Menu

Dark Mode
Kereta Baru Enoden Hadirkan Pemandangan Laut dari Semua Kursi, Mulai Beroperasi Musim Semi Bandara Narita Uji Coba Mesin Pemadat Pakaian untuk Kurangi Koper Terbengkalai Kata Jepang yang Kedengarannya Sama Tapi Maknanya Beda Warga Negara Indonesia di Jepang Ditangkap Kembali atas Dugaan Akses Ilegal dan Pencurian Senilai Rp260 Juta Jepang Rilis Piktogram Baru untuk Peringatkan Wisatawan Soal Bahaya Beruang BanG Dream! Umumkan Game Mobile Baru BanG Dream! Our Notes, Rilis 2026 dengan Dua Band Baru

News

Hampir 200.000 Orang Diimbau Mengungsi di Jepang Akibat Hujan Deras dan Tanah Longsor!

badge-check


					Hampir 200.000 Orang Diimbau Mengungsi di Jepang Akibat Hujan Deras dan Tanah Longsor! Perbesar

Hampir 200.000 orang di Jepang barat diimbau untuk mengungsi pada hari Sabtu karena pihak berwenang memperingatkan akan kemungkinan terjadinya tanah longsor dan banjir, sementara sisa-sisa dari badai tropis melanda negara tersebut.

Badan Meteorologi Jepang menyatakan bahwa “udara hangat dan lembap… menyebabkan hujan deras disertai petir di Jepang barat,” sebagian disebabkan oleh Kong-rey, yang telah diturunkan statusnya menjadi sistem tekanan rendah ekstratropis dari sebuah taifun.

Kota Matsuyama “mengeluarkan peringatan tingkat tertinggi, mengimbau 189.552 penduduk di 10 distrik untuk mengungsi dan segera mengamankan keselamatan,” kata seorang pejabat kota kepada AFP.

Meskipun evakuasi tidak bersifat wajib, peringatan tingkat tertinggi di Jepang biasanya dikeluarkan ketika sangat mungkin bahwa suatu bencana telah terjadi.

Para peramal cuaca memperingatkan bahwa tanah longsor dan banjir dapat memengaruhi Jepang barat pada hari Sabtu dan Jepang timur pada hari Minggu.

Akibat hujan, kereta peluru sementara dihentikan antara Tokyo dan wilayah Fukuoka selatan di pagi hari sebelum melanjutkan dengan jadwal yang tertunda.

Kong-rey menerjang Taiwan pada hari Kamis sebagai salah satu badai terbesar yang melanda pulau itu dalam beberapa dekade.

Badai ini merenggut setidaknya tiga nyawa dan melukai 690 orang, menurut Badan Pemadam Kebakaran Nasional, yang menambahkan satu kematian pekerja migran ke dalam angka tersebut pada hari Sabtu.

Badai tersebut memutuskan pasokan listrik untuk 957.061 rumah tangga, 27.781 di antaranya masih gelap pada hari Sabtu.

Para ilmuwan mengatakan bahwa perubahan iklim yang dipicu oleh manusia semakin meningkatkan risiko yang ditimbulkan oleh hujan deras karena atmosfer yang lebih hangat menampung lebih banyak air.

Sc : japantoday

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Kereta Baru Enoden Hadirkan Pemandangan Laut dari Semua Kursi, Mulai Beroperasi Musim Semi

17 January 2026 - 16:10 WIB

Bandara Narita Uji Coba Mesin Pemadat Pakaian untuk Kurangi Koper Terbengkalai

17 January 2026 - 16:10 WIB

Warga Negara Indonesia di Jepang Ditangkap Kembali atas Dugaan Akses Ilegal dan Pencurian Senilai Rp260 Juta

17 January 2026 - 15:10 WIB

Jepang Rilis Piktogram Baru untuk Peringatkan Wisatawan Soal Bahaya Beruang

17 January 2026 - 15:10 WIB

Lewat JICA, Jepang Sediakan Rumah Bergaya Jepang untuk Warga Ukraina yang Mengungsi Akibat Perang

17 January 2026 - 11:10 WIB

Trending on News