Menu

Dark Mode
Festival Yosakoi Dimulai di Jepang, Ribuan Penari Tetap Semangat di Tengah Panas Bencana Tanah Longsor di Prefektur Nagano, Kemlu RI : Belum Ada Laporan WNI Jadi Korban Pokémon dan YOSHIKI Donasikan Ratusan Juta Yen untuk Korban Gempa Kumamoto WNI Berusia 20 Tahun Dikabarkan Hilang dari Kapal di Perairan Jepang, Diduga Jatuh ke Laut Nagasaki Peringati 81 Tahun Bom Atom, Wali Kota: Senjata Nuklir Adalah Kejahatan Mutlak Jepang Mulai Lindungi Suara Seiyuu dari Penyalahgunaan AI

Teknologi

Keren! Klub AI di SMA Perempuan Fukuoka Ciptakan Aplikasi Ringkas Materi Belajar dan Raih Juara Nasional

badge-check


					Keren! Klub AI di SMA Perempuan Fukuoka Ciptakan Aplikasi Ringkas Materi Belajar dan Raih Juara Nasional Perbesar

Untuk mengatasi masalah yang dialami dalam kehidupan sekolah, klub AI di sebuah SMA perempuan di Prefektur Fukuoka berhasil mengembangkan aplikasi yang secara otomatis merangkum materi belajar. Proyek ini membawa mereka meraih juara pertama dalam kejuaraan AI tingkat nasional.

Klub AI di SMA Niaga Perempuan Fukuoka yang berada di kota Nakagawa memenangkan kategori “research-theme AI” dalam kejuaraan “GEN-AI Koshien” yang diadakan di Kota Yamagata pada Maret 2025. Kemenangan ini diraih meski klub tersebut baru berusia dua tahun dan keberadaan klub AI seperti ini masih jarang di Prefektur Fukuoka.

Klub yang beranggotakan delapan siswa dari kelas satu sampai tiga ini mempelajari dasar-dasar dan aplikasi AI dengan bimbingan pelatih eksternal dari perusahaan IT di Kota Kitakyushu. Awalnya, mereka mengembangkan AI untuk memprediksi bencana berdasarkan data curah hujan, namun menemui kendala dalam menyelesaikan proyek tersebut sehingga beralih fokus ke permasalahan kehidupan sekolah sehari-hari.

Nene Takeshita, siswa kelas tiga berusia 17 tahun, mengungkapkan, “Saya mencatat pelajaran di buku catatan, tapi kesulitan memahami kembali ketika membacanya.” Survei terhadap seluruh siswa di sekolah menunjukkan banyak yang mengalami masalah serupa, sehingga klub memutuskan membuat aplikasi peringkas materi belajar.

Dalam waktu sekitar enam bulan, mereka menciptakan aplikasi web unik bernama “AI Yoyaku-kun.” Pengguna dapat mengunggah foto buku catatan, buku pelajaran, atau rekaman audio, dan aplikasi ini secara otomatis merangkum isinya tanpa perlu instruksi tertulis. Aplikasi ini juga dapat mengubah istilah sulit menjadi lebih mudah dimengerti dan bahkan membuat soal latihan secara otomatis.

Aplikasi ini diperkenalkan pada ajang GEN-AI Koshien kelima pada 20 Maret, di mana mereka bersaing dengan sembilan sekolah lain dalam kategori “research-theme AI,” di mana siswa mempresentasikan hasil usaha mereka dalam memecahkan masalah sehari-hari.

Pada 24 Juni, anggota klub mengunjungi kantor pemerintahan prefektur untuk melaporkan pencapaian mereka. Gubernur Fukuoka Seitaro Hattori memuji mereka, mengatakan, “Saya percaya kalian meraih kemenangan melalui proses coba-coba, berbagi ide, dan bekerja sebagai tim. Saya yakin akan potensi tak terbatas yang kalian miliki, dan saya ingin mendukung penuh usaha kalian.”

Meski demikian, aplikasi ini masih memiliki beberapa kekurangan, seperti tidak menggunakan pemisah baris dalam hasil ringkasannya, yang akan segera diperbaiki. Akane Narisue, siswa kelas tiga berusia 17 tahun, menyatakan, “Saya ingin memahami risiko AI dengan baik dan menjadi mahir dalam menggunakannya.”

Sc: mainichi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Festival Yosakoi Dimulai di Jepang, Ribuan Penari Tetap Semangat di Tengah Panas

11 August 2026 - 18:10 WIB

Bencana Tanah Longsor di Prefektur Nagano, Kemlu RI : Belum Ada Laporan WNI Jadi Korban

11 August 2026 - 12:32 WIB

WNI Berusia 20 Tahun Dikabarkan Hilang dari Kapal di Perairan Jepang, Diduga Jatuh ke Laut

11 August 2026 - 11:30 WIB

Nagasaki Peringati 81 Tahun Bom Atom, Wali Kota: Senjata Nuklir Adalah Kejahatan Mutlak

11 August 2026 - 10:10 WIB

Jepang Mulai Lindungi Suara Seiyuu dari Penyalahgunaan AI

8 August 2026 - 19:51 WIB

Trending on News