Menu

Dark Mode
Jangan Salah Sebut! 50 Nama Tempat Bahasa Jepang yang Sering Bikin Bingung! Remaja 15 Tahun di Iwate Ditangkap karena Dugaan Percobaan Pembunuhan Menikam Seorang Pria Bahasa Jepang untuk Pemula yang Baru Pindah ke Jepang Budaya “Oseibo” & “Ochūgen”: Hadiah Musiman sebagai Bentuk Terima Kasih ala Jepang Shibuya Batalkan Acara Hitung Mundur Tahun Baru karena Kekhawatiran Kerumunan Jepang Berencana Gratiskan Biaya Persalinan Lewat Asuransi Kesehatan Publik Mulai 2027

News

Bandara Narita Siapkan Layanan Ramah Tuli Jelang Pembukaan Deaflympics di Tokyo

badge-check


					Bandara Narita Siapkan Layanan Ramah Tuli Jelang Pembukaan Deaflympics di Tokyo Perbesar

Menjelang pembukaan Deaflympics di Tokyo pada Sabtu ini, Bandara Narita di dekat ibu kota Jepang berupaya memastikan aksesibilitas bagi penyandang tuli dan gangguan pendengaran dengan mengandalkan papan petunjuk bergambar (pictogram) yang mudah dikenali serta komunikasi tertulis.

Bandara Narita, yang melayani penerbangan internasional, menjadi salah satu pintu masuk utama Jepang yang bersiap menyambut kedatangan delegasi dari berbagai negara untuk ajang olahraga dunia tersebut.
Panitia menyebutkan, lebih dari 3.000 atlet dari 80 negara dan wilayah diperkirakan akan berpartisipasi dalam kompetisi selama 12 hari itu.

“Kami ingin benar-benar menyiapkan simulasi interaksi dengan para peserta yang datang dan siap menyambut mereka,” ujar salah satu staf bandara.

Di bandara, telah disediakan lembar pertanyaan isian bagi pengunjung yang membutuhkan informasi tentang sambungan kereta dari bandara, sementara pictogram membantu menunjukkan arah fasilitas seperti bank, lift, dan layanan lainnya.

Menjelang pertandingan, staf bandara juga mendapat pelatihan langsung dari penyandang tuli, sebagai bagian dari program tahunan yang diadakan oleh operator bandara dan dewan kerja sama yang bertujuan meningkatkan kepuasan pelanggan.

Seminar tahun ini digelar pada akhir bulan lalu, memberikan kesempatan bagi peserta untuk mempelajari cara komunikasi efektif, seperti menulis kata-kata singkat alih-alih kalimat panjang, serta memanfaatkan gerakan mulut dan ekspresi wajah secara lebih jelas.

Akane Kitayama (26), staf yang bertugas memberikan informasi dan panduan di bandara sejak Februari, mengatakan ia pernah kesulitan membantu seorang pria lanjut usia yang memiliki gangguan pendengaran.

“Kesadaran saya berubah. Setelah seminar itu, saya bisa memandu penumpang yang memakai alat bantu dengar sambil menunjukkan ekspresi wajah dengan jelas,” ujarnya.
“Saya ingin terus fokus pada komunikasi visual yang mudah dipahami.”

Rekannya, Naoki Kondo (25), menambahkan,

“Karena banyak pengunjung datang dari luar negeri, saya ingin memanfaatkan aplikasi penerjemah di ponsel dan memberikan panduan dengan lebih hati-hati.”

Deaflympics Tokyo 2025 akan digelar pada 15–26 November, menampilkan 21 cabang olahraga yang berlangsung di berbagai lokasi di Tokyo, serta di Prefektur Shizuoka (Jepang tengah) dan Fukushima (Jepang timur laut).

Sc : KN

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Remaja 15 Tahun di Iwate Ditangkap karena Dugaan Percobaan Pembunuhan Menikam Seorang Pria

4 December 2025 - 18:30 WIB

Shibuya Batalkan Acara Hitung Mundur Tahun Baru karena Kekhawatiran Kerumunan

4 December 2025 - 16:10 WIB

Jepang Berencana Gratiskan Biaya Persalinan Lewat Asuransi Kesehatan Publik Mulai 2027

4 December 2025 - 14:30 WIB

Remaja 17 Tahun Ditangkap karena Gunakan AI untuk Serang Server Kafe Internet Jepang

4 December 2025 - 13:24 WIB

Kereta Shinkansen Terhenti Sementara Gara-gara Seekor Angsa di Rel

4 December 2025 - 10:30 WIB

Trending on News