Menu

Dark Mode
Trailer Film Live-Action “Street Fighter” Rilis, Jason Momoa Jadi Blanka! Honda Jual Mobil Listrik Buatan China di Jepang, Pertama Kalinya untuk Pasar Domestik Jalur Alpen Tateyama Kembali Dibuka, Tembok Salju Setinggi 12 Meter Jadi Daya Tarik Kasus Bocah Hilang di Kyoto Terungkap, Ayah Tiri Akui Membunuh Korban Sekuel “Godzilla Minus One” Resmi Diumumkan, Berlatar 1949 dan Tayang 2026 Suntory Akuisisi Perusahaan Obat Jepang Rp25 Triliun, Bidik Bisnis Kesehatan

News

Harga Apartemen Baru di Tokyo Melonjak, Jumlah Unit yang Dipasarkan Menurun Tajam

badge-check


					Harga Apartemen Baru di Tokyo Melonjak, Jumlah Unit yang Dipasarkan Menurun Tajam Perbesar

Pada paruh pertama tahun fiskal 2024, jumlah apartemen baru yang dipasarkan di Tokyo dan tiga prefektur sekitarnya turun drastis menjadi 8.238 unit, mencatat penurunan sebesar 29,7 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Angka ini merupakan yang terendah sejak pencatatan dimulai pada tahun 1973, yang dipicu oleh kenaikan harga tanah dan kekurangan tenaga kerja.

Jumlah apartemen yang tersedia bahkan lebih rendah daripada paruh pertama tahun fiskal 2020, ketika pasar terganggu oleh pandemi COVID-19.

Menurut data yang dirilis oleh Real Estate Economic Institute Co. pada 21 Oktober, harga rata-rata apartemen baru di 23 distrik Tokyo mencapai 110,51 juta yen (sekitar Rp 11,25 miliar), melampaui 100 juta yen untuk tahun kedua berturut-turut.

Di 23 distrik Tokyo, hanya 3.242 unit apartemen baru yang dipasarkan, turun 42,9 persen dari tahun lalu. Sementara itu, di pinggiran Tokyo, terjadi penurunan sebesar 24,8 persen menjadi 714 unit. Prefektur Saitama dan Chiba juga mengalami penurunan sekitar 30 persen, tetapi Prefektur Kanagawa mencatat peningkatan sebesar 4,2 persen.

Menurut institut tersebut, persaingan untuk mendapatkan lahan dengan hotel dan proyek lain telah meningkatkan harga tanah, sehingga sulit bagi pengembang untuk mendapatkan lahan untuk proyek apartemen. Kekurangan tenaga kerja di sektor konstruksi juga memperpanjang waktu penyelesaian proyek, menyebabkan properti tidak dapat segera dipasarkan.

Selain itu, kenaikan biaya material dan tenaga kerja terus mendorong harga properti naik. Rata-rata harga apartemen baru di area metropolitan Tokyo selama paruh pertama tahun fiskal ini naik 1,5 persen dari tahun lalu menjadi 79,53 juta yen, mencatat rekor tertinggi untuk dua tahun berturut-turut.

Sc : asahi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Jalur Alpen Tateyama Kembali Dibuka, Tembok Salju Setinggi 12 Meter Jadi Daya Tarik

17 April 2026 - 10:10 WIB

Kasus Bocah Hilang di Kyoto Terungkap, Ayah Tiri Akui Membunuh Korban

17 April 2026 - 09:42 WIB

Suntory Akuisisi Perusahaan Obat Jepang Rp25 Triliun, Bidik Bisnis Kesehatan

16 April 2026 - 14:10 WIB

Bocah 11 Tahun yang Hilang di Kyoto Ditemukan Meninggal, Polisi Selidiki Dugaan Kejahatan

16 April 2026 - 11:10 WIB

Paviliun Indonesia Hadir di Fashion World Tokyo 2026, Raih Penghargaan Desain Jepang

16 April 2026 - 06:44 WIB

Trending on News