Menu

Dark Mode
Film Live-Action BLUE LOCK Rilis Trailer Baru, Tayang 7 Agustus Kereta Shinkansen Tertunda 3 Menit, Petugas Ketiduran di Ruang Istirahat Jepang Siapkan Aturan Verifikasi Usia Lebih Ketat di Media Sosial untuk Lindungi Anak Dua Kebakaran Hutan Terjadi Bersamaan di Iwate, Ribuan Warga Diminta Mengungsi Prefektur Ibaraki Siapkan Imbalan bagi Pelapor Pekerja Asing Ilegal Mulai 11 Mei Film Live-Action Gundam Mulai Produksi, Netflix Tambah Deretan Aktor Baru

News

Jepang Bakal Tambah Bidang Tambah Sektor Industri dalam Visa SSW

badge-check


					Jepang Bakal Tambah Bidang Tambah Sektor Industri dalam Visa SSW Perbesar

Pemerintah Jepang tengah mempertimbangkan untuk memperluas cakupan industri yang termasuk dalam skema visa Specified Skilled Worker (Pekerja Berketerampilan Spesifik) bagi warga negara asing, guna mengatasi kekurangan tenaga kerja yang semakin parah di dalam negeri. Hal ini terungkap dalam draf kebijakan yang disampaikan kepada komite Partai Demokrat Liberal (LDP) pada Kamis.

Dalam draf tersebut, jumlah industri yang memenuhi syarat akan ditingkatkan dari 16 menjadi 19 sektor, dengan manajemen pergudangan, pengolahan limbah, dan layanan linen diusulkan sebagai sektor baru yang akan ditambahkan.

Visa Specified Skilled Worker—yang diperkenalkan pada tahun 2019—memungkinkan warga asing untuk bekerja di sektor-sektor yang mengalami kekurangan tenaga kerja seperti konstruksi, perawatan lansia, dan pertanian. Banyak pemegang visa ini sebelumnya merupakan peserta program magang teknis (Gino Jisshusei).

Visa ini terbagi menjadi dua jenis:

  • Specified Skilled Worker No. 1: Mengizinkan tinggal dan bekerja di Jepang hingga 5 tahun, namun tidak diperbolehkan membawa keluarga.

  • Specified Skilled Worker No. 2: Memiliki masa tinggal yang dapat diperpanjang tanpa batas waktu, membuka jalan menuju residensi permanen, serta memungkinkan membawa pasangan dan anak-anak ke Jepang.

Menurut Badan Layanan Imigrasi Jepang, jumlah pemegang visa Specified Skilled Worker telah melebihi 280.000 orang hingga akhir tahun 2024.

Sc : kyodonews

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Kereta Shinkansen Tertunda 3 Menit, Petugas Ketiduran di Ruang Istirahat

23 April 2026 - 18:10 WIB

Jepang Siapkan Aturan Verifikasi Usia Lebih Ketat di Media Sosial untuk Lindungi Anak

23 April 2026 - 13:10 WIB

Dua Kebakaran Hutan Terjadi Bersamaan di Iwate, Ribuan Warga Diminta Mengungsi

23 April 2026 - 11:10 WIB

Prefektur Ibaraki Siapkan Imbalan bagi Pelapor Pekerja Asing Ilegal Mulai 11 Mei

23 April 2026 - 08:59 WIB

Pekerja Wahana Hiburan di Tokyo Tewas Usai Terjebak Saat Inspeksi

22 April 2026 - 12:53 WIB

Trending on News