Menu ✖

Dark Mode
Film Anime Gundam Seed FREEDOM ZERO Tayang Januari 2027 di Jepang, Trailer Terbaru Dirilis Sambut Hari Godzilla, Stasiun Hibiya Tokyo Akan Putar Lagu Tema Godzilla Sebelum Kereta Berangkat Data Paspor Ratusan Pelanggan H.I.S. Diduga Bocor, Dua Perusahaan Jepang Umumkan Kebocoran Data Kasus WNI di Yamanashi Jepang Yang Tusuk Rekan Kerja Divonis 2 Tahun Penjara dengan Masa Percobaan Telepon Umum di Stasiun Subway Toei Tokyo Akan Dipensiunkan Bertahap hingga 2028 Kyoto Berencana Terapkan Tarif Masuk Berbeda di Kastil Nijo, Warga Lokal Lebih Murah

News

KAI Dapat Lampu Hijau Impor KRL Bekas untuk Tambah Armada Jabodetabek

badge-check


					KAI Dapat Lampu Hijau Impor KRL Bekas untuk Tambah Armada Jabodetabek Perbesar

Komisi VI DPR RI menyetujui rencana PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI untuk mengimpor rangkaian kereta rel listrik (KRL) bukan baru atau bekas. Langkah tersebut disiapkan untuk memenuhi kebutuhan armada KRL Jabodetabek yang terus meningkat.

Persetujuan itu menjadi salah satu kesimpulan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi VI DPR RI bersama KAI di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (23/9/2026).

Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Andre Rosiade mengatakan pengadaan rangkaian bukan baru dilakukan sebagai bagian dari upaya memenuhi kebutuhan kapasitas angkutan perkeretaapian, khususnya KRL Jabodetabek. Pada saat yang sama, pengembangan industri perkeretaapian dalam negeri tetap didorong.

Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin mengungkapkan perusahaan membutuhkan 23 trainset bukan baru sebagai solusi sementara untuk menambah kapasitas angkutan.

Rinciannya terdiri dari:

  • 7 trainset dengan 12 kereta (SF12)
  • 16 trainset dengan 8 kereta (SF8)

Perbedaan jumlah kereta dalam setiap rangkaian disesuaikan dengan kondisi infrastruktur di masing-masing jalur. Bobby mencontohkan jalur dari Tanjung Priok menuju Jakarta Kota yang memiliki sejumlah peron pendek sehingga tidak optimal jika dilayani rangkaian SF12.

Kebutuhan armada tambahan juga dipicu oleh pertumbuhan jumlah pengguna KRL. Pada semester I 2026, jumlah penumpang tercatat tumbuh 11,3 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Saat ini, rata-rata pengguna KRL Jabodetabek mencapai sekitar 1,1 juta penumpang per hari, bahkan dapat mencapai 1,3 juta penumpang pada periode tertentu.

Di sisi lain, KAI juga menghadapi kebutuhan peremajaan armada karena sejumlah trainset yang beroperasi telah berusia lebih dari 40 tahun.

Dengan demikian, impor KRL bukan baru diposisikan sebagai solusi transisi untuk memenuhi kebutuhan kapasitas dalam jangka pendek, sembari penguatan industri dan pengadaan armada baru dalam negeri terus dilakukan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Sambut Hari Godzilla, Stasiun Hibiya Tokyo Akan Putar Lagu Tema Godzilla Sebelum Kereta Berangkat

8 October 2026 - 14:10 WIB

Data Paspor Ratusan Pelanggan H.I.S. Diduga Bocor, Dua Perusahaan Jepang Umumkan Kebocoran Data

8 October 2026 - 11:10 WIB

Kasus WNI di Yamanashi Jepang Yang Tusuk Rekan Kerja Divonis 2 Tahun Penjara dengan Masa Percobaan

8 October 2026 - 10:10 WIB

Telepon Umum di Stasiun Subway Toei Tokyo Akan Dipensiunkan Bertahap hingga 2028

8 October 2026 - 07:14 WIB

Kyoto Berencana Terapkan Tarif Masuk Berbeda di Kastil Nijo, Warga Lokal Lebih Murah

6 October 2026 - 16:10 WIB

Trending on News