Menu ✖

Dark Mode
Trailer Final Godzilla Minus Zero Dirilis, Tayang di Jepang pada 3 November Anime Naruto Akan Crossover dengan Ninku, Manga Ninja yang Menginspirasi Masashi Kishimoto Kawasaki Heavy Industries Targetkan Penjualan Bisnis Pertahanan Tembus 1 Triliun Yen pada 2030-an Unik! Bus Wisata Sushi di Tokyo Sajikan Sushi Berjalan dengan Conveyor Belt Kebugaran Fisik Perempuan Jepang Usia 30–40 Tahun Terus Menurun dalam 25 Tahun Terakhir Anime Macross Frontier Akan Rilis Blu-ray Deluxe Edition pada 2027

News

Perusahaan Jepang Semakin Banyak Pindahkan Kantor Pusat dari Tokyo ke Prefektur Lain

badge-check


					Perusahaan Jepang Semakin Banyak Pindahkan Kantor Pusat dari Tokyo ke Prefektur Lain Perbesar

Hasil survei dari Tokyo Shōkō Research menunjukkan bahwa sebanyak 16.271 perusahaan Jepang memindahkan kantor pusatnya dari Tokyo ke prefektur lain pada tahun fiskal 2024, meningkat 18,7% dibanding tahun sebelumnya. Dari jumlah tersebut, sekitar 20% perusahaan memiliki modal minimal ¥10 juta, sementara 80% sisanya memiliki modal di bawah angka tersebut.

Dilihat dari sektor industri, pemindahan kantor pusat paling banyak terjadi di sektor jasa, informasi, dan ritel. Hal ini karena perusahaan di sektor tersebut lebih mudah pindah dibanding perusahaan manufaktur yang biasanya memiliki pabrik.

Berdasarkan prefektur, Tokyo mengalami arus keluar bersih perusahaan terbesar, dengan 1.158 perusahaan lebih banyak pindah keluar dibanding yang masuk, naik tajam dari 631 perusahaan pada tahun fiskal sebelumnya. Sebaliknya, prefektur tetangga seperti Saitama menerima arus masuk bersih sebesar 250 perusahaan, tertinggi di seluruh Jepang, diikuti oleh Chiba dan Kanagawa. Tren ini menunjukkan banyak perusahaan meninggalkan pusat kota Tokyo dan memilih prefektur sekitar sebagai lokasi baru.

Seorang perwakilan dari Tokyo Shōkō Research berkomentar, “Sewa ruang kantor yang tinggi di Tokyo menyulitkan bisnis untuk menutup biaya operasional dari pendapatan mereka. Meskipun pandemi sudah berlalu, perusahaan tetap memilih pindah dari pusat kota Tokyo dan memperbolehkan karyawan bekerja secara remote.” Ia juga menambahkan bahwa meskipun Tokyo masih memiliki keunggulan dari sisi permintaan barang/jasa dan talenta, persaingan yang ketat membuat semakin banyak perusahaan kecil dan menengah mencari pasar baru dan talenta di wilayah lain di Jepang.


Top Prefektur Penerima Arus Masuk Bersih Kantor Pusat:

Peringkat Prefektur Arus Masuk Bersih (Jumlah Perusahaan)
1 Saitama 250
2 Chiba 192
3 Kanagawa 172
4= Gunma 95
4= Nagano 95
6 Ibaraki 88

Top Prefektur Arus Keluar Bersih Kantor Pusat:

Peringkat Prefektur Arus Keluar Bersih (Jumlah Perusahaan)
1 Tokyo 1.158
2 Osaka 264
3 Aichi 20
4 Fukushima 10
5 Tottori 8

Perkembangan Wilayah:

Wilayah Kyūshū mencatat arus masuk bersih tertinggi, yakni 148 perusahaan, yang sebagian besar dipicu oleh pabrik baru Taiwan Semiconductor Manufacturing Company (TSMC) di Prefektur Kumamoto. Hal ini juga mengakibatkan banyak perusahaan manufaktur dan ICT masuk ke seluruh wilayah Kyūshū.

Wilayah Chūbu, tempat beberapa raksasa manufaktur seperti Toyota dan Suzuki, berada di posisi kedua dengan arus masuk bersih sebanyak 147 perusahaan.


Data ini menggambarkan tren relokasi kantor pusat yang semakin berkembang di Jepang, yang didorong oleh biaya operasional yang tinggi di Tokyo serta upaya perusahaan mencari pasar dan sumber daya manusia baru di luar ibu kota.

Sc : nippon

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Trailer Final Godzilla Minus Zero Dirilis, Tayang di Jepang pada 3 November

12 October 2026 - 17:10 WIB

Kawasaki Heavy Industries Targetkan Penjualan Bisnis Pertahanan Tembus 1 Triliun Yen pada 2030-an

12 October 2026 - 12:10 WIB

Unik! Bus Wisata Sushi di Tokyo Sajikan Sushi Berjalan dengan Conveyor Belt

12 October 2026 - 10:10 WIB

Kebugaran Fisik Perempuan Jepang Usia 30–40 Tahun Terus Menurun dalam 25 Tahun Terakhir

12 October 2026 - 07:39 WIB

Anime Macross Frontier Akan Rilis Blu-ray Deluxe Edition pada 2027

9 October 2026 - 18:10 WIB

Trending on News