Menu

Dark Mode
Turis Asing Diserang Beruang Saat Berjalan di Dekat Danau Towada, Aomori Boruto: Two Blue Vortex Libur Terbit Bulan Ini, Chapter Baru Kembali September 71,7% Warga Jepang Khawatir Kondisi Keuangan Negara Memburuk Usai Pajak Makanan Dipangkas Warga Asing di Kumamoto Kesulitan Dapat Informasi Gempa, Hanya 3 dari 19 Kota Punya Layanan Khusus Menyamar Jadi Orang Asing, Pria Jepang Mencoba Merampok Sebuah Konbini di Gunma Berhasil Ditangkap Polisi Manga Leviathan Bakal Diadaptasi Jadi Film Live-Action, Tayang 2027

News

Bandara Narita Uji Coba Mesin Pemadat Pakaian untuk Kurangi Koper Terbengkalai

badge-check


					Bandara Narita Uji Coba Mesin Pemadat Pakaian untuk Kurangi Koper Terbengkalai Perbesar

Pengelola Bandara Narita di timur Tokyo melakukan uji coba mesin pemadat pakaian untuk mencegah penumpang meninggalkan koper di dalam terminal bandara.

Inisiatif yang dilakukan oleh Narita International Airport Corp. (NAA) ini bertujuan meningkatkan kenyamanan penumpang yang ingin membawa lebih banyak barang, sekaligus mengatasi masalah koper yang ditinggalkan, yang jumlahnya meningkat pesat. Ke depannya, perusahaan berencana menguji mesin tersebut dengan sistem berbayar dan mempertimbangkan penerapannya secara penuh.

Mesin pemadat pakaian ini berukuran kira-kira sebesar mesin ATM bank. Mesin tersebut dikembangkan selama sekitar empat tahun oleh perusahaan apparel asal Tokyo, Sjoy Co., dengan inspirasi dari mesin pengolahan logam. Pengguna memasukkan pakaian ke dalam ruang berukuran sekitar 10 sentimeter tinggi, 15 sentimeter lebar, dan 30 sentimeter dalam, kemudian menutup penutupnya dan menekan tombol. Proses pemadatan memakan waktu sekitar tiga menit, dan pakaian dapat kembali ke kondisi semula setelah dikeluarkan dari mesin.

Seorang pekerja perusahaan berusia 30-an dari Distrik Itabashi, Tokyo, yang tiba di Bandara Narita dari wilayah Shikoku bersama istrinya, mencoba memadatkan dua jaket. “Sekarang ransel saya jadi lebih lega. Saya bisa beli oleh-oleh di bandara sebelum pulang,” ujarnya.

Seiring meningkatnya jumlah wisatawan asing, Bandara Narita mencatat lonjakan jumlah koper yang ditinggalkan. Menurut NAA, terdapat 124 kasus koper terbengkalai pada tahun fiskal 2020, namun jumlahnya terus meningkat setiap tahun hingga mencapai 1.073 kasus pada tahun fiskal 2024—lebih dari delapan kali lipat. Pihak bandara menilai banyak penumpang membeli koper baru di bandara ketika barang bawaan mereka tidak lagi muat, lalu meninggalkan koper lama.

Akari Saito dari departemen perencanaan bandara NAA mengatakan, “Kami sering melihat penumpang kesulitan dengan koper yang terlalu penuh hingga tidak bisa ditutup. Kami berharap layanan ini dapat membantu mengatasi masalah tersebut.”

Sc : mainichi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Turis Asing Diserang Beruang Saat Berjalan di Dekat Danau Towada, Aomori

24 August 2026 - 13:10 WIB

71,7% Warga Jepang Khawatir Kondisi Keuangan Negara Memburuk Usai Pajak Makanan Dipangkas

24 August 2026 - 10:10 WIB

Warga Asing di Kumamoto Kesulitan Dapat Informasi Gempa, Hanya 3 dari 19 Kota Punya Layanan Khusus

24 August 2026 - 07:07 WIB

Menyamar Jadi Orang Asing, Pria Jepang Mencoba Merampok Sebuah Konbini di Gunma Berhasil Ditangkap Polisi

22 August 2026 - 13:28 WIB

Kereta Ekspres Tabrak Pekerja di Jalur Rel Tochigi, 4 Orang Dilaporkan Tewas

21 August 2026 - 12:10 WIB

Trending on News