Menu

Dark Mode
SCANDAL Umumkan Akan Bubar pada 2027 Biaya Visa Jepang Naik, Warga Asing yang Kesulitan Finansial Tertentu Bisa Dapat Keringanan Turis Asing Diserang Beruang Saat Berjalan di Dekat Danau Towada, Aomori Boruto: Two Blue Vortex Libur Terbit Bulan Ini, Chapter Baru Kembali September 71,7% Warga Jepang Khawatir Kondisi Keuangan Negara Memburuk Usai Pajak Makanan Dipangkas Warga Asing di Kumamoto Kesulitan Dapat Informasi Gempa, Hanya 3 dari 19 Kota Punya Layanan Khusus

News

Jepang Kirim Drone Pengintai dan Kapal Penyelamat untuk Perkuat Pertahanan Laut Malaysia

badge-check


					Jepang Kirim Drone Pengintai dan Kapal Penyelamat untuk Perkuat Pertahanan Laut Malaysia Perbesar

Militer Malaysia telah menerima sejumlah drone pengintai dari Jepang sebagai bagian dari bantuan keamanan, dengan tujuan memperkuat pengawasan perbatasan maritim negara Asia Tenggara tersebut. Hal ini diumumkan oleh pejabat dari kedua negara pada Senin.

Di bawah kerangka kerja Official Security Assistance yang diluncurkan Jepang pada 2023 untuk menyediakan peralatan pertahanan bagi negara-negara sahabat, beberapa dari 14 drone buatan Jepang yang akan diberikan kepada Malaysia sudah tiba di negara itu. Militer Malaysia berencana mengerahkan drone tersebut di wilayah yang menghadap ke Laut Cina Selatan.

Malaysia, yang menjadi salah satu dari empat negara pertama penerima bantuan dalam kerangka ini, terletak di antara Selat Malaka dan Laut Cina Selatan. Sama seperti Vietnam dan Filipina, Malaysia juga memiliki sengketa wilayah dengan Cina terkait klaim teritorial di Laut Cina Selatan, di mana Beijing sering melakukan tindakan agresif.

Duta Besar Jepang untuk Malaysia, Noriyuki Shikata, mengatakan dalam upacara di Kementerian Pertahanan Malaysia bahwa sangat penting bagi Jepang untuk mendorong “lingkungan internasional yang damai, stabil, dan dapat diprediksi berdasarkan aturan hukum, melalui langkah-langkah seperti memperkuat kemampuan keamanan dan daya tangkal negara-negara sahabat.”

Menteri Pertahanan Malaysia, Khaled Nordin, menyatakan bahwa Malaysia dan negara-negara Asia Tenggara lainnya menghadapi “tantangan” di Laut Cina Selatan. Ia menambahkan, “Dengan peningkatan kemampuan, kawasan ini akan tetap damai dan aman, serta mampu menghadapi tantangan tersebut.”

Paket bantuan senilai 400 juta yen (sekitar 2,7 juta dolar AS) ini juga mencakup beberapa kapal penyelamat. Kesepakatan ini dicapai pada Desember 2023 oleh Perdana Menteri Jepang saat itu, Fumio Kishida, bersama Perdana Menteri Malaysia, Anwar Ibrahim, saat kunjungannya ke Tokyo.

Sc : KN

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Biaya Visa Jepang Naik, Warga Asing yang Kesulitan Finansial Tertentu Bisa Dapat Keringanan

25 August 2026 - 13:31 WIB

Turis Asing Diserang Beruang Saat Berjalan di Dekat Danau Towada, Aomori

24 August 2026 - 13:10 WIB

71,7% Warga Jepang Khawatir Kondisi Keuangan Negara Memburuk Usai Pajak Makanan Dipangkas

24 August 2026 - 10:10 WIB

Warga Asing di Kumamoto Kesulitan Dapat Informasi Gempa, Hanya 3 dari 19 Kota Punya Layanan Khusus

24 August 2026 - 07:07 WIB

Menyamar Jadi Orang Asing, Pria Jepang Mencoba Merampok Sebuah Konbini di Gunma Berhasil Ditangkap Polisi

22 August 2026 - 13:28 WIB

Trending on News