Menu ✖

Dark Mode
Anime Macross Frontier Akan Rilis Blu-ray Deluxe Edition pada 2027 Mobil Berdiplomatik Rusia Tabrakan di Depan Kementerian Luar Negeri Jepang, Empat Orang Terluka Film Anime Gundam Seed FREEDOM ZERO Tayang Januari 2027 di Jepang, Trailer Terbaru Dirilis Sambut Hari Godzilla, Stasiun Hibiya Tokyo Akan Putar Lagu Tema Godzilla Sebelum Kereta Berangkat Data Paspor Ratusan Pelanggan H.I.S. Diduga Bocor, Dua Perusahaan Jepang Umumkan Kebocoran Data Kasus WNI di Yamanashi Jepang Yang Tusuk Rekan Kerja Divonis 2 Tahun Penjara dengan Masa Percobaan

News

Kementerian Kesehatan Jepang Perketat Pengawasan Prosedur Kosmetik Ilegal

badge-check


					Kementerian Kesehatan Jepang Perketat Pengawasan Prosedur Kosmetik Ilegal Perbesar

Kementerian Kesehatan Jepang meminta pemerintah daerah untuk memperketat pengawasan terhadap prosedur operasi plastik menyusul meningkatnya jumlah keluhan. Banyak aduan muncul terkait penjelasan online yang tidak jelas serta penggunaan tenaga kerja yang tidak memiliki lisensi medis.

Berbeda dengan salon kecantikan, operasi plastik termasuk bidang medis yang invasif sehingga hanya boleh dilakukan oleh dokter atau perawat berlisensi. Namun, pada tahun fiskal 2023, jumlah keluhan tercatat lebih dari 5.000 kasus, termasuk praktik ilegal oleh tenaga tidak berkualifikasi dan pasien yang diminta menandatangani kontrak sebelum bertemu dokter.

Sebagian besar prosedur operasi plastik di Jepang tidak ditanggung asuransi kesehatan nasional, sehingga pengawasan administratif jauh lebih terbatas dibanding layanan medis yang diasuransikan. Hal ini membuat pemantauan semakin sulit di tengah meningkatnya permintaan dan risiko kerugian bagi konsumen.

Pusat kesehatan masyarakat juga kerap kekurangan tenaga ahli untuk menilai apakah sebuah tindakan tergolong medis atau tidak. Akibatnya, pelanggaran bisa tidak tercatat, berkas pemeriksaan tidak lengkap, dan praktik mencurigakan kurang mendapat perhatian regulator.

Kementerian telah memberi tahu pemerintah daerah bahwa diagnosis yang hanya dilakukan lewat email atau chat bisa dianggap tidak memadai dan berpotensi melanggar hukum medis Jepang. Selain itu, beberapa klinik tidak menyiapkan atau menyimpan rekam medis dengan benar sesuai aturan. Catatan medis yang tidak lengkap juga dapat digolongkan sebagai pelanggaran hukum.

Sc : JT

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Anime Macross Frontier Akan Rilis Blu-ray Deluxe Edition pada 2027

9 October 2026 - 18:10 WIB

Mobil Berdiplomatik Rusia Tabrakan di Depan Kementerian Luar Negeri Jepang, Empat Orang Terluka

9 October 2026 - 15:10 WIB

Sambut Hari Godzilla, Stasiun Hibiya Tokyo Akan Putar Lagu Tema Godzilla Sebelum Kereta Berangkat

8 October 2026 - 14:10 WIB

Data Paspor Ratusan Pelanggan H.I.S. Diduga Bocor, Dua Perusahaan Jepang Umumkan Kebocoran Data

8 October 2026 - 11:10 WIB

Kasus WNI di Yamanashi Jepang Yang Tusuk Rekan Kerja Divonis 2 Tahun Penjara dengan Masa Percobaan

8 October 2026 - 10:10 WIB

Trending on News