Menu

Dark Mode
Denso Kembangkan Teknologi Cas Mobil Listrik Saat Jalan, Target 2029 Jepang–Indonesia Perkuat Kerja Sama Pertahanan, Fokus Maritim hingga Teknologi Militer Pembuat “Dragon Zakura” Dirikan Yayasan Beasiswa Gratis untuk Bantu Siswa Masuk Todai My Hero Academia Hadirkan Anime Pendek Baru “I Am a Hero Too” Musim Panas Ini Golden Week Dimulai, Stasiun hingga Bandara di Jepang Dipadati Wisatawan Perusahaan Manisan Besar asal Jepang, Chateraise Co Gunakan Kakao dari Indonesia

Teknologi

Denso Kembangkan Teknologi Cas Mobil Listrik Saat Jalan, Target 2029

badge-check


					Denso Kembangkan Teknologi Cas Mobil Listrik Saat Jalan, Target 2029 Perbesar

Perusahaan komponen otomotif Jepang, Denso Corp., tengah mengembangkan teknologi pengisian daya nirkabel untuk mobil listrik yang bisa dilakukan saat kendaraan sedang berjalan. Teknologi ini ditargetkan siap digunakan pada tahun fiskal 2029.

Sistem ini bekerja dengan mengirimkan listrik dari kumparan yang ditanam di jalan ke kumparan penerima di bagian bawah kendaraan. Dengan begitu, mobil listrik bisa terus berjalan sambil mengisi daya tanpa perlu berhenti.

Jika berhasil diterapkan, teknologi ini berpotensi mengatasi dua masalah utama mobil listrik: waktu pengisian yang lama dan jarak tempuh yang terbatas. Bahkan, kendaraan bisa menggunakan baterai yang lebih kecil, sehingga bobot kendaraan berkurang dan dampak ke jalan juga lebih ringan.

Dalam uji coba yang dilakukan pada September 2024 di fasilitas Denso di Prefektur Aichi, sistem ini berhasil membuat kendaraan berjalan sejauh 500 kilometer selama 50 jam secara berkelanjutan.

Untuk mempercepat pengembangan, Denso juga menjalin kerja sama riset selama 10 tahun dengan University of Tokyo sejak April tahun ini.

Presiden Denso, Shinnosuke Hayashi, menyebut teknologi ini berpotensi “mengubah wajah mobilitas” di masa depan.

Meski menjanjikan, tantangan besar masih ada, terutama biaya tinggi untuk membangun infrastruktur jalan yang mendukung sistem ini. Perusahaan pun akan mempertimbangkan lokasi implementasi berdasarkan tingkat lalu lintas.

Pengembangan serupa sebenarnya sudah lebih dulu dilakukan di Eropa dan Amerika Serikat, sementara Jepang masih dalam tahap mengejar. Untuk itu, pada 2024 dibentuk Wireless EV Alliance yang melibatkan berbagai produsen otomotif guna menyusun standar teknologi ini.

Kalau teknologi ini benar-benar terealisasi, bukan cuma praktis—tapi bisa jadi game changer buat masa depan kendaraan listrik.

Sc : mainichi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Robot Legendaris Honda P2 Raih Penghargaan Dunia, Pelopor Gerakan Robot Mirip Manusia

29 April 2026 - 10:10 WIB

Japan Airlines Uji Coba Robot Humanoid Angkut Bagasi di Bandara Haneda Airport

28 April 2026 - 15:10 WIB

Robot AI Tenis Meja Buatan Sony Mampu Saingi Kemampuan Atlet Profesional

24 April 2026 - 10:10 WIB

Film Live-Action Gundam Mulai Produksi, Netflix Tambah Deretan Aktor Baru

22 April 2026 - 15:10 WIB

NeoGeo AES+ Resmi Hadir, Konsol Legendaris SNK Reborn dengan Teknologi Asli

20 April 2026 - 15:10 WIB

Trending on Teknologi