Menu

Dark Mode
Kekurangan Sopir, Tokyo Hapus Layanan Bus Tengah Malam Mulai Akhir Maret Honda Terancam Rugi Rp250 Triliun Akibat Perubahan Strategi Mobil Listrik Buku Anak Legendaris “Little Mouse’s Red Vest” Akan Jadi Anime, Tayang April Anime “Aoashi” Season 2 Umumkan Teaser Baru, Tayang 4 Oktober Jepang Akan Lepas Cadangan Minyak untuk Cegah Harga BBM Melonjak Akibat Konflik Timur Tengah Manga “Junket Bank” Akan Diadaptasi Menjadi Anime TV, Tayang Oktober

News

Jepang Wajibkan Pengguna Skuter Listrik Izinkan Polisi Bagikan Data Pelanggaran ke Perusahaan

badge-check


					Jepang Wajibkan Pengguna Skuter Listrik Izinkan Polisi Bagikan Data Pelanggaran ke Perusahaan Perbesar

Perusahaan penyedia layanan skuter listrik Luup Inc. di Jepang mulai Jumat ini akan mewajibkan pengguna memberikan izin kepada polisi untuk membagikan informasi pelanggaran lalu lintas kepada pihak perusahaan. Langkah ini diambil untuk menekan angka kecelakaan yang melibatkan skuter listrik di seluruh negeri.

Sebelumnya, Luup hanya dapat menerima data dari kepolisian jika terjadi kecelakaan serius atau jika pelanggar bersedia memberikan persetujuan. Namun dengan kebijakan baru ini, pengguna tidak akan bisa menggunakan layanan skuter kecuali mereka menyetujui pembagian data di awal.

Berdasarkan hukum di Jepang, pengguna tidak memerlukan SIM untuk mengendarai skuter listrik dengan kecepatan maksimal 20 km/jam, namun remaja di bawah 16 tahun dilarang menggunakannya. Layanan Luup memungkinkan pengguna untuk menyewa dan mengembalikan skuter di titik-titik tertentu di berbagai kota besar.

Setelah aturan baru berlaku, Luup akan memperoleh informasi seperti waktu, lokasi, jenis kecelakaan, dan nomor identifikasi kendaraan yang terlibat.

Sejak Januari tahun lalu, Luup sudah menerapkan sistem poin pelanggaran, di mana pengguna yang melebihi batas pelanggaran tertentu akan dibekukan akunnya. Namun efektivitas sistem berbasis laporan mandiri tersebut masih diragukan.

Menurut data kepolisian Jepang, pada paruh pertama tahun 2025 tercatat 163 kecelakaan yang melibatkan kendaraan bermotor kecil seperti skuter listrik. Dari jumlah tersebut, 29 kasus (17,8%) disebabkan oleh pengendara di bawah pengaruh alkohol, jauh lebih tinggi dibandingkan 0,6% pada sepeda motor kecil (≤50cc) dan 0,8% pada sepeda biasa.

Mulai September, sebagian polisi di Osaka bahkan mulai menggunakan skuter listrik untuk patroli lingkungan dan menuju lokasi kecelakaan — langkah yang diharapkan dapat menjadi contoh berkendara yang aman bagi masyarakat.

Sc : KN

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Kekurangan Sopir, Tokyo Hapus Layanan Bus Tengah Malam Mulai Akhir Maret

13 March 2026 - 21:08 WIB

Honda Terancam Rugi Rp250 Triliun Akibat Perubahan Strategi Mobil Listrik

13 March 2026 - 18:00 WIB

Jepang Akan Lepas Cadangan Minyak untuk Cegah Harga BBM Melonjak Akibat Konflik Timur Tengah

13 March 2026 - 10:10 WIB

Rencana Penggunaan Ulang 150 Bus Listrik Expo Osaka Ditunda karena Masalah Keamanan

12 March 2026 - 12:10 WIB

Kapal Kontainer Milik Perusahaan Jepang Rusak di Teluk Persia di Tengah Konflik AS–Israel dan Iran

12 March 2026 - 08:18 WIB

Trending on News