Menu ✖

Dark Mode
JR East Luncurkan Layanan Pembayaran Digital Baru Bernama “Teppay” pada 20 Oktober Korea Utara Luncurkan Rudal Balistik, Dua Rudal Diperkirakan Jatuh di Luar Zona Ekonomi Eksklusif Jepang Trailer Final Godzilla Minus Zero Dirilis, Tayang di Jepang pada 3 November Anime Naruto Akan Crossover dengan Ninku, Manga Ninja yang Menginspirasi Masashi Kishimoto Kawasaki Heavy Industries Targetkan Penjualan Bisnis Pertahanan Tembus 1 Triliun Yen pada 2030-an Unik! Bus Wisata Sushi di Tokyo Sajikan Sushi Berjalan dengan Conveyor Belt

News

Disebut “chan” di Tempat Kerja, Mantan Pegawai Sagawa Menang Gugatan Pelecehan

badge-check


					Pict by AI Perbesar

Pict by AI

Pengadilan Distrik Tokyo pada Rabu (23/10) memutuskan bahwa memanggil rekan kerja perempuan dengan akhiran “-chan” di tempat kerja termasuk pelecehan yang melampaui batas yang dapat diterima. Dalam kasus ini, seorang mantan pegawai perempuan berusia 40-an yang bekerja di kantor cabang Sagawa Express menggugat mantan rekan pria yang lebih tua, menuntut ganti rugi sekitar 5,5 juta yen. Pengadilan memerintahkan pria tersebut membayar 220.000 yen sebagai kompensasi.

Menurut putusan, sejak sekitar tahun 2020, pria tersebut memanggil perempuan itu dengan “-chan” dan beberapa kali mengatakan hal seperti “kawaii” (imut) dan “taikei yoi yo ne” (badanmu bagus, ya). Perempuan itu kemudian didiagnosis mengalami depresi pada tahun 2021 dan akhirnya mengundurkan diri. Pria tersebut telah dikenai sanksi teguran keras oleh perusahaan.

Hakim Shinji Tahara menyatakan bahwa penggunaan “-chan” adalah cara memanggil yang ditujukan untuk anak kecil dan tidak diperlukan dalam konteks pekerjaan. Meskipun pria itu mengaku bermaksud menunjukkan keakraban, tindakannya tetap menimbulkan ketidaknyamanan. Ia juga menilai rangkaian perkataan tersebut merupakan “perilaku tidak pantas yang menimbulkan rasa malu.”

Perempuan itu juga menggugat Sagawa Express atas dasar tanggung jawab atasan (pengawasan karyawan). Pada Februari tahun ini, kasus dengan perusahaan diselesaikan lewat mediasi, di mana Sagawa Express setuju membayar 700.000 yen sebagai uang penyelesaian.

Sc : Nikkei

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Korea Utara Luncurkan Rudal Balistik, Dua Rudal Diperkirakan Jatuh di Luar Zona Ekonomi Eksklusif Jepang

13 October 2026 - 10:10 WIB

Trailer Final Godzilla Minus Zero Dirilis, Tayang di Jepang pada 3 November

12 October 2026 - 17:10 WIB

Kawasaki Heavy Industries Targetkan Penjualan Bisnis Pertahanan Tembus 1 Triliun Yen pada 2030-an

12 October 2026 - 12:10 WIB

Unik! Bus Wisata Sushi di Tokyo Sajikan Sushi Berjalan dengan Conveyor Belt

12 October 2026 - 10:10 WIB

Kebugaran Fisik Perempuan Jepang Usia 30–40 Tahun Terus Menurun dalam 25 Tahun Terakhir

12 October 2026 - 07:39 WIB

Trending on News