Menu

Dark Mode
Survey: Anak Laki-laki di Jepang Ingin Jadi Polisi, Perempuan Masih Favoritkan Toko Kue Rencana Hadiah Laporan Pekerja Asing Ilegal di Ibaraki Picu Kekhawatiran Diskriminasi Game Baru Sword Art Online: Echoes of Aincrad Umumkan Jadwal Rilis dan Detail Edisi Manga Kemono Jihen Akan Diadaptasi Jadi Pertunjukan Teater, Angkat Arc Tokyo Kasus Ganja di Jepang Capai Rekor Tertinggi 2025, Mayoritas Pelaku Anak Muda Ekspansi Bandara Narita Terancam Molor, Pemerintah Pertimbangkan Pengadaan Lahan Secara Paksa

News

KFC Jepang Bersiap Sambut Tradisi Natal: Jutaan Keluarga Antre “Party Barrel” Ayam Goreng

badge-check


					KFC Jepang Bersiap Sambut Tradisi Natal: Jutaan Keluarga Antre “Party Barrel” Ayam Goreng Perbesar

KFC di Jepang kembali bersiap menghadapi musim tersibuk mereka: tradisi Natal yang dirayakan dengan ayam goreng. Setiap tahun, jutaan keluarga memenuhi gerai KFC untuk membeli party barrel khas Natal yang berisi ayam goreng, berbagai hidangan pendamping, hingga dessert seperti es krim atau cheesecake.

Menurut Takuma Kawamura, manajer pemasaran KFC Jepang, pemesanan biasanya dibuka sejak awal November. Sejak saat itu, patung Colonel Sanders yang ada di depan toko-toko KFC mulai dipakaikan kostum Natal.

Meski Jepang memiliki populasi Kristen yang sangat kecil, Natal dirayakan secara sekuler—lebih sebagai momen penuh dekorasi, hadiah, dan aktivitas romantis bagi pasangan. Di tengah suasana itu, ayam goreng KFC telah menjadi “menu wajib” sejak kampanye Natal pertama yang diluncurkan pada 1974.

KFC Jepang menyebutkan bahwa 24 Desember adalah hari paling sibuk, dengan jumlah pelanggan bisa mencapai 10 kali lipat dibanding hari biasa. Pada 2020, diperkirakan 3,6 juta keluarga memesan menu Natal KFC.

Asal-usul Tradisi

Ada beberapa teori mengenai bagaimana ayam KFC menjadi ikon Natal di Jepang. Salah satunya menyebutkan bahwa Takeshi Okawara, manajer KFC pertama di Jepang, mendengar keluhan warga asing yang rindu makan kalkun seperti di negara asal mereka. Ia kemudian membuat kampanye “Kurisumasu ni wa Kentakkii!” (Natal = KFC), dan tradisi itu terus bertahan hingga kini.

Patung Colonel Sanders juga memiliki kisah unik dalam sejarah baseball Jepang. Pada 1985, pendukung Hanshin Tigers melempar patung tersebut ke Sungai Dotonbori di Osaka saat merayakan kemenangan tim mereka. Banyak yang percaya patung itu mirip Randy Bass, pemain Amerika yang menjadi bintang klub.

Insiden itu memicu legenda “Kutukan Colonel Sanders” yang diyakini membuat Hanshin Tigers sulit kembali meraih gelar. Patung tersebut baru ditemukan kembali pada 2009, dan klub akhirnya menjuarai liga lagi pada 2023.

Tahun lalu, patung Colonel yang sudah rusak akhirnya “dipensiunkan” melalui ritual di sebuah kuil, dihadiri oleh Presiden KFC Jepang yang mempersembahkan sake dan ayam goreng sebagai penghormatan.

Sc : JT

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Survey: Anak Laki-laki di Jepang Ingin Jadi Polisi, Perempuan Masih Favoritkan Toko Kue

6 April 2026 - 15:10 WIB

Rencana Hadiah Laporan Pekerja Asing Ilegal di Ibaraki Picu Kekhawatiran Diskriminasi

6 April 2026 - 10:10 WIB

Kasus Ganja di Jepang Capai Rekor Tertinggi 2025, Mayoritas Pelaku Anak Muda

3 April 2026 - 12:10 WIB

Ekspansi Bandara Narita Terancam Molor, Pemerintah Pertimbangkan Pengadaan Lahan Secara Paksa

3 April 2026 - 10:10 WIB

Harga Tiket Pesawat ANA, JAL Rute Internasional dari Jepang Diperkirakan Naik hingga 100% Akibat Lonjakan Harga BBM

3 April 2026 - 07:10 WIB

Trending on News