Menu

Dark Mode
Sekuel “Godzilla Minus One” Resmi Diumumkan, Berlatar 1949 dan Tayang 2026 Suntory Akuisisi Perusahaan Obat Jepang Rp25 Triliun, Bidik Bisnis Kesehatan Bocah 11 Tahun yang Hilang di Kyoto Ditemukan Meninggal, Polisi Selidiki Dugaan Kejahatan Witch and Mercenary” Resmi Jadi Anime, Tayang 2027 di TV Jepang Paviliun Indonesia Hadir di Fashion World Tokyo 2026, Raih Penghargaan Desain Jepang Studio KAI Dilaporkan Alami Kondisi Insolvensi Usai Catat Rugi Besar di Tahun Fiskal 2025

News

Jepang Pertimbangkan Hapus Batas Bebas Pajak Wisatawan untuk Belanja Barang Konsumsi

badge-check


					Jepang Pertimbangkan Hapus Batas Bebas Pajak Wisatawan untuk Belanja Barang Konsumsi Perbesar

Jepang sedang mengkaji untuk menghapus batas pembelian bebas pajak senilai 500.000 yen (sekitar Rp 53 juta) bagi barang konsumsi seperti kosmetik, alkohol, makanan, dan obat-obatan, demi meningkatkan pengeluaran wisatawan asing.

Langkah Baru untuk 2025

Sebagai bagian dari usulan reformasi pajak untuk fiskal 2025, Japan Tourism Agency juga mengajukan penghapusan aturan pembungkusan dan penyegelan barang bebas pajak. Aturan ini sebelumnya diberlakukan untuk mencegah konsumsi atau penjualan kembali sebelum wisatawan meninggalkan Jepang.

Rencananya, sistem baru akan menggantikan mekanisme ini dengan pengembalian pajak setelah barang diverifikasi saat wisatawan meninggalkan Jepang. Detail lebih lanjut akan dimasukkan dalam rencana reformasi pajak 2025.

Mengakomodasi Wisatawan Mewah

Batas harian bebas pajak sebesar 500.000 yen per toko dianggap terlalu rendah untuk memenuhi permintaan barang mewah seperti alkohol berkualitas tinggi dan kosmetik premium. Sebagai perbandingan, tidak ada batas serupa untuk barang tahan lama seperti elektronik atau pakaian.

Dampak Lingkungan dan Kenyamanan

Aturan pembungkusan barang bebas pajak juga menuai kritik dari wisatawan asing karena dinilai tidak ramah lingkungan akibat penggunaan plastik yang berlebihan. Penghapusan aturan ini juga akan meringankan beban operasional toko.

Rekor Pajak Keberangkatan

Selain itu, pajak keberangkatan sebesar 1.000 yen (sekitar Rp 106 ribu) per orang diperkirakan mencapai rekor tertinggi sebesar 47 miliar yen pada fiskal 2025, seiring meningkatnya kunjungan wisatawan.

Dengan reformasi ini, Jepang berharap menarik lebih banyak wisatawan berbelanja dan menciptakan pengalaman berbelanja yang lebih nyaman dan berkelanjutan.

Sc ; kyodo

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Suntory Akuisisi Perusahaan Obat Jepang Rp25 Triliun, Bidik Bisnis Kesehatan

16 April 2026 - 14:10 WIB

Bocah 11 Tahun yang Hilang di Kyoto Ditemukan Meninggal, Polisi Selidiki Dugaan Kejahatan

16 April 2026 - 11:10 WIB

Paviliun Indonesia Hadir di Fashion World Tokyo 2026, Raih Penghargaan Desain Jepang

16 April 2026 - 06:44 WIB

Jepang Batasi Power Bank di Pesawat, Maksimal 2 Unit per Penumpang

15 April 2026 - 12:10 WIB

Jepang Hentikan Sementara Visa Pekerja Asing di Sektor Restoran, Kuota Hampir Penuh

15 April 2026 - 12:10 WIB

Trending on News