Menu

Dark Mode
JR East Perkenalkan Kereta Inspeksi Shinkansen Baru, Bisa Melaju 320 Km/Jam Pohon Tumbang Saat Turnamen Sepak Bola Anak di Jepang, 7 Orang Terluka Fajar/Fikri Sabet Gelar Juara Usai Kalahkan Ganda Putra No.1 Dunia di Japan Open 2026 Dua Warga Vietnam Jadi Sopir Bus Asing Pertama di Shikoku, Jepang Distrik di Tokyo Pasang Kamera AI Pengenal Wajah untuk Cari Anak dan Lansia Hilang, Picu Kekhawatiran Privasi Populasi Rusa di Taman Nara Pecahkan Rekor, Wisatawan Diminta Jangan Sembarangan Memberi Makan

Culture

Daruma: Boneka Bulat Simbol Ketekunan dan Keberuntungan Orang Jepang

badge-check


					Daruma: Boneka Bulat Simbol Ketekunan dan Keberuntungan Orang Jepang Perbesar

Di Jepang, boneka Daruma bukan sekadar pajangan lucu, melainkan simbol mendalam tentang tekad dan harapan baik. Bentuknya bulat tanpa kaki dan tangan, terinspirasi dari Bodhidharma, pendiri aliran Zen, yang konon bertapa begitu lama hingga anggota tubuhnya mati rasa.

Filosofi ‘Jatuh Tujuh Kali, Bangkit Delapan Kali’

Yang membuat Daruma istimewa adalah makna di balik bentuknya yang selalu kembali berdiri meski didorong jatuh. Ini mewakili pepatah Jepang “Nanakorobi Yaoki” (七転び八起き) yang berarti jatuh tujuh kali, bangkit delapan kali. Daruma mengingatkan orang Jepang untuk pantang menyerah dan terus berusaha meraih tujuan hidup.

Ritual Harapan: Menggambar Mata

Saat membeli Daruma baru, matanya sengaja dikosongkan. Pemiliknya akan menggambar satu mata sambil memanjatkan harapan atau target tertentu. Setelah impian itu tercapai, barulah mata satunya diisi sebagai tanda terima kasih. Tradisi ini membuat Daruma juga dipercaya membawa keberuntungan.

Daruma di Kehidupan Sehari-Hari

Biasanya, Daruma hadir di rumah, kantor, hingga kuil. Banyak orang Jepang membelinya saat Tahun Baru atau awal usaha sebagai simbol harapan baru dan ketekunan untuk mencapainya. Di beberapa daerah, ada festival membakar Daruma lama sebagai ucapan syukur dan simbol melepaskan harapan lama demi memulai yang baru.


Singkatnya, Daruma adalah pengingat sederhana tetapi penuh makna: berusaha sekeras mungkin, tak kenal menyerah, dan percaya keberuntungan akan datang pada mereka yang gigih berjuang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Mengapa Orang Jepang Jarang Menolak Secara Langsung

18 February 2026 - 09:00 WIB

Budaya Tidak Mengambil Foto Orang Sembarangan di Jepang

13 February 2026 - 13:10 WIB

Budaya Membawa Pulang Sampah Sendiri: Kesadaran Publik ala Jepang

12 February 2026 - 19:00 WIB

Kenapa Rasa Malu Lebih Kuat daripada Hukuman Bagi Orang Jepang

10 February 2026 - 19:10 WIB

Sunyi: Mengapa Lingkungan Perumahan Jepang Terasa Sangat Tenang

6 February 2026 - 18:30 WIB

Trending on Culture