Menu ✖

Dark Mode
Puncak Gunung Fuji Akhirnya Diselimuti Salju Pertama Musim Ini Jepang Siapkan Dana ¥1,1 Triliun untuk Menahan Kenaikan Harga Bensin Toyota dan Waymo Siapkan Taksi Tanpa Sopir di Jepang Mulai 2027 Jepang Perketat Aturan Halloween, Shibuya hingga Nagoya Batasi Kerumunan Manga Horor School-Live! Resmi Terbit di Indonesia, Kisahkan Siswi yang Bertahan dari Wabah Zombi Tetsuya Chiba, Kreator Manga Legendaris Ashita no Joe, Meninggal Dunia pada Usia 87 Tahun

News

Jepang Anggarkan 8,1 Miliar Yen untuk Bantuan Pertahanan di Tahun Fiskal 2025

badge-check


					Jepang Anggarkan 8,1 Miliar Yen untuk Bantuan Pertahanan di Tahun Fiskal 2025 Perbesar

Pemerintah Jepang telah mengalokasikan 8,1 miliar yen (sekitar Rp 567 miliar) untuk menyediakan peralatan pertahanan kepada negara-negara bersahabat di tahun fiskal 2025, naik lebih dari 60 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Meski penerima bantuan tahun depan belum sepenuhnya ditentukan, Kementerian Luar Negeri Jepang mengonfirmasi bahwa Filipina, Malaysia, dan Papua Nugini akan termasuk dalam program “bantuan keamanan resmi” ini. Jepang juga mempertimbangkan untuk memberikan bantuan kepada beberapa negara kepulauan Pasifik.

Pengeluaran ini merupakan bagian dari rancangan anggaran awal sebesar 115,5 triliun yen untuk tahun fiskal 2025, yang telah disetujui oleh Kabinet Perdana Menteri Shigeru Ishiba bulan lalu.

Pada tahun fiskal saat ini, yang akan berakhir pada Maret, Jepang telah mengalokasikan 5 miliar yen untuk bantuan serupa kepada Filipina, Indonesia, Mongolia, dan Djibouti.

Program bantuan pertahanan ini pertama kali diluncurkan pada 2023 dengan tujuan “menjamin perdamaian dan stabilitas di kawasan Indo-Pasifik” serta “menciptakan lingkungan keamanan yang menguntungkan bagi Jepang.” Hal ini didorong oleh kekhawatiran terhadap ketegasan maritim China di Laut Cina Selatan dan Timur.

Bantuan ini mendukung negara-negara berkembang dalam meningkatkan kemampuan pertahanan mereka di bidang seperti pengawasan maritim dan udara, respons bencana, bantuan kemanusiaan, serta operasi penjaga perdamaian PBB.

Namun, bantuan militer ini tidak termasuk dalam kerangka bantuan pembangunan resmi Jepang (ODA), yang hanya terbatas pada tujuan nonmiliter.

Sebagai tambahan, untuk bantuan pembangunan, Jepang mengalokasikan 566,4 miliar yen (sekitar Rp 39,6 triliun) untuk tahun fiskal mendatang, naik 0,2 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Sc : KN

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Puncak Gunung Fuji Akhirnya Diselimuti Salju Pertama Musim Ini

31 October 2026 - 10:30 WIB

Jepang Siapkan Dana ¥1,1 Triliun untuk Menahan Kenaikan Harga Bensin

31 October 2026 - 10:10 WIB

Jepang Perketat Aturan Halloween, Shibuya hingga Nagoya Batasi Kerumunan

30 October 2026 - 14:23 WIB

Tetsuya Chiba, Kreator Manga Legendaris Ashita no Joe, Meninggal Dunia pada Usia 87 Tahun

29 October 2026 - 10:10 WIB

Beredar Info Jepang Keluarkan Imbauan Mitigasi Bencana, Warga Diimbau Siapkan Kebutuhan Dasar untuk 3–7 Hari

28 October 2026 - 13:14 WIB

Trending on News