Menu

Dark Mode
Bukan Sebagai Penguasa, Apa Fungsi Kaisar Jepang Sekarang Kalau Bukan Ngatur Negara? Mayat Perempuan Ditemukan Tersembunyi di Dalam Dinding Bar di Hokkaido, Operasional Tetap Berjalan Manga Baru Bertema Tukar Tubuh “Kae Dama” Akan Diluncurkan Januari Ini Girl Group Philosophy no Dance Akan Mengakhiri Aktivitas dengan Konser Terakhir pada Juni Bahasa Jepang yang Sering Disalahartikan Orang Indonesia Manga Firefly Wedding Tamat, Akan Hadir Cerita Spinoff Mulai Februari

TRAVEL

Cara Naik Bus di Jepang Tanpa Bingung Bayar

badge-check


					Cara Naik Bus di Jepang Tanpa Bingung Bayar Perbesar

Naik bus di Jepang terdengar menakutkan bagi pemula, apalagi kalau harus membaca rute dan tarif dalam bahasa Jepang. Tapi jangan khawatir! Dengan sedikit persiapan, naik bus bisa mudah dan nyaman. Berikut panduan lengkapnya.

1. Gunakan IC Card supaya Praktis

Di kota besar seperti Tokyo, Osaka, dan Kyoto, hampir semua bus menerima IC Card seperti Suica, Pasmo, atau Icoca. Cara pakainya mudah:

  • Tap kartu saat naik bus di pintu depan (atau pintu belakang di beberapa kota).

  • Tap lagi saat turun bus. Sistem otomatis akan menghitung tarif sesuai jarak tempuh.

Kalau pakai IC Card, kamu tidak perlu mengambil tiket kertas atau menghitung tarif sendiri. Ini membuat perjalanan jauh lebih cepat dan nyaman.

2. Bayar Tunai Kalau IC Card Tidak Ada

Kalau belum punya IC Card, tenang, masih bisa bayar tunai. Di beberapa kota:

  • Bus kota modern: bayar di pintu belakang atau depan saat turun.

  • Bus antar kota/kabupaten: biasanya ada mesin tiket antrian. Ambil tiket saat naik, lihat nomor pada mesin, dan bayar sesuai tarif yang ditampilkan saat turun.

Tips: siapkan uang pas karena sopir jarang memberikan kembalian besar.

3. Perhatikan Papan Informasi dan Rute

Bus Jepang biasanya memiliki papan digital atau poster rute di dekat pintu. Beberapa tips membaca rute:

  • Nama halte biasanya dalam kanji dan romaji, jadi mudah dibaca.

  • Perhatikan arah bus (往き “iki” untuk pergi, 帰り “kaeri” untuk balik).

  • Jika ragu, jangan sungkan bertanya ke sopir atau penumpang lain dengan bahasa sederhana, misalnya:
    “[Halte] wa doko desu ka?” → “Halte [nama] di mana, ya?”

4. Etika di Bus

  • Duduk di kursi prioritas hanya jika benar-benar perlu.

  • Jangan makan atau minum di bus.

  • Jaga suara agar tidak mengganggu penumpang lain.

  • Kalau sudah selesai makan atau membawa barang, pastikan mengembalikan piring atau sampah kalau naik bus yang menyediakan layanan makan (biasanya di bus wisata).

5. Kota Kecil vs Kota Besar

  • Di kota besar, IC Card memudahkan segalanya, dan tiket antrian jarang dibutuhkan.

  • Di kota kecil, beberapa bus masih menggunakan tiket kertas, jadi siap-siap ambil tiket dan cek tarif saat turun.

Naik bus di Jepang tidak serumit yang dibayangkan. Dengan IC Card, panduan rute, dan etika yang tepat, kamu bisa menikmati perjalanan tanpa stres. Untuk pemula, selalu perhatikan papan informasi dan persiapkan uang tunai kecil sebagai cadangan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Perbedaan Risiko Traveling Musim Dingin di Tokyo vs Hokkaido

12 January 2026 - 17:30 WIB

Jaket Tebal vs Layering: Mana yang Lebih Efektif di Jepang?

26 December 2025 - 18:30 WIB

Dua Tahun Bertahan, Immersive Fort Tokyo Akhiri Operasionalnya Februari Mendatang

26 December 2025 - 10:10 WIB

Desa Konoha Hadir di Prancis, Wahana Bertema Naruto Akan Dibuka 2026

23 December 2025 - 14:30 WIB

Kenapa Banyak Orang Indonesia Sakit Saat Winter di Jepang?

19 December 2025 - 09:24 WIB

Trending on TRAVEL