Menu

Dark Mode
23 Remaja Ditangkap Terkait Tawuran Besar Geng Motor di Tokyo, Libatkan 60 Orang Prefektur Mie Siapkan Denda hingga Rp50 Juta bagi Pelanggan yang Melecehkan Pegawai Toko dan Restoran Jepang Perluas Barang Bekas: Targetkan Pasar Rp460 Triliun demi Bumi Lebih Sehat Pokémon FireRed & LeafGreen Resmi Hadir di Nintendo Switch pada Pokémon Day 2026 Mulai 2026, Turis Resmi Dilarang Ikut JLPT di Jepang Honda Luncurkan Motor Listrik Murah yang Bisa Dikendarai dengan SIM Moped

News

Jepang Perkenalkan Sistem Pintu Elektronik untuk Imigrasi dan Bea Cukai di Bandara

badge-check


					Jepang Perkenalkan Sistem Pintu Elektronik untuk Imigrasi dan Bea Cukai di Bandara Perbesar

Mulai April, tiga bandara utama di Jepang akan memperkenalkan pintu elektronik baru untuk mempercepat proses pemeriksaan imigrasi dan bea cukai, menurut pernyataan pemerintah pada Selasa. Teknologi ini bertujuan menyederhanakan prosedur saat kedatangan, yang saat ini mengharuskan pelancong menunjukkan paspor beberapa kali.

Menurut Japan Customs dan Immigration Services Agency, sistem ini akan berlaku bagi wisatawan asing serta warga Jepang yang kembali ke negara tersebut. Dengan teknologi ini, diharapkan waktu pemeriksaan menjadi lebih singkat dan lebih nyaman bagi pengguna.

Cara Kerja Pintu Elektronik “Joint Kiosk”

Pintu elektronik yang disebut “joint kiosk” ini memungkinkan pengguna untuk:

  1. Scan paspor mereka.

  2. Memindai QR code yang berisi informasi imigrasi dan deklarasi bea cukai, yang telah didaftarkan sebelumnya melalui platform Visit Japan Web milik pemerintah.

  • Bagi warga negara asing, sistem akan mengambil foto wajah dan sidik jari, serta memeriksa dokumen mereka melalui petugas imigrasi.

  • Bagi warga Jepang, hanya perlu mengambil foto sebelum dapat melanjutkan proses masuk.

Saat ini, wisatawan harus melalui pemeriksaan imigrasi dan bea cukai secara terpisah, tetapi dengan sistem baru ini, kedua prosedur dapat dilakukan dalam satu langkah.

Namun, penduduk asing dengan izin tinggal menengah hingga jangka panjang di Jepang tidak dapat menggunakan sistem ini. Seorang pejabat imigrasi menjelaskan bahwa kios tidak dapat memeriksa data kartu embarkasi dan disembarkasi yang harus diisi oleh penduduk asing saat masuk dan keluar dari Jepang.

Bandara yang Akan Menggunakan Sistem Baru

Setelah uji coba di Bandara Haneda, sistem ini akan diperluas ke semua bandara internasional di Jepang.

Jadwal penerapan:

  • Bandara Kansai (Osaka) – di kedua terminal utama, mulai Selasa depan.

  • Bandara Haneda (Tokyo)Terminal 2 mulai Selasa depan, Terminal 3 mulai 11 April.

  • Bandara Narita (Chiba)Terminal 3 mulai 7 April.

Penerapan sistem ini diharapkan dapat mengurangi antrean panjang di bandara dan meningkatkan efisiensi bagi wisatawan yang berkunjung ke Jepang.

Sc :KN

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

23 Remaja Ditangkap Terkait Tawuran Besar Geng Motor di Tokyo, Libatkan 60 Orang

23 February 2026 - 14:10 WIB

Prefektur Mie Siapkan Denda hingga Rp50 Juta bagi Pelanggan yang Melecehkan Pegawai Toko dan Restoran

23 February 2026 - 11:10 WIB

Jepang Perluas Barang Bekas: Targetkan Pasar Rp460 Triliun demi Bumi Lebih Sehat

23 February 2026 - 10:10 WIB

Mulai 2026, Turis Resmi Dilarang Ikut JLPT di Jepang

21 February 2026 - 10:10 WIB

Nonton YouTube Sekarang Bisa Langsung Belanja! Google Gandeng Rakuten di Jepang

20 February 2026 - 18:10 WIB

Trending on News