Menu

Dark Mode
Toyota Perkuat Peran di Joby Aviation, Dorong Produksi Taksi Udara Lewat Sistem TPS Resmi Dihentikan, Anime Terminator Zero Tak Akan Berlanjut ke Season Berikutnya Kata Jepang yang Dipakai Saat Memesan Minuman Pekerja Tewas Terbakar dalam Tradisi Pembakaran Padang Rumput di Yamaguchi Jepang Minta Data Kewarganegaraan Penghuni Asing Rumah Susun, Alasan Evakuasi dan Ketertiban 3 Anak Remaja di Daerah Dotonbori Osaka Jadi Korban Penusukan, 1 Orang Meninggal

News

Disebut “chan” di Tempat Kerja, Mantan Pegawai Sagawa Menang Gugatan Pelecehan

badge-check


					Pict by AI Perbesar

Pict by AI

Pengadilan Distrik Tokyo pada Rabu (23/10) memutuskan bahwa memanggil rekan kerja perempuan dengan akhiran “-chan” di tempat kerja termasuk pelecehan yang melampaui batas yang dapat diterima. Dalam kasus ini, seorang mantan pegawai perempuan berusia 40-an yang bekerja di kantor cabang Sagawa Express menggugat mantan rekan pria yang lebih tua, menuntut ganti rugi sekitar 5,5 juta yen. Pengadilan memerintahkan pria tersebut membayar 220.000 yen sebagai kompensasi.

Menurut putusan, sejak sekitar tahun 2020, pria tersebut memanggil perempuan itu dengan “-chan” dan beberapa kali mengatakan hal seperti “kawaii” (imut) dan “taikei yoi yo ne” (badanmu bagus, ya). Perempuan itu kemudian didiagnosis mengalami depresi pada tahun 2021 dan akhirnya mengundurkan diri. Pria tersebut telah dikenai sanksi teguran keras oleh perusahaan.

Hakim Shinji Tahara menyatakan bahwa penggunaan “-chan” adalah cara memanggil yang ditujukan untuk anak kecil dan tidak diperlukan dalam konteks pekerjaan. Meskipun pria itu mengaku bermaksud menunjukkan keakraban, tindakannya tetap menimbulkan ketidaknyamanan. Ia juga menilai rangkaian perkataan tersebut merupakan “perilaku tidak pantas yang menimbulkan rasa malu.”

Perempuan itu juga menggugat Sagawa Express atas dasar tanggung jawab atasan (pengawasan karyawan). Pada Februari tahun ini, kasus dengan perusahaan diselesaikan lewat mediasi, di mana Sagawa Express setuju membayar 700.000 yen sebagai uang penyelesaian.

Sc : Nikkei

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Pekerja Tewas Terbakar dalam Tradisi Pembakaran Padang Rumput di Yamaguchi

16 February 2026 - 15:10 WIB

Jepang Minta Data Kewarganegaraan Penghuni Asing Rumah Susun, Alasan Evakuasi dan Ketertiban

16 February 2026 - 14:10 WIB

3 Anak Remaja di Daerah Dotonbori Osaka Jadi Korban Penusukan, 1 Orang Meninggal

16 February 2026 - 11:10 WIB

Bus Kota Kyoto Ubah Sistem Naik-Turun Penumpang Demi Atasi Overcrowding Turis

16 February 2026 - 10:10 WIB

Kagoshima Kucurkan Rp3,5 Triliun untuk Dongkrak Pariwisata, Wisatawan Asing Jadi Kunci

14 February 2026 - 16:10 WIB

Trending on News