Menu

Dark Mode
PM Jepang dan Presiden Turki Sepakat Tolak Pungutan Lintas di Selat Hormuz One Piece x SpongeBob Kolaborasi dengan McDonald’s, Hadir di Indonesia! Zion Suzuki Pindah ke Aston Villa, Kiper Jepang Kini Main di Premier League Pernyataan Belasungkawa Takaichi untuk Korban Gempa Indonesia Tuai Kritik dari Warganet Jepang Dua WN Vietnam Ditangkap di Osaka, Ubah Sepeda Listrik Jadi Moped Ilegal Bukan Kuda, Tapi Bisa Ditunggangi! Kawasaki Siapkan Robot Corleo untuk Arab Saudi

News

Jumlah Pekerja Asing di Jepang Capai Rekor 2,3 Juta, Vietnam Masih Terbanyak

badge-check


					Jumlah Pekerja Asing di Jepang Capai Rekor 2,3 Juta,  Vietnam Masih Terbanyak Perbesar

Data pemerintah Jepang yang dirilis pada Jumat (26/1) menunjukkan bahwa jumlah pekerja asing di Jepang mencapai rekor 2,3 juta orang per akhir Oktober 2023, dengan pertumbuhan sebesar 12,4 persen, sama seperti tahun sebelumnya. Peningkatan ini terjadi meskipun nilai yen yang melemah, menunjukkan bahwa Jepang tetap menjadi tujuan menarik bagi tenaga kerja asing.

Jumlah pekerja asing di Jepang telah mencatat rekor tertinggi setiap tahun sejak 2013. Khususnya, pemegang visa Specified Skilled Worker (pekerja terampil tertentu), yang memungkinkan orang asing bekerja di industri yang kekurangan tenaga kerja seperti perawatan lansia dan konstruksi, meningkat 49,4 persen dalam satu tahun terakhir menjadi 206.995 orang, menurut Kementerian Kesehatan, Tenaga Kerja, dan Kesejahteraan.

Total pekerja asing di Jepang kini mencapai 2.302.587 orang, sementara jumlah tempat kerja yang mempekerjakan warga asing juga mencapai rekor 342.087, naik 7,3 persen dari tahun sebelumnya. Sebanyak 62,4 persen dari tempat kerja tersebut adalah usaha kecil dengan kurang dari 30 karyawan.

Meskipun ada kekhawatiran bahwa pelemahan yen membuat Jepang kurang menarik sebagai tujuan kerja, seorang pejabat kementerian tenaga kerja menyatakan, “Banyak orang, terutama dari Asia Tenggara, tetap memilih Jepang.”

Berdasarkan kewarganegaraan, pekerja asal Vietnam mendominasi dengan 570.708 orang (24,8 persen dari total), diikuti oleh pekerja asal China sebanyak 408.805 orang (17,8%), dan Filipina sebanyak 245.565 orang (10,7 persen).

Peningkatan ini mencerminkan upaya Jepang untuk mengatasi kekurangan tenaga kerja dengan menarik lebih banyak pekerja asing, terutama dari negara-negara Asia Tenggara, sambil tetap menghadapi tantangan seperti nilai yen yang rendah.

Sc : mainichi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

PM Jepang dan Presiden Turki Sepakat Tolak Pungutan Lintas di Selat Hormuz

20 August 2026 - 13:10 WIB

Zion Suzuki Pindah ke Aston Villa, Kiper Jepang Kini Main di Premier League

20 August 2026 - 10:10 WIB

Pernyataan Belasungkawa Takaichi untuk Korban Gempa Indonesia Tuai Kritik dari Warganet Jepang

20 August 2026 - 09:46 WIB

Dua WN Vietnam Ditangkap di Osaka, Ubah Sepeda Listrik Jadi Moped Ilegal

19 August 2026 - 13:10 WIB

Bukan Kuda, Tapi Bisa Ditunggangi! Kawasaki Siapkan Robot Corleo untuk Arab Saudi

19 August 2026 - 12:10 WIB

Trending on News