Empat buah jam tangan mewah senilai total sekitar 200 juta yen (setara Rp21 miliar atau US$1,3 juta) dicuri dalam hitungan detik pada hari Selasa lalu dari sebuah toko di dalam kompleks perbelanjaan yang populer di kalangan penggemar anime dan manga, demikian dilaporkan kepolisian.
Dua pria bertopeng hitam dan bercelana hitam menggunakan palu untuk memecahkan etalase di dekat pintu masuk dan langsung merampas jam-jam tersebut. Menurut polisi, satu pelaku kabur dengan skuter listrik dari kompleks Nakano Broadway, sementara pelaku lainnya lari. Keduanya masih buron.
Perampokan terjadi saat toko jam tangan yang berada di lantai dasar kompleks tersebut sedang buka. Tidak ada satu pun dari lima staf yang berada di dalam toko yang terluka, kata polisi.
Panggilan darurat ke polisi diterima sekitar siang hari, melaporkan bahwa seseorang telah merusak etalase dan membawa kabur sejumlah barang di dalamnya.
Terletak sekitar 400 meter dari Stasiun JR Nakano, lokasi ini dikenal sebagai pusat budaya pop subkultur Jepang dan sedang ramai dikunjungi orang saat insiden terjadi.
Seorang wanita berusia 30-an yang berada di dekat lokasi kejadian mengatakan ia mendengar suara pecahan kaca. “Saya melihat seorang pria kabur dengan skuter listrik sewaan. Itu sangat berbahaya,” ujarnya.
Sc : KN








