Menu

Dark Mode
Pria Ditemukan Tewas di Dalam Mobil Tertimbun Salju di Toyama Ungkap Fakta Perundungan Lewat Analisis Suara, Pakar Audio di Chiba Berupaya Cegah Tragedi Budaya Diam di Kereta Saat di Jepang: Etika Tak Tertulis yang Dipatuhi Bersama Strategi Atur Waktu Check-in & Check-out Hotel Jepang Biar Liburan Lebih Efisien Kampanye Pemilu Jepang Dimulai, Takaichi Cari Mandat Baru di Tengah Isu Pajak dan Stabilitas Politik Film Live-Action Kedua Mr. Osomatsu Resmi Dijadwalkan Ulang Tayang 12 Juni

Bahasa Jepang

Frasa Jepang Saat Menghadapi Situasi Memalukan 🙈

badge-check


					{ Perbesar

{"aigc_info":{"aigc_label_type":0,"source_info":"dreamina"},"data":{"os":"web","product":"dreamina","exportType":"generation","pictureId":"0"},"trace_info":{"originItemId":"7553078014456925448"}}

Dalam kehidupan sehari-hari, orang Jepang sering menggunakan ekspresi tertentu saat mereka merasa malu, salah tingkah, atau berada dalam situasi canggung. Menariknya, frasa-frasa ini tidak selalu secara langsung berarti “malu”, tetapi lebih kepada cara halus mengekspresikan rasa tidak nyaman. Berikut beberapa frasa yang sering dipakai:


1. 恥ずかしい! (Hazukashii!) – Malu banget!

Ungkapan paling umum untuk menyatakan rasa malu atau tersipu.

  • 例: 「人前で転んで、恥ずかしかった。」
    Hitomae de koronde, hazukashikatta.
    “Jatuh di depan orang banyak, malu banget.”


2. やばい! (Yabai!) – Waduh / Gawat / Malu juga!

Awalnya berarti “berbahaya”, tapi dipakai anak muda untuk berbagai situasi, termasuk saat merasa salah tingkah.


3. 参ったな… (Maitta na…) – Aduh, gimana ini…

Ungkapan halus saat bingung atau malu karena keadaan tidak terduga.

  • 例: 「名前を忘れて参ったな…」
    Namae o wasurete maitta na…
    “Lupa namanya, aduh jadi salah tingkah…”


4. すみません… (Sumimasen…) – Maaf ya…

Sering dipakai sebagai cara sopan menutupi rasa malu, terutama kalau tidak sengaja melakukan kesalahan kecil.

  • 例: 「すみません、遅れちゃいました。」
    Sumimasen, okurechaimashita.
    “Maaf, saya jadi telat.”


5. あちゃー! (Achaa!) – Aduh! / Waduh!

Ekspresi kasual saat melakukan kesalahan konyol atau hal memalukan.

  • 例: 「宿題を忘れた。あちゃー!」
    Shukudai o wasureta. Achaa!
    “Lupa bawa PR. Waduh!”


6. 勘弁して! (Kanben shite!) – Aduh, jangan gitu dong! / Ampun deh!

Dipakai saat merasa malu karena digoda atau ditertawakan.

  • 例: 「その話はやめてよ、勘弁して!」
    Sono hanashi wa yamete yo, kanben shite!
    “Udah deh, jangan bahas itu, malu tau!”


7. 照れる (Tereru) – Tersipu malu

Lebih lembut, biasanya dipakai saat dipuji atau jadi pusat perhatian.

  • 例: 「そんなに褒められると照れるよ。」
    Sonna ni homeraru to tereru yo.
    “Kalau dipuji segitunya jadi malu, loh.”


Dalam bahasa Jepang, rasa malu bisa diekspresikan dengan berbagai nuansa: dari hazukashii yang langsung, tereru yang lebih manis, sampai achaa atau yabai yang santai dan gaul. Dengan memahami frasa-frasa ini, kamu bisa lebih natural saat menghadapi momen memalukan ala Jepang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Pria Ditemukan Tewas di Dalam Mobil Tertimbun Salju di Toyama

28 January 2026 - 19:36 WIB

Kosakata Jepang untuk Menunjukkan Kekaguman Tanpa Berlebihan

27 January 2026 - 16:10 WIB

Kosakata Jepang yang Dipakai Saat Mengomentari Makanan

26 January 2026 - 17:30 WIB

Kosakata Jepang Saat Mau Bilang “Mungkin Lain Kali”

23 January 2026 - 18:10 WIB

Bahasa Jepang untuk Menyampaikan Ketidaksetujuan Secara Aman

22 January 2026 - 19:27 WIB

Trending on Bahasa Jepang