Menu

Dark Mode
Pokémon FireRed & LeafGreen Resmi Hadir di Nintendo Switch pada Pokémon Day 2026 Mulai 2026, Turis Resmi Dilarang Ikut JLPT di Jepang Honda Luncurkan Motor Listrik Murah yang Bisa Dikendarai dengan SIM Moped Nonton YouTube Sekarang Bisa Langsung Belanja! Google Gandeng Rakuten di Jepang Anime The Villager of Level 999 Rilis PV Perdana, Tayang Juli 2026 Osaka Terima Donasi Tak Biasa: 21 Kilogram Emas untuk Perbaikan Sistem Air Kota

News

Harga Beras di Jepang Turun ke Bawah 4.000 Yen per 5 kg untuk Pertama Kalinya dalam 3 Bulan

badge-check


					Harga Beras di Jepang Turun ke Bawah 4.000 Yen per 5 kg untuk Pertama Kalinya dalam 3 Bulan Perbesar

Harga rata-rata beras di Jepang turun ke bawah 4.000 yen (sekitar Rp 430 ribu) per 5 kilogram untuk pertama kalinya dalam sekitar tiga setengah bulan, menjadi 3.920 yen, demikian disampaikan pemerintah pada Senin (17/6). Penurunan ini diyakini dipengaruhi oleh distribusi cadangan beras pemerintah yang semakin ditingkatkan.

Dalam periode tujuh hari hingga 15 Juni, harga rata-rata beras yang dijual di supermarket di seluruh Jepang turun 256 yen per 5 kg dibandingkan pekan sebelumnya. Dengan demikian, harga kembali ke kisaran 3.000 yen untuk pertama kalinya sejak pekan yang berakhir pada 2 Maret, menurut Kementerian Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan Jepang.

Menteri Pertanian Shinjiro Koizumi mengatakan penurunan harga ini sebagian besar karena pelepasan cadangan beras tambahan. “Pesan tegas dari pemerintah terbukti efektif,” ujarnya kepada wartawan.

Pangsa pasar beras campuran, termasuk beras dari cadangan pemerintah, juga naik 6 poin persentase menjadi 50 persen.

Perdana Menteri Shigeru Ishiba sebelumnya berjanji akan menurunkan harga rata-rata beras kemasan 5 kg ke kisaran 3.000 yen pada akhir Juni.

Berdasarkan data konsumsi rumah tangga, tahun lalu rata-rata satu rumah tangga di Jepang mengonsumsi 60,20 kg beras. Meski harga sudah turun, harga rata-rata beras masih hampir dua kali lipat dibandingkan tahun lalu.

Sementara itu, indeks harga konsumen inti Jepang pada Mei naik 3,7 persen dibandingkan tahun sebelumnya, mencatat kenaikan terbesar dalam lebih dari dua tahun. Harga beras mencatat rekor tertinggi baru untuk bulan kedelapan berturut-turut dengan lonjakan 101,7 persen akibat pasokan yang terbatas.

Mulai Senin, pemerintah juga memberlakukan larangan penjualan kembali beras yang dibeli di toko ritel dengan harga lebih tinggi dari harga beli, untuk menjamin stabilitas harga beras di tingkat konsumen.

Pelanggaran terhadap larangan ini diancam hukuman penjara hingga satu tahun atau denda hingga 1 juta yen (sekitar Rp 67 juta), atau keduanya.

Sc : KN

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Mulai 2026, Turis Resmi Dilarang Ikut JLPT di Jepang

21 February 2026 - 10:10 WIB

Nonton YouTube Sekarang Bisa Langsung Belanja! Google Gandeng Rakuten di Jepang

20 February 2026 - 18:10 WIB

Osaka Terima Donasi Tak Biasa: 21 Kilogram Emas untuk Perbaikan Sistem Air Kota

20 February 2026 - 14:10 WIB

Jepang Larang Penggunaan Power Bank di Pesawat Mulai April Usai Serangkaian Insiden Kebakaran

20 February 2026 - 10:10 WIB

Survei: Hampir 80% Pelajar SMP–SMA di Jepang Gunakan ChatGPT dan Gemini

19 February 2026 - 18:10 WIB

Trending on News