Menu

Dark Mode
Film Anime Perdana Chiikawa Tayang 24 Juli, Angkat Arc “Pulau Putri Duyung” Drama Live-Action Solitary Gourmet Umumkan Season 11, Tayang April 2026 Trailer Eksklusif One Piece Live-Action Season 2 Dirilis, Tayang 10 Maret di Netflix Angka Kelahiran di Jepang Anjlok ke 705 Ribu pada 2025, Terendah Sejak 1899 Kyoto Siapkan Tarif Bus Lebih Mahal untuk Turis, Bisa Dua Kali Lipat dari Warga Lokal Komposer Game Jepang Shigeru Ikeda Meninggal Dunia di Usia 57 Tahun

News

Jumlah Kelahiran di Jepang 2024 Diperkirakan di Bawah 700.000 untuk Pertama Kalinya

badge-check


					Jumlah Kelahiran di Jepang 2024 Diperkirakan di Bawah 700.000 untuk Pertama Kalinya Perbesar

Angka kelahiran di Jepang pada tahun 2024 diperkirakan jatuh di bawah 700.000, setelah data pemerintah menunjukkan bahwa jumlah kelahiran dalam 11 bulan pertama tahun ini turun 5,1 persen menjadi 661.577.

Tren Menurun yang Mengkhawatirkan

Penurunan ini menyoroti tren di Jepang di mana semakin banyak orang yang memilih untuk tidak menikah atau menunda pernikahan, sebagian besar karena kekhawatiran tentang biaya hidup yang semakin tinggi dan tantangan dalam membesarkan anak. Efek berkepanjangan dari pandemi COVID-19 juga diperkirakan berdampak pada angka kelahiran ini.

Data Awal dan Proyeksi

Data awal dari Kementerian Kesehatan, Tenaga Kerja, dan Kesejahteraan mencakup kelahiran dari warga asing, tetapi angka tahunan penuh diperkirakan akan mengecualikan bayi yang lahir dari warga negara asing.

Angka kelahiran di Jepang telah mengalami tren penurunan sejak beberapa tahun terakhir:

  • Di bawah 900.000 pada 2019
  • Di bawah 800.000 pada 2022
  • Rekor terendah 727.277 pada 2023 sejak data pertama kali tersedia pada tahun 1899

Jika penurunan 3,8 persen dari tahun 2023 berlanjut, angka kelahiran 2024 akan berada di bawah 700.000. Dari Januari hingga Agustus 2024, penurunan mencapai 5,9 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Tantangan untuk Masa Depan Jepang

Institut Nasional Penelitian Kependudukan dan Jaminan Sosial sebelumnya memperkirakan angka kelahiran 2024 akan mencapai 755.000 dan memprediksi kelahiran turun di bawah 700.000 pada tahun 2038. Namun, tren ini terjadi jauh lebih cepat dari perkiraan.

Penurunan angka kelahiran ini juga memperburuk masalah kekurangan tenaga kerja, yang mengancam keberlanjutan sistem jaminan sosial seperti layanan kesehatan dan pensiun.

Upaya Pemerintah untuk Meningkatkan Angka Kelahiran

Pemerintah Jepang memandang dekade hingga awal 2030-an sebagai “kesempatan terakhir” untuk mengatasi krisis angka kelahiran. Beberapa langkah yang dilakukan meliputi:

  • Memperluas tunjangan anak
  • Memberikan insentif untuk cuti orang tua

Namun, tantangan besar masih menunggu, terutama jika tren ini terus berlanjut tanpa perubahan besar dalam kebijakan atau budaya masyarakat Jepang.

Sc : mainichi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Angka Kelahiran di Jepang Anjlok ke 705 Ribu pada 2025, Terendah Sejak 1899

27 February 2026 - 12:10 WIB

Kyoto Siapkan Tarif Bus Lebih Mahal untuk Turis, Bisa Dua Kali Lipat dari Warga Lokal

27 February 2026 - 10:10 WIB

WN Jepang Ditahan di Teheran Sejak Januari, Pemerintah Jepang Desak Iran Segera Bebaskan

26 February 2026 - 15:10 WIB

Pemerintah Daerah Ibaraki Siap Kasih Imbalan Tunai Bagi yang Melapor Pekerja Asing Ilegal

26 February 2026 - 12:10 WIB

Jepang Murka: China Masukkan 20 Perusahaan Pertahanan Jepang ke Daftar Larangan Ekspor

26 February 2026 - 11:10 WIB

Trending on News