Menu

Dark Mode
Drama “Tengu no Daidokoro” Dapat Season 3, Hadir dengan Cerita Original Peserta Membludak, Pendaftaran JLPT di Jepang N3 dan N4 Ditutup Lebih Cepat Anime Baru Cardfight!! Vanguard Siap Tayang 2027, Rayakan Anniversary ke-15! Kasus Penumpang Merokok di Pesawat Jepang Tembus Rekor Tertinggi, Dipicu Rokok Elektrik Perusahaan Raksasa Jepang Bersatu Kembangkan AI Besar untuk Saingi AS dan China Tren Side Job di Jepang Meningkat, Tak Lagi Sekadar Cari Tambahan Uang

News

Honda dan Nissan Tunda Pengumuman Rencana Merger, Rincian Akan Dibahas Februari

badge-check


					Honda dan Nissan Tunda Pengumuman Rencana Merger, Rincian Akan Dibahas Februari Perbesar

Honda Motor Co. dan Nissan Motor Co. mengumumkan pada Jumat (26/1) bahwa mereka akan mengungkap detail rencana merger mereka pada pertengahan Februari, setelah sebelumnya menyatakan akan melakukannya sebelum akhir Januari. Dua produsen mobil terbesar kedua dan ketiga di Jepang ini menyatakan bahwa mereka masih mendiskusikan poin-poin penting terkait penggabungan tersebut.

Dalam konferensi pers bulan lalu, Honda dan Nissan mengumumkan kesepakatan untuk memulai pembicaraan tentang merger di bawah sebuah perusahaan induk pada 2026. Kedua perusahaan akan tetap beroperasi dengan merek masing-masing di bawah perusahaan induk tersebut.

CEO Honda, Toshihiro Mibe, menekankan bahwa Honda ingin Nissan, yang sedang mengalami kesulitan, membuat kemajuan yang stabil dalam restrukturisasi sebagai prasyarat untuk merger. Menurut sumber terdekat, Honda telah mendorong Nissan untuk memperkuat upaya restrukturisasinya.

Pada November lalu, Nissan mengumumkan rencana pemotongan 9.000 pekerja di seluruh dunia dan pengurangan kapasitas produksi global sebesar 20 persen, menyusul penurunan laba bersih lebih dari 90 persen pada periode April-September. Sebagai bagian dari langkah restrukturisasi, Nissan berencana menawarkan program pensiun dini kepada karyawan di tiga pabriknya di AS serta mengurangi tenaga kerja di Thailand.

Namun, Honda masih belum yakin dan meminta langkah-langkah yang lebih drastis untuk memastikan keberhasilan transformasi Nissan. Sumber juga menyebutkan bahwa Mitsubishi Motors Corp., mitra Nissan, sempat mempertimbangkan untuk bergabung dalam merger tetapi kini cenderung memilih untuk tidak berpartisipasi dalam perusahaan induk tersebut.

Mitsubishi Motors berharap mempertahankan statusnya sebagai perusahaan terbuka sambil mengeksplorasi kolaborasi dengan Honda dan Nissan tanpa bergabung dalam merger. Keputusan akhir Mitsubishi Motors diharapkan akan diumumkan pada pertengahan Februari atau setelahnya.

Dengan rencana merger yang masih dalam pembahasan, industri otomotif Jepang menantikan langkah strategis dari dua raksasa ini untuk menghadapi tantangan global dan persaingan yang semakin ketat.

Sc ; KN

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Peserta Membludak, Pendaftaran JLPT di Jepang N3 dan N4 Ditutup Lebih Cepat

14 April 2026 - 19:37 WIB

Kasus Penumpang Merokok di Pesawat Jepang Tembus Rekor Tertinggi, Dipicu Rokok Elektrik

14 April 2026 - 16:10 WIB

Perusahaan Raksasa Jepang Bersatu Kembangkan AI Besar untuk Saingi AS dan China

14 April 2026 - 14:10 WIB

Tren Side Job di Jepang Meningkat, Tak Lagi Sekadar Cari Tambahan Uang

14 April 2026 - 10:10 WIB

Warga Lokal Demo Terkait Tolak Rencana Pembangunan Masjid di Fujisawa Prefektur Kanagawa Jepang

14 April 2026 - 06:50 WIB

Trending on News