Menu

Dark Mode
Manga “Bless” Akan Diadaptasi Menjadi Anime TV oleh A-1 Pictures, Tayang pada 2027 Industri Pariwisata Jepang Dinilai Perlu Bangun Kepercayaan Lokal Sebelum Maksimalkan AI Sake Pertama yang Difermentasi di Luar Angkasa Tiba di Jepang, Akan Dijual Rp11 Miliar per Botol Dua Warga Jepang Ditahan di Iran, Pemerintah Jepang Minta Pembebasan Segera Musim Sakura 2026 Diprediksi Datang Lebih Awal, Tokyo Mulai Mekar 19 Maret Manga “Fungus and Iron” Karya Ayaka Katayama Akan Diadaptasi Menjadi Anime TV

News

IMF Yakin BOJ Akan Naikkan Suku Bunga Secara Bertahap di Tahun-Tahun Mendatang, Bagaimana Nasib Kurs Yen?

badge-check


					IMF Yakin BOJ Akan Naikkan Suku Bunga Secara Bertahap di Tahun-Tahun Mendatang, Bagaimana Nasib Kurs Yen? Perbesar

Dana Moneter Internasional (IMF) semakin percaya diri terhadap kesinambungan inflasi di Jepang dan memproyeksikan Bank of Japan (BOJ) akan menaikkan suku bunga secara bertahap dalam beberapa tahun ke depan. Menurut Nada Choueiri, kepala misi IMF untuk Jepang, indikator konsumsi dan pendapatan karyawan yang meningkat menunjukkan adanya siklus harga-upah yang positif. Hal ini menjadi dasar kepercayaan IMF terhadap pemulihan ekonomi Jepang.

IMF sebelumnya telah merevisi proyeksi mereka setelah BOJ menaikkan suku bunga lebih cepat dari perkiraan pada bulan Juli. IMF memproyeksikan tingkat suku bunga netral sekitar 1,5%, lebih tinggi dari perkiraan ekonom swasta sebesar 1%. Tingkat tersebut diperkirakan akan tercapai pada akhir tahun 2026.

Choueiri juga menekankan perlunya kehati-hatian dalam kenaikan suku bunga BOJ, mengingat adanya risiko dan ketidakpastian, baik dari perekonomian domestik maupun global.

Pertemuan Kebijakan BOJ dan Pemilu Nasional Jepang

BOJ diperkirakan akan mempertahankan suku bunga acuannya di 0,25% pada pertemuan kebijakan berikutnya pada 31 Oktober, menjelang pemilihan presiden AS dan pertemuan Federal Reserve. Di sisi lain, Perdana Menteri Jepang, Shigeru Ishiba, menghadapi pemilu nasional pertamanya pada akhir pekan ini. Media lokal memperkirakan Partai Demokrat Liberal yang dipimpin Ishiba mungkin mengalami kekalahan terbesar sejak tahun 2009.

Untuk meningkatkan peluang kemenangan, Ishiba telah mengindikasikan pemerintahannya akan menyusun anggaran tambahan setelah pemilu guna membantu masyarakat yang terdampak inflasi. Namun, IMF mengingatkan agar anggaran tambahan tidak dijadikan kebiasaan, dan harus digunakan secara bijak untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi.

BOJ dan Tantangan Komunikasi Kebijakan

Di tengah ketidakpastian ekonomi global, para pengamat BOJ mempertanyakan apakah Gubernur BOJ, Kazuo Ueda, akan melanjutkan kenaikan suku bunga ketiga tahun ini pada bulan Desember. IMF menyarankan BOJ untuk terus berhati-hati dalam berkomunikasi dengan pasar mengenai kebijakan suku bunga.

Choueiri memuji langkah BOJ dalam mengakhiri kebijakan moneter ultra-longgar yang telah berlangsung lama, seperti YCC (yield curve control), QQE (quantitative and qualitative easing), serta memulai QT (quantitative tightening). Menurutnya, tahun ini menjadi periode penting bagi Jepang dalam menavigasi kebijakan moneter tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Sake Pertama yang Difermentasi di Luar Angkasa Tiba di Jepang, Akan Dijual Rp11 Miliar per Botol

7 March 2026 - 12:10 WIB

Dua Warga Jepang Ditahan di Iran, Pemerintah Jepang Minta Pembebasan Segera

7 March 2026 - 10:10 WIB

Musim Sakura 2026 Diprediksi Datang Lebih Awal, Tokyo Mulai Mekar 19 Maret

7 March 2026 - 07:01 WIB

Roket Swasta Jepang Kairos No.3 Batalkan Misi Setelah 68 Detik Mengudara

6 March 2026 - 16:10 WIB

Kereta Lokal di Prefektur Yamanashi Jepang Tergelincir, 42 Penumpang Selamat Tanpa Cedera

6 March 2026 - 10:10 WIB

Trending on News