Menu

Dark Mode
Kasus Ganja di Jepang Pecahkan Rekor, Mayoritas Pelaku Berusia di Bawah 30 Tahun Semua Kapal Tanker Minyak Terkait Jepang Berhasil Keluar dari Selat Hormuz Empat Orang Ditusuk di Toko Tsutaya Prefektur Oita, Satu Korban Luka Serius Bos SoftBank Prediksi 1 Miliar Robot Humanoid Berbasis AI Akan Hadir pada 2040 Pilot ANA Dijatuhi Hukuman Penjara karena Meraba Pramugari Junior Pria di Jepang Diduga Hendak Lakukan Penusukan Acak di Tokyo Berhasil Diamankan Polisi

News

Jumlah Turis Asing ke Jepang di Bulan Mei Cetak Rekor Baru

badge-check


					Jumlah Turis Asing ke Jepang di Bulan Mei Cetak Rekor Baru Perbesar

Jumlah wisatawan asing yang datang ke Jepang pada bulan Mei mencapai 3,7 juta orang, naik 21,5 persen dibandingkan tahun lalu dan menjadi rekor tertinggi untuk bulan tersebut, menurut perkiraan pemerintah yang dirilis Rabu (19/6).

Meski musim sakura sudah berakhir, minat wisatawan tetap tinggi. Berdasarkan negara dan wilayah, Korea Selatan menempati urutan pertama dengan 825.800 pengunjung (naik 11,8 persen), disusul Tiongkok dengan 789.900 orang (naik 44,8 persen), menurut data dari Organisasi Pariwisata Nasional Jepang (JNTO).

Selain dua negara tersebut, 19 pasar lainnya juga mencatat jumlah kunjungan tertinggi untuk bulan Mei. Kunjungan wisatawan dari India bahkan mencapai rekor bulanan baru sebanyak 43.000 orang, meningkat 47,9 persen dibanding tahun sebelumnya.

“Momentum pertumbuhan ini sangat bagus dan kami berada di jalur yang positif,” kata Kepala Badan Pariwisata Jepang, Naoya Haraikawa, dalam konferensi pers. Namun ia juga menyoroti masalah konsentrasi wisatawan yang masih terpusat di tiga kota besar: Tokyo, Osaka, dan Nagoya.

Dari Januari hingga Mei, Jepang sudah menerima sekitar 18,1 juta pengunjung asing, naik 23,9 persen dibanding periode yang sama tahun lalu.

Lonjakan ini didorong oleh libur sekolah di beberapa negara serta peningkatan wisatawan dari Tiongkok, Filipina, dan Amerika Serikat.

Hanya Hong Kong yang mencatat penurunan jumlah pengunjung pada Mei, turun 11,2 persen menjadi 193.100 orang. Diduga, penurunan ini terkait rumor dari sebuah manga Jepang yang memprediksi bencana besar di Jepang pada Juli.

JNTO Hong Kong telah merilis pernyataan di Facebook untuk menegaskan bahwa prediksi tersebut tidak memiliki dasar ilmiah.

Sc : KN

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Kasus Ganja di Jepang Pecahkan Rekor, Mayoritas Pelaku Berusia di Bawah 30 Tahun

15 July 2026 - 17:10 WIB

Semua Kapal Tanker Minyak Terkait Jepang Berhasil Keluar dari Selat Hormuz

15 July 2026 - 14:10 WIB

Empat Orang Ditusuk di Toko Tsutaya Prefektur Oita, Satu Korban Luka Serius

15 July 2026 - 12:39 WIB

Bos SoftBank Prediksi 1 Miliar Robot Humanoid Berbasis AI Akan Hadir pada 2040

15 July 2026 - 12:10 WIB

Pilot ANA Dijatuhi Hukuman Penjara karena Meraba Pramugari Junior

15 July 2026 - 12:10 WIB

Trending on News