Kendaraan Kargo Tanpa Konversi SIM Jepang

badge-check


					Bandara Narita Izinkan Pekerja Asing Nyetir Kendaraan Kargo Tanpa Konversi SIM Jepang Perbesar

Sebuah program baru yang memungkinkan pekerja asing tanpa SIM Jepang mengoperasikan kendaraan angkutan kargo di area parkir pesawat resmi dimulai di Bandara Narita, dekat Tokyo. Program ini diluncurkan sebagai upaya mengatasi kekurangan tenaga kerja yang semakin parah di sektor operasional bandara.

Program tersebut menjadi yang pertama di Jepang dan secara signifikan memangkas waktu tunggu pekerja asing untuk mulai bekerja. Biasanya, proses konversi SIM asing ke SIM Jepang memakan waktu sekitar enam bulan, namun melalui skema baru ini, proses tersebut tidak lagi diperlukan.

Dua karyawan JAL Ground Service Co., perusahaan grup Japan Airlines yang menangani operasional darat bandara, menjadi peserta pertama yang mendapatkan izin mengemudi pada pertengahan Januari, tak lama setelah program ini dimulai pada bulan sebelumnya.

Salah satunya adalah Thet Wai Phooe, pekerja asal Myanmar berusia 23 tahun. Ia mengaku senang bisa mendapatkan izin mengoperasikan kendaraan lebih cepat dari biasanya dan merasa motivasinya dalam bekerja meningkat.

Meski tidak diwajibkan memiliki SIM Jepang, para pekerja tetap harus menjalani pelatihan khusus terkait operasional ground handling bandara, mengikuti evaluasi di sekolah mengemudi, serta lulus ujian sebelum diizinkan mengemudi di area terbatas. Selain itu, mereka juga diwajibkan mengikuti tes kecakapan mengemudi setiap tahun.

JAL Ground Service menyebutkan bahwa sekitar 15 pekerja asal Myanmar lainnya berencana mengikuti ujian serupa dalam waktu dekat.

Seiring maskapai di Jepang memperluas perekrutan pekerja asing melalui skema visa Specified Skilled Worker, banyak perusahaan menghadapi kendala karena pekerja yang tidak memiliki International Driving Permit sesuai Konvensi Jenewa tidak bisa langsung bekerja. Program baru ini diharapkan menjadi solusi praktis untuk menjaga kelancaran operasional bandara.

Sc : mainichi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

71,7% Warga Jepang Khawatir Kondisi Keuangan Negara Memburuk Usai Pajak Makanan Dipangkas

24 August 2026 - 10:10 WIB

Warga Asing di Kumamoto Kesulitan Dapat Informasi Gempa, Hanya 3 dari 19 Kota Punya Layanan Khusus

24 August 2026 - 07:07 WIB

Menyamar Jadi Orang Asing, Pria Jepang Mencoba Merampok Sebuah Konbini di Gunma Berhasil Ditangkap Polisi

22 August 2026 - 13:28 WIB

Kereta Ekspres Tabrak Pekerja di Jalur Rel Tochigi, 4 Orang Dilaporkan Tewas

21 August 2026 - 12:10 WIB

Pesawat Malaysia Airlines Keluarkan Asap Hitam di Narita, Lepas Landas Dibatalkan

21 August 2026 - 12:10 WIB

Trending on News