Menu

Dark Mode
Pria Ditemukan Tewas di Dalam Mobil Tertimbun Salju di Toyama Ungkap Fakta Perundungan Lewat Analisis Suara, Pakar Audio di Chiba Berupaya Cegah Tragedi Budaya Diam di Kereta Saat di Jepang: Etika Tak Tertulis yang Dipatuhi Bersama Strategi Atur Waktu Check-in & Check-out Hotel Jepang Biar Liburan Lebih Efisien Kampanye Pemilu Jepang Dimulai, Takaichi Cari Mandat Baru di Tengah Isu Pajak dan Stabilitas Politik Film Live-Action Kedua Mr. Osomatsu Resmi Dijadwalkan Ulang Tayang 12 Juni

Culture

Kata ‘Senpai’ Lebih dari Sekadar Senior: Etika Berbahasa dalam Hierarki Jepang

badge-check


					Kata ‘Senpai’ Lebih dari Sekadar Senior: Etika Berbahasa dalam Hierarki Jepang Perbesar

Dalam budaya Jepang, hubungan sosial dan hirarki sangat dijunjung tinggi—dan salah satu kata yang sering muncul dalam konteks ini adalah “senpai” (先輩). Mungkin kamu pernah mendengarnya di anime, tempat kerja, atau kehidupan kampus di Jepang. Tapi tahukah kamu bahwa kata senpai bukan cuma soal “senior”?

Di balik kata sederhana ini, tersimpan makna budaya yang dalam, penuh etika, dan tak jarang membingungkan bagi orang asing. Yuk, kita bahas lebih dalam!


🔹 Apa Arti Kata ‘Senpai’?

Secara harfiah, senpai (先輩) berarti “orang yang lebih dulu”. Artinya bisa mencakup:

Lawan dari senpai adalah kōhai (後輩), yaitu junior atau orang yang datang belakangan.


🔸 Senpai Bukan Cuma Soal Umur

Menariknya, senpai tidak selalu lebih tua secara usia. Yang penting adalah urutan masuk atau pengalaman lebih lama di suatu kelompok sosial seperti klub, kantor, atau organisasi.

Contoh:

Kamu berusia 25 tahun tapi baru mulai kerja di perusahaan. Rekanmu yang berusia 22 tahun tapi sudah kerja 2 tahun lebih dulu, tetap kamu panggil “senpai”.


🔸 Etika Berbahasa ke Senpai

Dalam budaya Jepang, berbicara dengan senpai tidak bisa sembarangan. Beberapa hal yang perlu diperhatikan:

1. Gunakan Bahasa Sopan (丁寧語 / teineigo)

Biasanya kamu harus menggunakan bentuk masu/desu saat bicara dengan senpai.

Contoh:

  • ❌ Kasual: なにしてる?(Nani shiteru?) → “Lagi ngapain?”

  • ✅ Sopan: 何をしていますか?(Nani o shite imasu ka?)

2. Tambahkan Sapaan ‘Senpai’

Panggil nama mereka dengan tambahan “senpai”, kecuali mereka menyuruhmu memanggil tanpa itu.

Contoh:

  • 「田中先輩、お疲れ様です!」
    Tanaka-senpai, otsukaresama desu!
    → “Tanaka-senpai, terima kasih atas kerja kerasnya!”

3. Jangan Terlalu Akrab Kalau Belum Dekat

Hindari terlalu santai atau bercanda seperti ke teman sebaya. Walau senpai terlihat ramah, tetap jaga sopan santun.


🔸 Tanggung Jawab Seorang Senpai

Menariknya, senpai juga punya tanggung jawab moral terhadap kōhai. Mereka diharapkan membimbing, memberi contoh, dan melindungi juniornya. Dalam budaya kerja Jepang, banyak senpai yang membantu melatih karyawan baru secara informal.


🔹 Senpai dalam Budaya Pop dan Anime

Dalam anime atau manga, hubungan senpai-kōhai sering digambarkan dalam berbagai bentuk:

  • Romantis (si kōhai naksir senpai)

  • Komedi (kōhai yang terlalu antusias)

  • Drama (senpai yang dingin tapi perhatian diam-diam)

Meme “Senpai notice me!” berasal dari fenomena ini, walau aslinya tidak seformal itu di kehidupan nyata.


“Senpai” bukan sekadar kata untuk senior. Itu adalah bagian penting dari sistem sosial Jepang yang penuh nuansa. Menggunakan kata ini dengan benar menunjukkan pemahaman budaya dan sikap hormat yang tinggi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Pria Ditemukan Tewas di Dalam Mobil Tertimbun Salju di Toyama

28 January 2026 - 19:36 WIB

Budaya Diam di Kereta Saat di Jepang: Etika Tak Tertulis yang Dipatuhi Bersama

28 January 2026 - 18:30 WIB

Tidur Larut, Tetap Tepat Waktu: Irama Hidup Orang Jepang Sehari-hari

27 January 2026 - 18:30 WIB

Kosakata Jepang untuk Menunjukkan Kekaguman Tanpa Berlebihan

27 January 2026 - 16:10 WIB

Kosakata Jepang yang Dipakai Saat Mengomentari Makanan

26 January 2026 - 17:30 WIB

Trending on Bahasa Jepang