Menu

Dark Mode
Gelombang Panas Landa Jepang, Suhu Tembus 38 Derajat di Prefektur Shizuoka Gangguan Sistem, Pembayaran Kartu Kredit Sempat Lumpuh di Berbagai Toko di Jepang Jepang Siap Operasikan Kereta Bertenaga Hidrogen Pertama pada 2027, Tanpa Emisi CO₂ Polisi Jepang Tangkap 9 Orang yang Diduga Kelola Sistem Taruhan Kasino Online Ilegal Senilai Rp36 Triliun Wisatawan China ke Jepang Anjlok 56%, Kunjungan Turis Asing Ikut Turun di Paruh Pertama 2026 Kasus Ganja di Jepang Pecahkan Rekor, Mayoritas Pelaku Berusia di Bawah 30 Tahun

News

KFC Jepang Bersiap Sambut Tradisi Natal: Jutaan Keluarga Antre “Party Barrel” Ayam Goreng

badge-check


					KFC Jepang Bersiap Sambut Tradisi Natal: Jutaan Keluarga Antre “Party Barrel” Ayam Goreng Perbesar

KFC di Jepang kembali bersiap menghadapi musim tersibuk mereka: tradisi Natal yang dirayakan dengan ayam goreng. Setiap tahun, jutaan keluarga memenuhi gerai KFC untuk membeli party barrel khas Natal yang berisi ayam goreng, berbagai hidangan pendamping, hingga dessert seperti es krim atau cheesecake.

Menurut Takuma Kawamura, manajer pemasaran KFC Jepang, pemesanan biasanya dibuka sejak awal November. Sejak saat itu, patung Colonel Sanders yang ada di depan toko-toko KFC mulai dipakaikan kostum Natal.

Meski Jepang memiliki populasi Kristen yang sangat kecil, Natal dirayakan secara sekuler—lebih sebagai momen penuh dekorasi, hadiah, dan aktivitas romantis bagi pasangan. Di tengah suasana itu, ayam goreng KFC telah menjadi “menu wajib” sejak kampanye Natal pertama yang diluncurkan pada 1974.

KFC Jepang menyebutkan bahwa 24 Desember adalah hari paling sibuk, dengan jumlah pelanggan bisa mencapai 10 kali lipat dibanding hari biasa. Pada 2020, diperkirakan 3,6 juta keluarga memesan menu Natal KFC.

Asal-usul Tradisi

Ada beberapa teori mengenai bagaimana ayam KFC menjadi ikon Natal di Jepang. Salah satunya menyebutkan bahwa Takeshi Okawara, manajer KFC pertama di Jepang, mendengar keluhan warga asing yang rindu makan kalkun seperti di negara asal mereka. Ia kemudian membuat kampanye “Kurisumasu ni wa Kentakkii!” (Natal = KFC), dan tradisi itu terus bertahan hingga kini.

Patung Colonel Sanders juga memiliki kisah unik dalam sejarah baseball Jepang. Pada 1985, pendukung Hanshin Tigers melempar patung tersebut ke Sungai Dotonbori di Osaka saat merayakan kemenangan tim mereka. Banyak yang percaya patung itu mirip Randy Bass, pemain Amerika yang menjadi bintang klub.

Insiden itu memicu legenda “Kutukan Colonel Sanders” yang diyakini membuat Hanshin Tigers sulit kembali meraih gelar. Patung tersebut baru ditemukan kembali pada 2009, dan klub akhirnya menjuarai liga lagi pada 2023.

Tahun lalu, patung Colonel yang sudah rusak akhirnya “dipensiunkan” melalui ritual di sebuah kuil, dihadiri oleh Presiden KFC Jepang yang mempersembahkan sake dan ayam goreng sebagai penghormatan.

Sc : JT

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Gelombang Panas Landa Jepang, Suhu Tembus 38 Derajat di Prefektur Shizuoka

16 July 2026 - 17:10 WIB

Jepang Siap Operasikan Kereta Bertenaga Hidrogen Pertama pada 2027, Tanpa Emisi CO₂

16 July 2026 - 13:10 WIB

Polisi Jepang Tangkap 9 Orang yang Diduga Kelola Sistem Taruhan Kasino Online Ilegal Senilai Rp36 Triliun

16 July 2026 - 12:10 WIB

Wisatawan China ke Jepang Anjlok 56%, Kunjungan Turis Asing Ikut Turun di Paruh Pertama 2026

16 July 2026 - 10:10 WIB

Kasus Ganja di Jepang Pecahkan Rekor, Mayoritas Pelaku Berusia di Bawah 30 Tahun

15 July 2026 - 17:10 WIB

Trending on News