Menu

Dark Mode
Trailer Film Live-Action “Street Fighter” Rilis, Jason Momoa Jadi Blanka! Honda Jual Mobil Listrik Buatan China di Jepang, Pertama Kalinya untuk Pasar Domestik Jalur Alpen Tateyama Kembali Dibuka, Tembok Salju Setinggi 12 Meter Jadi Daya Tarik Kasus Bocah Hilang di Kyoto Terungkap, Ayah Tiri Akui Membunuh Korban Sekuel “Godzilla Minus One” Resmi Diumumkan, Berlatar 1949 dan Tayang 2026 Suntory Akuisisi Perusahaan Obat Jepang Rp25 Triliun, Bidik Bisnis Kesehatan

News

China Kembali Menerima Impor Nishikigoi dari Jepang Setelah Larangan Terkait Air Radioaktif

badge-check


					China Kembali Menerima Impor Nishikigoi dari Jepang Setelah Larangan Terkait Air Radioaktif Perbesar

China akan melanjutkan impor Nishikigoi, ikan mas hias, dari Jepang yang dihentikan pada November lalu akibat ketegangan bilateral terkait pelepasan air radioaktif yang telah diolah ke laut dari pembangkit nuklir Fukushima yang rusak, menurut sumber yang akrab dengan masalah tersebut pada hari Senin.

Pengembalian pengiriman ini terjadi setelah kedua negara Asia tersebut sepakat bulan lalu bahwa China akan secara bertahap mencabut larangan impor produk laut dari Jepang, yang diberlakukan setelah pembuangan air radioaktif dimulai pada Agustus 2023.

China telah memutuskan untuk menerima impor dari total enam peternakan Nishikigoi di prefektur Niigata, Hiroshima, dan Fukuoka, yang ditunjuk sebagai fasilitas karantina yang dapat menangani ekspor, sesuai dengan daftar yang dipublikasikan di situs web otoritas bea cukai negara tersebut.

Beijing tidak memperpanjang izin yang diperlukan untuk ekspor dan karantina untuk Nishikigoi Jepang setelah izin tersebut kedaluwarsa pada akhir Oktober tahun lalu.

Pada tahun 2022, ekspor Nishikigoi Jepang mencapai 6,3 miliar yen. China adalah importer terbesar ikan mas berwarna-warni tersebut pada tahun itu dengan nilai 1,2 miliar yen, yang mencakup 19 persen dari total ekspor, menurut Kementerian Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan Jepang.

Sc : japantoday

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Jalur Alpen Tateyama Kembali Dibuka, Tembok Salju Setinggi 12 Meter Jadi Daya Tarik

17 April 2026 - 10:10 WIB

Kasus Bocah Hilang di Kyoto Terungkap, Ayah Tiri Akui Membunuh Korban

17 April 2026 - 09:42 WIB

Suntory Akuisisi Perusahaan Obat Jepang Rp25 Triliun, Bidik Bisnis Kesehatan

16 April 2026 - 14:10 WIB

Bocah 11 Tahun yang Hilang di Kyoto Ditemukan Meninggal, Polisi Selidiki Dugaan Kejahatan

16 April 2026 - 11:10 WIB

Paviliun Indonesia Hadir di Fashion World Tokyo 2026, Raih Penghargaan Desain Jepang

16 April 2026 - 06:44 WIB

Trending on News