Menu

Dark Mode
Season 2 Saga of Tanya the Evil Siap Tayang Tahun 2026, Rilis Teaser Baru Mulai April 2026, Orang Tua yang Cerai di Jepang Wajib Bayar Nafkah Anak ¥20.000 per Bulan Manga “SHION” Dapat Adaptasi Anime Mulai 1 Desember Pengadilan Tinggi Tokyo Putuskan Larangan Nikah Sesama Jenis Masih Sesuai Konstitusi Jepang Jumlah Petani Jepang Anjlok 25% dalam Lima Tahun, Picu Kekhawatiran Ketahanan Pangan Kadokawa Rilis Manga Baru “Tsukuru Niwa” Karya Mikanuji di Comic Newtype

Culture

Kata ‘Senpai’ Lebih dari Sekadar Senior: Etika Berbahasa dalam Hierarki Jepang

badge-check


					Kata ‘Senpai’ Lebih dari Sekadar Senior: Etika Berbahasa dalam Hierarki Jepang Perbesar

Dalam budaya Jepang, hubungan sosial dan hirarki sangat dijunjung tinggi—dan salah satu kata yang sering muncul dalam konteks ini adalah “senpai” (先輩). Mungkin kamu pernah mendengarnya di anime, tempat kerja, atau kehidupan kampus di Jepang. Tapi tahukah kamu bahwa kata senpai bukan cuma soal “senior”?

Di balik kata sederhana ini, tersimpan makna budaya yang dalam, penuh etika, dan tak jarang membingungkan bagi orang asing. Yuk, kita bahas lebih dalam!


🔹 Apa Arti Kata ‘Senpai’?

Secara harfiah, senpai (先輩) berarti “orang yang lebih dulu”. Artinya bisa mencakup:

Lawan dari senpai adalah kōhai (後輩), yaitu junior atau orang yang datang belakangan.


🔸 Senpai Bukan Cuma Soal Umur

Menariknya, senpai tidak selalu lebih tua secara usia. Yang penting adalah urutan masuk atau pengalaman lebih lama di suatu kelompok sosial seperti klub, kantor, atau organisasi.

Contoh:

Kamu berusia 25 tahun tapi baru mulai kerja di perusahaan. Rekanmu yang berusia 22 tahun tapi sudah kerja 2 tahun lebih dulu, tetap kamu panggil “senpai”.


🔸 Etika Berbahasa ke Senpai

Dalam budaya Jepang, berbicara dengan senpai tidak bisa sembarangan. Beberapa hal yang perlu diperhatikan:

1. Gunakan Bahasa Sopan (丁寧語 / teineigo)

Biasanya kamu harus menggunakan bentuk masu/desu saat bicara dengan senpai.

Contoh:

  • ❌ Kasual: なにしてる?(Nani shiteru?) → “Lagi ngapain?”

  • ✅ Sopan: 何をしていますか?(Nani o shite imasu ka?)

2. Tambahkan Sapaan ‘Senpai’

Panggil nama mereka dengan tambahan “senpai”, kecuali mereka menyuruhmu memanggil tanpa itu.

Contoh:

  • 「田中先輩、お疲れ様です!」
    Tanaka-senpai, otsukaresama desu!
    → “Tanaka-senpai, terima kasih atas kerja kerasnya!”

3. Jangan Terlalu Akrab Kalau Belum Dekat

Hindari terlalu santai atau bercanda seperti ke teman sebaya. Walau senpai terlihat ramah, tetap jaga sopan santun.


🔸 Tanggung Jawab Seorang Senpai

Menariknya, senpai juga punya tanggung jawab moral terhadap kōhai. Mereka diharapkan membimbing, memberi contoh, dan melindungi juniornya. Dalam budaya kerja Jepang, banyak senpai yang membantu melatih karyawan baru secara informal.


🔹 Senpai dalam Budaya Pop dan Anime

Dalam anime atau manga, hubungan senpai-kōhai sering digambarkan dalam berbagai bentuk:

  • Romantis (si kōhai naksir senpai)

  • Komedi (kōhai yang terlalu antusias)

  • Drama (senpai yang dingin tapi perhatian diam-diam)

Meme “Senpai notice me!” berasal dari fenomena ini, walau aslinya tidak seformal itu di kehidupan nyata.


“Senpai” bukan sekadar kata untuk senior. Itu adalah bagian penting dari sistem sosial Jepang yang penuh nuansa. Menggunakan kata ini dengan benar menunjukkan pemahaman budaya dan sikap hormat yang tinggi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Bahasa Jepang untuk Dunia Kendaraan Bekas: Siap Belanja Mobil & Motor Second di Jepang!

22 November 2025 - 17:45 WIB

Senpāi–Kōhai: Hirarki Sosial Jepang dari Sekolah hingga Dunia Kerja

22 November 2025 - 14:30 WIB

Bahasa Jepang Saat Membuka Rekening Bank di Jepang

21 November 2025 - 16:10 WIB

Miai: Perjodohan Ala Jepang yang Tetap Eksis di Era Dating App

21 November 2025 - 13:43 WIB

Bahasa Jepang Saat Mengikuti Event Idol & Handshake Event

20 November 2025 - 12:30 WIB

Trending on Bahasa Jepang