Menu

Dark Mode
Toyota Perkuat Peran di Joby Aviation, Dorong Produksi Taksi Udara Lewat Sistem TPS Resmi Dihentikan, Anime Terminator Zero Tak Akan Berlanjut ke Season Berikutnya Kata Jepang yang Dipakai Saat Memesan Minuman Pekerja Tewas Terbakar dalam Tradisi Pembakaran Padang Rumput di Yamaguchi Jepang Minta Data Kewarganegaraan Penghuni Asing Rumah Susun, Alasan Evakuasi dan Ketertiban 3 Anak Remaja di Daerah Dotonbori Osaka Jadi Korban Penusukan, 1 Orang Meninggal

News

Bandara Narita Siapkan Layanan Ramah Tuli Jelang Pembukaan Deaflympics di Tokyo

badge-check


					Bandara Narita Siapkan Layanan Ramah Tuli Jelang Pembukaan Deaflympics di Tokyo Perbesar

Menjelang pembukaan Deaflympics di Tokyo pada Sabtu ini, Bandara Narita di dekat ibu kota Jepang berupaya memastikan aksesibilitas bagi penyandang tuli dan gangguan pendengaran dengan mengandalkan papan petunjuk bergambar (pictogram) yang mudah dikenali serta komunikasi tertulis.

Bandara Narita, yang melayani penerbangan internasional, menjadi salah satu pintu masuk utama Jepang yang bersiap menyambut kedatangan delegasi dari berbagai negara untuk ajang olahraga dunia tersebut.
Panitia menyebutkan, lebih dari 3.000 atlet dari 80 negara dan wilayah diperkirakan akan berpartisipasi dalam kompetisi selama 12 hari itu.

“Kami ingin benar-benar menyiapkan simulasi interaksi dengan para peserta yang datang dan siap menyambut mereka,” ujar salah satu staf bandara.

Di bandara, telah disediakan lembar pertanyaan isian bagi pengunjung yang membutuhkan informasi tentang sambungan kereta dari bandara, sementara pictogram membantu menunjukkan arah fasilitas seperti bank, lift, dan layanan lainnya.

Menjelang pertandingan, staf bandara juga mendapat pelatihan langsung dari penyandang tuli, sebagai bagian dari program tahunan yang diadakan oleh operator bandara dan dewan kerja sama yang bertujuan meningkatkan kepuasan pelanggan.

Seminar tahun ini digelar pada akhir bulan lalu, memberikan kesempatan bagi peserta untuk mempelajari cara komunikasi efektif, seperti menulis kata-kata singkat alih-alih kalimat panjang, serta memanfaatkan gerakan mulut dan ekspresi wajah secara lebih jelas.

Akane Kitayama (26), staf yang bertugas memberikan informasi dan panduan di bandara sejak Februari, mengatakan ia pernah kesulitan membantu seorang pria lanjut usia yang memiliki gangguan pendengaran.

“Kesadaran saya berubah. Setelah seminar itu, saya bisa memandu penumpang yang memakai alat bantu dengar sambil menunjukkan ekspresi wajah dengan jelas,” ujarnya.
“Saya ingin terus fokus pada komunikasi visual yang mudah dipahami.”

Rekannya, Naoki Kondo (25), menambahkan,

“Karena banyak pengunjung datang dari luar negeri, saya ingin memanfaatkan aplikasi penerjemah di ponsel dan memberikan panduan dengan lebih hati-hati.”

Deaflympics Tokyo 2025 akan digelar pada 15–26 November, menampilkan 21 cabang olahraga yang berlangsung di berbagai lokasi di Tokyo, serta di Prefektur Shizuoka (Jepang tengah) dan Fukushima (Jepang timur laut).

Sc : KN

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Pekerja Tewas Terbakar dalam Tradisi Pembakaran Padang Rumput di Yamaguchi

16 February 2026 - 15:10 WIB

Jepang Minta Data Kewarganegaraan Penghuni Asing Rumah Susun, Alasan Evakuasi dan Ketertiban

16 February 2026 - 14:10 WIB

3 Anak Remaja di Daerah Dotonbori Osaka Jadi Korban Penusukan, 1 Orang Meninggal

16 February 2026 - 11:10 WIB

Bus Kota Kyoto Ubah Sistem Naik-Turun Penumpang Demi Atasi Overcrowding Turis

16 February 2026 - 10:10 WIB

Kagoshima Kucurkan Rp3,5 Triliun untuk Dongkrak Pariwisata, Wisatawan Asing Jadi Kunci

14 February 2026 - 16:10 WIB

Trending on News