Menu

Dark Mode
Jepang Siap Lepas Cadangan Minyak 20 Hari, Antisipasi Krisis Selat Hormuz China Salip Jepang, Kini Jadi Pemasok Mobil Terbesar di Australia Maskot Gundam “Haro” Direncanakan Terbang ke ISS untuk Uji Robot Luar Angkasa Jepang Siapkan Program 3 Tahun untuk Bantu Generasi “Employment Ice Age” Film Horor Exit 8 Siap Tayang di Amerika Utara, Trailer Terakhir Dirilis Film Gundam Hathaway 2 Rilis Trailer Dub Inggris, Siap Tayang di Bioskop AS Mei

News

Jepang Perketat Aturan Ganja Seiring Meningkatnya Kasus di Kalangan Anak Muda

badge-check


					ç—tŒ§”ªç‘ãŽs‚̏Z‘î‚ō͔|‚³‚ê‚Ä‚¢‚½‘å–ƒ‘‚Ƃ݂ç‚ê‚锫A‚¦m“¯Œ§Œx’ñ‹Ÿn Perbesar

ç—tŒ§”ªç‘ãŽs‚̏Z‘î‚ō͔|‚³‚ê‚Ä‚¢‚½‘å–ƒ‘‚Ƃ݂ç‚ê‚锫A‚¦m“¯Œ§Œx’ñ‹Ÿn

Pada Kamis (11 Desember), revisi terhadap Undang-Undang Pengendalian Ganja serta Undang-Undang Pengendalian Narkotika dan Psikotropika mulai berlaku di Jepang. Perubahan ini memperketat aturan terkait ganja, termasuk mengkriminalisasi penggunaannya, dengan ancaman hukuman hingga tujuh tahun penjara.

Penutupan Celah Hukum

Sebelumnya, Undang-Undang Pengendalian Ganja hanya melarang kepemilikan dan penjualan ganja tanpa memberikan sanksi hukum bagi penggunanya. Hal ini menciptakan celah hukum yang sering dikritik oleh para ahli.

Dengan revisi undang-undang ini, penggunaan ganja kini dianggap ilegal. Selain itu:

  • Ganja dan komponen psikoaktifnya, THC, diklasifikasikan sebagai narkotika di bawah Undang-Undang Pengendalian Narkotika.
  • Hukuman maksimal untuk kepemilikan, distribusi, dan penggunaan dinaikkan dari lima tahun menjadi tujuh tahun penjara.

Langkah Tegas Pemerintah Jepang

Perubahan ini mencerminkan sikap keras Jepang terhadap narkotika, termasuk ganja, yang tetap dianggap sebagai ancaman kesehatan masyarakat. Pemerintah berharap langkah ini dapat menekan penggunaan ganja, yang meskipun relatif rendah di Jepang dibandingkan negara lain, menunjukkan peningkatan terutama di kalangan muda.

Revisi ini juga sejalan dengan upaya Jepang untuk memperketat regulasi narkoba di tengah meningkatnya kekhawatiran tentang penyalahgunaan zat psikoaktif di negara tersebut.

Sc : JT

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Jepang Siap Lepas Cadangan Minyak 20 Hari, Antisipasi Krisis Selat Hormuz

11 April 2026 - 18:00 WIB

China Salip Jepang, Kini Jadi Pemasok Mobil Terbesar di Australia

11 April 2026 - 14:30 WIB

Jepang Siapkan Program 3 Tahun untuk Bantu Generasi “Employment Ice Age”

11 April 2026 - 10:10 WIB

Survei: Kekhawatiran Remaja Jepang terhadap Imigrasi Meningkat Tajam

10 April 2026 - 10:10 WIB

Bukan Manusia, Polisi di Sebuah Kota di Jepang Ini Tunjuk Anjing Shiba Inu Jadi “Inspektur”

10 April 2026 - 07:16 WIB

Trending on News