Menu

Dark Mode
23 Remaja Ditangkap Terkait Tawuran Besar Geng Motor di Tokyo, Libatkan 60 Orang Prefektur Mie Siapkan Denda hingga Rp50 Juta bagi Pelanggan yang Melecehkan Pegawai Toko dan Restoran Jepang Perluas Barang Bekas: Targetkan Pasar Rp460 Triliun demi Bumi Lebih Sehat Pokémon FireRed & LeafGreen Resmi Hadir di Nintendo Switch pada Pokémon Day 2026 Mulai 2026, Turis Resmi Dilarang Ikut JLPT di Jepang Honda Luncurkan Motor Listrik Murah yang Bisa Dikendarai dengan SIM Moped

News

Jumlah Bunuh Diri Anak di Jepang Capai Rekor 529 Kasus pada 2024

badge-check


					Jumlah Bunuh Diri Anak di Jepang Capai Rekor 529 Kasus pada 2024 Perbesar

Jumlah kasus bunuh diri anak-anak di Jepang pada 2024 direvisi naik sebanyak dua kasus dalam data yang dirilis pada Jumat (29 Maret), dengan total 529 korban di kalangan siswa sekolah dasar, menengah pertama, dan menengah atas. Angka ini bertambah 16 kasus dibandingkan dengan 2023.

Kasus bunuh diri di kalangan anak-anak terus meningkat sejak pandemi COVID-19 merebak di Jepang pada 2020. Saat itu, jumlah kasus melonjak 100 kasus lebih tinggi dibandingkan tahun sebelumnya, menjadi 499 kasus. Sejak 2022, angka ini terus melebihi 500 kasus setiap tahun.

Rincian Berdasarkan Jenjang Sekolah dan Jenis Kelamin

Dari segi jenis kelamin, jumlah bunuh diri di kalangan perempuan meningkat:

  • Perempuan: 290 kasus, naik 36 kasus dari tahun sebelumnya.

  • Laki-laki: 239 kasus, turun 20 kasus dibandingkan tahun sebelumnya.

Data ini diperoleh dari Kementerian Kesehatan Jepang berdasarkan statistik Badan Kepolisian Nasional Jepang.

Faktor Penyebab Bunuh Diri

Dari total 272 kasus yang terkait dengan masalah sekolah, penyebab utama meliputi:

  • 65 kasus karena tekanan akademik.

  • 60 kasus akibat konflik dengan teman sekolah selain kasus perundungan.

Jumlah Bunuh Diri di Jepang Secara Keseluruhan

Sepanjang 2024, total 20.320 orang di Jepang mengakhiri hidupnya, turun 1.517 kasus dibandingkan tahun sebelumnya.

  • Laki-laki: 13.801 kasus.

  • Perempuan: 6.519 kasus.

Tren Mengkhawatirkan di Kalangan Anak Muda

Lonjakan kasus bunuh diri di kalangan siswa sekolah menyoroti tantangan kesehatan mental yang semakin serius di Jepang, terutama sejak pandemi. Pemerintah dan masyarakat diharapkan mengambil langkah lebih efektif untuk menangani tekanan akademik, pergaulan di sekolah, dan faktor psikososial lainnya yang memengaruhi kesejahteraan anak-anak dan remaja.

Sc : KN

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

23 Remaja Ditangkap Terkait Tawuran Besar Geng Motor di Tokyo, Libatkan 60 Orang

23 February 2026 - 14:10 WIB

Prefektur Mie Siapkan Denda hingga Rp50 Juta bagi Pelanggan yang Melecehkan Pegawai Toko dan Restoran

23 February 2026 - 11:10 WIB

Jepang Perluas Barang Bekas: Targetkan Pasar Rp460 Triliun demi Bumi Lebih Sehat

23 February 2026 - 10:10 WIB

Mulai 2026, Turis Resmi Dilarang Ikut JLPT di Jepang

21 February 2026 - 10:10 WIB

Nonton YouTube Sekarang Bisa Langsung Belanja! Google Gandeng Rakuten di Jepang

20 February 2026 - 18:10 WIB

Trending on News