Menu

Dark Mode
Season 2 Saga of Tanya the Evil Siap Tayang Tahun 2026, Rilis Teaser Baru Mulai April 2026, Orang Tua yang Cerai di Jepang Wajib Bayar Nafkah Anak ¥20.000 per Bulan Manga “SHION” Dapat Adaptasi Anime Mulai 1 Desember Pengadilan Tinggi Tokyo Putuskan Larangan Nikah Sesama Jenis Masih Sesuai Konstitusi Jepang Jumlah Petani Jepang Anjlok 25% dalam Lima Tahun, Picu Kekhawatiran Ketahanan Pangan Kadokawa Rilis Manga Baru “Tsukuru Niwa” Karya Mikanuji di Comic Newtype

News

Kementerian Kesehatan Jepang Perketat Pengawasan Prosedur Kosmetik Ilegal

badge-check


					Kementerian Kesehatan Jepang Perketat Pengawasan Prosedur Kosmetik Ilegal Perbesar

Kementerian Kesehatan Jepang meminta pemerintah daerah untuk memperketat pengawasan terhadap prosedur operasi plastik menyusul meningkatnya jumlah keluhan. Banyak aduan muncul terkait penjelasan online yang tidak jelas serta penggunaan tenaga kerja yang tidak memiliki lisensi medis.

Berbeda dengan salon kecantikan, operasi plastik termasuk bidang medis yang invasif sehingga hanya boleh dilakukan oleh dokter atau perawat berlisensi. Namun, pada tahun fiskal 2023, jumlah keluhan tercatat lebih dari 5.000 kasus, termasuk praktik ilegal oleh tenaga tidak berkualifikasi dan pasien yang diminta menandatangani kontrak sebelum bertemu dokter.

Sebagian besar prosedur operasi plastik di Jepang tidak ditanggung asuransi kesehatan nasional, sehingga pengawasan administratif jauh lebih terbatas dibanding layanan medis yang diasuransikan. Hal ini membuat pemantauan semakin sulit di tengah meningkatnya permintaan dan risiko kerugian bagi konsumen.

Pusat kesehatan masyarakat juga kerap kekurangan tenaga ahli untuk menilai apakah sebuah tindakan tergolong medis atau tidak. Akibatnya, pelanggaran bisa tidak tercatat, berkas pemeriksaan tidak lengkap, dan praktik mencurigakan kurang mendapat perhatian regulator.

Kementerian telah memberi tahu pemerintah daerah bahwa diagnosis yang hanya dilakukan lewat email atau chat bisa dianggap tidak memadai dan berpotensi melanggar hukum medis Jepang. Selain itu, beberapa klinik tidak menyiapkan atau menyimpan rekam medis dengan benar sesuai aturan. Catatan medis yang tidak lengkap juga dapat digolongkan sebagai pelanggaran hukum.

Sc : JT

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Season 2 Saga of Tanya the Evil Siap Tayang Tahun 2026, Rilis Teaser Baru

29 November 2025 - 17:10 WIB

Mulai April 2026, Orang Tua yang Cerai di Jepang Wajib Bayar Nafkah Anak ¥20.000 per Bulan

29 November 2025 - 16:10 WIB

Manga “SHION” Dapat Adaptasi Anime Mulai 1 Desember

29 November 2025 - 14:10 WIB

Pengadilan Tinggi Tokyo Putuskan Larangan Nikah Sesama Jenis Masih Sesuai Konstitusi Jepang

29 November 2025 - 12:10 WIB

Jumlah Petani Jepang Anjlok 25% dalam Lima Tahun, Picu Kekhawatiran Ketahanan Pangan

29 November 2025 - 10:10 WIB

Trending on News