Menu

Dark Mode
Honda Jual Mobil Listrik Buatan China di Jepang, Pertama Kalinya untuk Pasar Domestik Jalur Alpen Tateyama Kembali Dibuka, Tembok Salju Setinggi 12 Meter Jadi Daya Tarik Kasus Bocah Hilang di Kyoto Terungkap, Ayah Tiri Akui Membunuh Korban Sekuel “Godzilla Minus One” Resmi Diumumkan, Berlatar 1949 dan Tayang 2026 Suntory Akuisisi Perusahaan Obat Jepang Rp25 Triliun, Bidik Bisnis Kesehatan Bocah 11 Tahun yang Hilang di Kyoto Ditemukan Meninggal, Polisi Selidiki Dugaan Kejahatan

News

Harga Rata-Rata Kondominium Baru di Pusat Tokyo Tembus Rekor ¥116 Juta di Tengah Kenaikan Biaya

badge-check


					Harga Rata-Rata Kondominium Baru di Pusat Tokyo Tembus Rekor ¥116 Juta di Tengah Kenaikan Biaya Perbesar

Harga rata-rata kondominium baru di pusat Tokyo naik 11,2 persen pada tahun fiskal 2024 dibandingkan tahun sebelumnya, mencapai rekor tertinggi sebesar 116,32 juta yen (sekitar Rp12,9 miliar). Ini merupakan tahun kedua berturut-turut harga rata-rata kondominium di kawasan tersebut melampaui 100 juta yen, di tengah lonjakan biaya material dan tenaga kerja, menurut laporan sebuah lembaga riset pada Senin.

Sementara itu, jumlah kondominium baru yang dipasarkan di 23 distrik utama Tokyo anjlok 25,5 persen menjadi 8.272 unit. Penurunan ini dipengaruhi oleh pembatasan jam lembur di lokasi konstruksi yang mulai diberlakukan sejak April tahun lalu.

Di tengah harga yang terus melambung, pengembang tetap menargetkan pembeli kelas atas dengan menawarkan properti di lokasi strategis, seperti di dekat stasiun kereta besar.

Harga rata-rata di Tokyo dan wilayah sekitarnya juga naik 7,5 persen dari tahun sebelumnya menjadi 81,35 juta yen (sekitar Rp9 miliar), mencetak rekor baru untuk tahun keempat berturut-turut. Namun, jumlah unit yang dipasarkan turun 17 persen menjadi 22.239 unit, menandai penurunan selama tiga tahun berturut-turut.

Dilihat berdasarkan prefektur, harga naik 20,5 persen menjadi 58,93 juta yen di Saitama, 10,6 persen menjadi 56,04 juta yen di Chiba, dan 7,2 persen menjadi 65,87 juta yen di Kanagawa. Harga rata-rata naik di seluruh enam wilayah, termasuk 23 distrik utama Tokyo dan prefektur sekitarnya.

“Menjual properti di pinggiran kota semakin sulit karena meningkatnya kesadaran masyarakat akan keberlanjutan hidup sehari-hari di tengah harga yang terus naik,” ujar salah satu pejabat lembaga riset tersebut, seraya menambahkan bahwa harga kondominium diperkirakan akan tetap tinggi untuk sementara waktu karena biaya yang terus meningkat.

Di luar 23 distrik utama Tokyo, harga rata-rata naik 13,2 persen menjadi 60,67 juta yen.

Sc : KN

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Jalur Alpen Tateyama Kembali Dibuka, Tembok Salju Setinggi 12 Meter Jadi Daya Tarik

17 April 2026 - 10:10 WIB

Kasus Bocah Hilang di Kyoto Terungkap, Ayah Tiri Akui Membunuh Korban

17 April 2026 - 09:42 WIB

Suntory Akuisisi Perusahaan Obat Jepang Rp25 Triliun, Bidik Bisnis Kesehatan

16 April 2026 - 14:10 WIB

Bocah 11 Tahun yang Hilang di Kyoto Ditemukan Meninggal, Polisi Selidiki Dugaan Kejahatan

16 April 2026 - 11:10 WIB

Paviliun Indonesia Hadir di Fashion World Tokyo 2026, Raih Penghargaan Desain Jepang

16 April 2026 - 06:44 WIB

Trending on News