Menu

Dark Mode
Prabowo Temui 13 Bos Perusahaan Jepang di Tokyo, Dorong Investasi Hilirisasi Jepang Kalahkan Inggris 1-0 di Laga Uji Coba Lewat Gol Kaoru Mitoma Indonesia Pinjamkan Komodo ke Kebun Binatang di Shizuoka untuk Kerja Sama Konservasi Baki-Dou Umumkan Cour 2, Lanjut Eksklusif di Netflix! Prabowo Bahas Lingkungan hingga Investasi Rp380 Triliun dalam Kunjungan ke Jepang PM Jepang Sanae Takaichi Sambut Hangat Prabowo, Bahas Penguatan Kerja Sama Indo-Pasifik

News

Honda dan Nissan Tunda Pengumuman Rencana Merger, Rincian Akan Dibahas Februari

badge-check


					Honda dan Nissan Tunda Pengumuman Rencana Merger, Rincian Akan Dibahas Februari Perbesar

Honda Motor Co. dan Nissan Motor Co. mengumumkan pada Jumat (26/1) bahwa mereka akan mengungkap detail rencana merger mereka pada pertengahan Februari, setelah sebelumnya menyatakan akan melakukannya sebelum akhir Januari. Dua produsen mobil terbesar kedua dan ketiga di Jepang ini menyatakan bahwa mereka masih mendiskusikan poin-poin penting terkait penggabungan tersebut.

Dalam konferensi pers bulan lalu, Honda dan Nissan mengumumkan kesepakatan untuk memulai pembicaraan tentang merger di bawah sebuah perusahaan induk pada 2026. Kedua perusahaan akan tetap beroperasi dengan merek masing-masing di bawah perusahaan induk tersebut.

CEO Honda, Toshihiro Mibe, menekankan bahwa Honda ingin Nissan, yang sedang mengalami kesulitan, membuat kemajuan yang stabil dalam restrukturisasi sebagai prasyarat untuk merger. Menurut sumber terdekat, Honda telah mendorong Nissan untuk memperkuat upaya restrukturisasinya.

Pada November lalu, Nissan mengumumkan rencana pemotongan 9.000 pekerja di seluruh dunia dan pengurangan kapasitas produksi global sebesar 20 persen, menyusul penurunan laba bersih lebih dari 90 persen pada periode April-September. Sebagai bagian dari langkah restrukturisasi, Nissan berencana menawarkan program pensiun dini kepada karyawan di tiga pabriknya di AS serta mengurangi tenaga kerja di Thailand.

Namun, Honda masih belum yakin dan meminta langkah-langkah yang lebih drastis untuk memastikan keberhasilan transformasi Nissan. Sumber juga menyebutkan bahwa Mitsubishi Motors Corp., mitra Nissan, sempat mempertimbangkan untuk bergabung dalam merger tetapi kini cenderung memilih untuk tidak berpartisipasi dalam perusahaan induk tersebut.

Mitsubishi Motors berharap mempertahankan statusnya sebagai perusahaan terbuka sambil mengeksplorasi kolaborasi dengan Honda dan Nissan tanpa bergabung dalam merger. Keputusan akhir Mitsubishi Motors diharapkan akan diumumkan pada pertengahan Februari atau setelahnya.

Dengan rencana merger yang masih dalam pembahasan, industri otomotif Jepang menantikan langkah strategis dari dua raksasa ini untuk menghadapi tantangan global dan persaingan yang semakin ketat.

Sc ; KN

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Prabowo Temui 13 Bos Perusahaan Jepang di Tokyo, Dorong Investasi Hilirisasi

1 April 2026 - 06:54 WIB

Jepang Kalahkan Inggris 1-0 di Laga Uji Coba Lewat Gol Kaoru Mitoma

1 April 2026 - 06:51 WIB

Indonesia Pinjamkan Komodo ke Kebun Binatang di Shizuoka untuk Kerja Sama Konservasi

31 March 2026 - 17:23 WIB

Prabowo Bahas Lingkungan hingga Investasi Rp380 Triliun dalam Kunjungan ke Jepang

31 March 2026 - 13:10 WIB

PM Jepang Sanae Takaichi Sambut Hangat Prabowo, Bahas Penguatan Kerja Sama Indo-Pasifik

31 March 2026 - 12:48 WIB

Trending on News