Menu

Dark Mode
Krisis Minyak Global Ancam Bisnis Jepang, Hampir 44% Perusahaan Bisa Tumbang dalam 6 Bulan Jepang Siapkan “Kelas Wajib” untuk WNA Salah Satu Proses Seleksi Izin Tinggal PM Jepang Janji Dorong Kenaikan Gaji Berkelanjutan dalam Event Mayday Nintendo & Illumination Siapkan Film Animasi Misterius Baru, Tayang 2028! Berserk of Gluttony Season 2 Resmi Diumumkan! Fate & Roxy Kembali Beraksi Robot Legendaris Honda P2 Raih Penghargaan Dunia, Pelopor Gerakan Robot Mirip Manusia

News

Jumlah Pekerja Asing di Jepang Capai Rekor 2,3 Juta, Vietnam Masih Terbanyak

badge-check


					Jumlah Pekerja Asing di Jepang Capai Rekor 2,3 Juta,  Vietnam Masih Terbanyak Perbesar

Data pemerintah Jepang yang dirilis pada Jumat (26/1) menunjukkan bahwa jumlah pekerja asing di Jepang mencapai rekor 2,3 juta orang per akhir Oktober 2023, dengan pertumbuhan sebesar 12,4 persen, sama seperti tahun sebelumnya. Peningkatan ini terjadi meskipun nilai yen yang melemah, menunjukkan bahwa Jepang tetap menjadi tujuan menarik bagi tenaga kerja asing.

Jumlah pekerja asing di Jepang telah mencatat rekor tertinggi setiap tahun sejak 2013. Khususnya, pemegang visa Specified Skilled Worker (pekerja terampil tertentu), yang memungkinkan orang asing bekerja di industri yang kekurangan tenaga kerja seperti perawatan lansia dan konstruksi, meningkat 49,4 persen dalam satu tahun terakhir menjadi 206.995 orang, menurut Kementerian Kesehatan, Tenaga Kerja, dan Kesejahteraan.

Total pekerja asing di Jepang kini mencapai 2.302.587 orang, sementara jumlah tempat kerja yang mempekerjakan warga asing juga mencapai rekor 342.087, naik 7,3 persen dari tahun sebelumnya. Sebanyak 62,4 persen dari tempat kerja tersebut adalah usaha kecil dengan kurang dari 30 karyawan.

Meskipun ada kekhawatiran bahwa pelemahan yen membuat Jepang kurang menarik sebagai tujuan kerja, seorang pejabat kementerian tenaga kerja menyatakan, “Banyak orang, terutama dari Asia Tenggara, tetap memilih Jepang.”

Berdasarkan kewarganegaraan, pekerja asal Vietnam mendominasi dengan 570.708 orang (24,8 persen dari total), diikuti oleh pekerja asal China sebanyak 408.805 orang (17,8%), dan Filipina sebanyak 245.565 orang (10,7 persen).

Peningkatan ini mencerminkan upaya Jepang untuk mengatasi kekurangan tenaga kerja dengan menarik lebih banyak pekerja asing, terutama dari negara-negara Asia Tenggara, sambil tetap menghadapi tantangan seperti nilai yen yang rendah.

Sc : mainichi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Krisis Minyak Global Ancam Bisnis Jepang, Hampir 44% Perusahaan Bisa Tumbang dalam 6 Bulan

29 April 2026 - 15:10 WIB

Jepang Siapkan “Kelas Wajib” untuk WNA Salah Satu Proses Seleksi Izin Tinggal

29 April 2026 - 14:12 WIB

PM Jepang Janji Dorong Kenaikan Gaji Berkelanjutan dalam Event Mayday

29 April 2026 - 13:36 WIB

Kebakaran Hutan di Iwate Meluas, 1.400 Petugas Dikerahkan dan Ribuan Warga Dievakuasi

28 April 2026 - 18:10 WIB

Startup Jepang Ajukan Obat Baru untuk Penyakit Ginjal Kronis pada Kucing

28 April 2026 - 11:10 WIB

Trending on News