Menu

Dark Mode
Studio KAI Dilaporkan Alami Kondisi Insolvensi Usai Catat Rugi Besar di Tahun Fiskal 2025 Jepang Batasi Power Bank di Pesawat, Maksimal 2 Unit per Penumpang Jepang Hentikan Sementara Visa Pekerja Asing di Sektor Restoran, Kuota Hampir Penuh Nissan Targetkan 90% Mobil Baru Pakai AI Autonomus, Siapkan Perombakan Besar Hingga 2030 Drama “Tengu no Daidokoro” Dapat Season 3, Hadir dengan Cerita Original Peserta Membludak, Pendaftaran JLPT di Jepang N3 dan N4 Ditutup Lebih Cepat

News

Rencana Penggunaan Ulang 150 Bus Listrik Expo Osaka Ditunda karena Masalah Keamanan

badge-check


					@–œ”މïê“à‚ɐݒu‚³‚ê‚é‚d‚uƒoƒX‚ð—˜—p‚µ‚½‹xŒeŠ‚P‚X“úŒß‘OA‘åãŽsŸ‰Ô‹æ Perbesar

@–œ”މïê“à‚ɐݒu‚³‚ê‚é‚d‚uƒoƒX‚ð—˜—p‚µ‚½‹xŒeŠ‚P‚X“úŒß‘OA‘åãŽsŸ‰Ô‹æ

Rencana untuk menggunakan kembali 150 bus listrik yang sebelumnya dipakai untuk mengangkut pengunjung pada World Expo di Osaka tahun lalu terpaksa ditunda setelah muncul kekhawatiran terkait keselamatan kendaraan tersebut, menurut pemerintah kota Osaka pada Rabu.

Armada bus tersebut sebelumnya menelan biaya sekitar 7,5 miliar yen (sekitar US$47 juta). Dari jumlah itu, lebih dari 4 miliar yen berasal dari subsidi pemerintah pusat Jepang, pemerintah Prefektur Osaka, serta pemerintah Kota Osaka.

Perusahaan transportasi Osaka Metro, yang mengoperasikan layanan kereta bawah tanah dan bus di kota tersebut, sebelumnya berencana menggunakan bus-bus tersebut pada rute reguler serta untuk uji coba kendaraan otonom setelah Expo yang berlangsung selama enam bulan berakhir pada Oktober lalu. Acara tersebut menarik lebih dari 25 juta pengunjung.

Bus listrik itu dibeli dari perusahaan EV Motors Japan yang berbasis di Kitakyushu, Prefektur Fukuoka. Ministry of Land, Infrastructure, Transport and Tourism sempat melakukan inspeksi terhadap perusahaan tersebut pada Oktober setelah terjadi sejumlah masalah operasional berulang pada kendaraan.

Saat ini, bus-bus tersebut disimpan di fasilitas milik Osaka Metro, dengan sebagian di antaranya sedang menjalani pemeriksaan keselamatan lebih lanjut.

Seorang pejabat dari Pemerintah Kota Osaka yang merupakan pemegang saham tunggal Osaka Metro—menyatakan bahwa perusahaan kemungkinan akan meminta pengembalian dana pembelian apabila keselamatan bus tidak dapat dipastikan.

Sc : KN

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Jepang Batasi Power Bank di Pesawat, Maksimal 2 Unit per Penumpang

15 April 2026 - 12:10 WIB

Jepang Hentikan Sementara Visa Pekerja Asing di Sektor Restoran, Kuota Hampir Penuh

15 April 2026 - 12:10 WIB

Nissan Targetkan 90% Mobil Baru Pakai AI Autonomus, Siapkan Perombakan Besar Hingga 2030

15 April 2026 - 10:10 WIB

Peserta Membludak, Pendaftaran JLPT di Jepang N3 dan N4 Ditutup Lebih Cepat

14 April 2026 - 19:37 WIB

Kasus Penumpang Merokok di Pesawat Jepang Tembus Rekor Tertinggi, Dipicu Rokok Elektrik

14 April 2026 - 16:10 WIB

Trending on News