Menu

Dark Mode
Anime Tempal: Item no Chikara Ungkap Trailer Ketiga dan Dua Pengisi Suara Baru Bank Sentral Jepang Naikkan Suku Bunga ke Level Tertinggi dalam 31 Tahun Pemprov Tokyo Pertimbangkan Larangan Buang Sampah Sembarangan Board Game Naruto Shippuden Battle Resmi Dibuka untuk Crowdfunding Topan Dujuan Berpotensi Dekati Tokyo pada Senin, Ganggu Perjalanan Liburan Jepang Mulai Diskusikan Buka Pekerjaan Satpam untuk Warga Asing

News

Honda Terancam Rugi Rp250 Triliun Akibat Perubahan Strategi Mobil Listrik

badge-check


					Honda Terancam Rugi Rp250 Triliun Akibat Perubahan Strategi Mobil Listrik Perbesar

Perusahaan otomotif Jepang Honda pada Kamis mengumumkan bahwa mereka memperkirakan akan mencatat biaya dan kerugian hingga 2,5 triliun yen (sekitar 15,7 miliar dolar AS) akibat perubahan besar dalam strategi kendaraan listrik (EV) mereka.

Honda sebelumnya meyakini bahwa mobil listrik merupakan solusi terbaik dalam jangka panjang, sehingga perusahaan mengalihkan arah strateginya untuk mendorong popularisasi kendaraan listrik. Namun, perusahaan menyatakan bahwa profitabilitas bisnis otomotifnya kini menurun karena sejumlah perubahan kebijakan di Amerika Serikat.

Perubahan tersebut termasuk penerapan tarif impor oleh pemerintah AS, penghapusan insentif pajak untuk pembelian kendaraan listrik, serta pelonggaran regulasi bahan bakar fosil. Selain itu, Honda juga menilai daya saing produknya di pasar Asia semakin menurun.

Sebagai dampaknya, Honda memutuskan membatalkan peluncuran dan pengembangan beberapa model mobil listrik di Amerika Utara, menyusul melambatnya pertumbuhan pasar EV di kawasan tersebut.

Perusahaan mengatakan bahwa total potensi kerugian hingga 2,5 triliun yen berasal dari penurunan nilai aset dan penghapusan investasi yang sebelumnya dialokasikan untuk produksi kendaraan listrik.

Selain itu, Honda juga mempertimbangkan menurunkan nilai investasinya di pasar China, menyusul persaingan yang semakin ketat di negara tersebut.

Untuk tahun fiskal yang berakhir pada Maret mendatang, Honda memperkirakan akan mencatat kerugian bersih antara 420 miliar hingga 690 miliar yen, berbanding terbalik dengan proyeksi sebelumnya yang memperkirakan laba sebesar 300 miliar yen.

Sc : barrons

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Bank Sentral Jepang Naikkan Suku Bunga ke Level Tertinggi dalam 31 Tahun

19 September 2026 - 12:10 WIB

Pemprov Tokyo Pertimbangkan Larangan Buang Sampah Sembarangan

19 September 2026 - 10:10 WIB

Topan Dujuan Berpotensi Dekati Tokyo pada Senin, Ganggu Perjalanan Liburan

18 September 2026 - 10:10 WIB

Jepang Mulai Diskusikan Buka Pekerjaan Satpam untuk Warga Asing

18 September 2026 - 06:31 WIB

Jumlah Lansia Berusia 100 Tahun ke Atas di Jepang Capai Rekor 107.677 Orang

16 September 2026 - 13:30 WIB

Trending on News