Menu

Dark Mode
Bandara Toyama Ganti Nama Jadi “Toyama Takayama Sushi Airport”, Bidik Wisatawan Asing Jepang Resmi Daftarkan “Teh Jepang” sebagai Produk Indikasi Geografis, Lindungi dari Produk Tiruan Bandara Narita Bakal Perluas Landasan Pacu, Pemerintah Jepang Siap Tempuh Akuisisi Lahan Bos Perusahaan Pembongkaran di Jepang Ditangkap, Sengaja Mempekerjakan 2 WNI yang Overstay Pernyataan Presiden AS Donald Trump Salah Sebut Iran Jadi “Republik Islam Jepang”, Tuai Reaksi di Jepang Bandara di Noto Jepang Resmi Berganti Nama Sementara Bertema Pokémon untuk Dongkrak Pariwisata

News

Dua Ilmuwan Jepang Terima Nobel di Bidang Kedokteran dan Kimia

badge-check


					Dua Ilmuwan Jepang Terima Nobel di Bidang Kedokteran dan Kimia Perbesar

Dua ilmuwan ternama Jepang, Shimon Sakaguchi dan Susumu Kitagawa, menerima penghargaan Nobel di Stockholm pada Rabu, sebagai pengakuan atas pencapaian mereka dalam bidang fisiologi/kedokteran dan kimia.

Dalam upacara resmi yang digelar di Stockholm Concert Hall, Raja Carl XVI Gustaf dari Swedia menyerahkan medali emas dan diploma Nobel kepada kedua ilmuwan berusia 74 tahun tersebut. Acara yang dihadiri lebih dari 1.500 orang itu dipenuhi tepuk tangan meriah dari keluarga, kolega, dan para peneliti dari seluruh dunia.

Ini menjadi momen bersejarah karena untuk pertama kalinya dalam 10 tahun, Jepang kembali meraih Nobel di dua bidang berbeda dalam satu tahun.

Sakaguchi, profesor terkemuka dari Universitas Osaka, dianugerahi Nobel Fisiologi atau Kedokteran atas penemuan pentingnya mengenai sel T regulator (Tregs). Sel ini mencegah sel T lain menyerang sel sehat tubuh, dan temuan tersebut membuka jalan bagi berbagai terapi baru, termasuk pengobatan untuk penyakit autoimun dan kanker.

Sementara itu, Kitagawa, profesor terkemuka dari Universitas Kyoto, menerima Nobel Kimia berkat pengembangan struktur berpori bernama metal-organic frameworks (MOF). Material ini mampu menyimpan dan melepaskan gas seperti metana dan nitrogen, dengan potensi besar untuk teknologi ramah lingkungan dan energi masa depan.

“Ini benar-benar sebuah kehormatan. Hari ini akan menjadi salah satu hari paling spesial dalam hidup saya,” ujar Sakaguchi kepada wartawan usai upacara. Ia sempat bercanda bahwa medali Nobel ternyata cukup berat.

Setiap penghargaan Nobel disertai hadiah uang sebesar 11 juta krona Swedia (sekitar USD 1,2 juta). Baik Sakaguchi maupun Kitagawa berbagi penghargaan tersebut dengan dua peneliti lain di bidang masing-masing.

Hingga kini, Jepang telah melahirkan 31 penerima Nobel, termasuk Nihon Hidankyo, organisasi penyintas bom atom Jepang yang meraih Nobel Perdamaian tahun lalu.

Sc : mainichi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Bandara Toyama Ganti Nama Jadi “Toyama Takayama Sushi Airport”, Bidik Wisatawan Asing

11 July 2026 - 14:10 WIB

Jepang Resmi Daftarkan “Teh Jepang” sebagai Produk Indikasi Geografis, Lindungi dari Produk Tiruan

11 July 2026 - 13:10 WIB

Bandara Narita Bakal Perluas Landasan Pacu, Pemerintah Jepang Siap Tempuh Akuisisi Lahan

11 July 2026 - 11:10 WIB

Bos Perusahaan Pembongkaran di Jepang Ditangkap, Sengaja Mempekerjakan 2 WNI yang Overstay

11 July 2026 - 07:00 WIB

Bandara di Noto Jepang Resmi Berganti Nama Sementara Bertema Pokémon untuk Dongkrak Pariwisata

9 July 2026 - 15:10 WIB

Trending on News