Menu

Dark Mode
Seniman Legendaris Jepang Yayoi Kusama Meninggal Dunia di Usia 97 Tahun Terminal 1 Haneda Diperluas Seiring Meningkatnya Aktivitas Penerbangan Polisi Gerebek Petinggi Yakuza yang Sedang Berduaan di Hotel Bareng Aktris JAV Mulai November 2026, Sistem Tax Free Jepang Berubah: Wisatawan Harus Bayar Pajak Dulu WN Taiwan Ditangkap di Jepang, Diduga Merusak Batu Peninggalan di Kuil Nara Jepang Lanjutkan Subsidi BBM, Harga Dijaga Sekitar ¥170 per Liter

News

Jepang Perkenalkan Sistem Pintu Elektronik untuk Imigrasi dan Bea Cukai di Bandara

badge-check


					Jepang Perkenalkan Sistem Pintu Elektronik untuk Imigrasi dan Bea Cukai di Bandara Perbesar

Mulai April, tiga bandara utama di Jepang akan memperkenalkan pintu elektronik baru untuk mempercepat proses pemeriksaan imigrasi dan bea cukai, menurut pernyataan pemerintah pada Selasa. Teknologi ini bertujuan menyederhanakan prosedur saat kedatangan, yang saat ini mengharuskan pelancong menunjukkan paspor beberapa kali.

Menurut Japan Customs dan Immigration Services Agency, sistem ini akan berlaku bagi wisatawan asing serta warga Jepang yang kembali ke negara tersebut. Dengan teknologi ini, diharapkan waktu pemeriksaan menjadi lebih singkat dan lebih nyaman bagi pengguna.

Cara Kerja Pintu Elektronik “Joint Kiosk”

Pintu elektronik yang disebut “joint kiosk” ini memungkinkan pengguna untuk:

  1. Scan paspor mereka.

  2. Memindai QR code yang berisi informasi imigrasi dan deklarasi bea cukai, yang telah didaftarkan sebelumnya melalui platform Visit Japan Web milik pemerintah.

  • Bagi warga negara asing, sistem akan mengambil foto wajah dan sidik jari, serta memeriksa dokumen mereka melalui petugas imigrasi.

  • Bagi warga Jepang, hanya perlu mengambil foto sebelum dapat melanjutkan proses masuk.

Saat ini, wisatawan harus melalui pemeriksaan imigrasi dan bea cukai secara terpisah, tetapi dengan sistem baru ini, kedua prosedur dapat dilakukan dalam satu langkah.

Namun, penduduk asing dengan izin tinggal menengah hingga jangka panjang di Jepang tidak dapat menggunakan sistem ini. Seorang pejabat imigrasi menjelaskan bahwa kios tidak dapat memeriksa data kartu embarkasi dan disembarkasi yang harus diisi oleh penduduk asing saat masuk dan keluar dari Jepang.

Bandara yang Akan Menggunakan Sistem Baru

Setelah uji coba di Bandara Haneda, sistem ini akan diperluas ke semua bandara internasional di Jepang.

Jadwal penerapan:

  • Bandara Kansai (Osaka) – di kedua terminal utama, mulai Selasa depan.

  • Bandara Haneda (Tokyo)Terminal 2 mulai Selasa depan, Terminal 3 mulai 11 April.

  • Bandara Narita (Chiba)Terminal 3 mulai 7 April.

Penerapan sistem ini diharapkan dapat mengurangi antrean panjang di bandara dan meningkatkan efisiensi bagi wisatawan yang berkunjung ke Jepang.

Sc :KN

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Seniman Legendaris Jepang Yayoi Kusama Meninggal Dunia di Usia 97 Tahun

28 August 2026 - 10:10 WIB

Terminal 1 Haneda Diperluas Seiring Meningkatnya Aktivitas Penerbangan

26 August 2026 - 18:10 WIB

Polisi Gerebek Petinggi Yakuza yang Sedang Berduaan di Hotel Bareng Aktris JAV

26 August 2026 - 16:14 WIB

Mulai November 2026, Sistem Tax Free Jepang Berubah: Wisatawan Harus Bayar Pajak Dulu

26 August 2026 - 16:14 WIB

WN Taiwan Ditangkap di Jepang, Diduga Merusak Batu Peninggalan di Kuil Nara

26 August 2026 - 12:10 WIB

Trending on News