Menu

Dark Mode
Manga One-Shot Perdana Kreator Gintama “Dandelion” Dapat Adaptasi Anime, Tayang April di Netflix PM Jepang Sanae Takaichi Tegaskan Tolak Perubahan Aturan Suksesi Kekaisaran Jepang Batasi Power Bank di Pesawat Maksimal Dua per Penumpang, Dilarang Digunakan Saat Terbang Kagoshima Subsidi Penuh Tiket Shinkansen untuk Turis Asing, Tuai Kritik Publik Film Anime Perdana Chiikawa Tayang 24 Juli, Angkat Arc “Pulau Putri Duyung” Drama Live-Action Solitary Gourmet Umumkan Season 11, Tayang April 2026

Entertainment

Kontroversi Parodi X Japan di Anime DAN DA DAN Berakhir, YOSHIKI dan Tim Produksi Minta Maaf

badge-check


					Kontroversi Parodi X Japan di Anime DAN DA DAN Berakhir, YOSHIKI dan Tim Produksi Minta Maaf Perbesar

Perdebatan publik selama dua minggu terkait parodi X Japan dalam episode 18 anime DAN DA DAN kini telah usai. Berikut kronologinya:

Musisi Jepang dan anggota X Japan, YOSHIKI, awalnya menyoroti kekhawatiran terkait penggunaan karakter dan gaya musik X Japan oleh DAN DA DAN setelah episode 18 ditayangkan. Pada 8 Agustus, YOSHIKI membagikan cuplikan dari episode tersebut dan menulis, “Apa ini… Bukankah terdengar seperti X JAPAN?”. Cuplikan itu menampilkan penampilan lagu “Hunting Souls” oleh band fiksi HAYASii dalam anime.

YOSHIKI kemudian menambahkan, “Saya tidak tahu apa-apa tentang ini, apakah ini diperbolehkan? Para penggemar saya, tolong jelaskan.” Ia juga menulis, “Saya berharap tim produksi setidaknya memberi tahu sebelumnya. Saya menerima pesan mendesak dari @XJapanOfficial / @YOSHIKI_Staff.”

Kebingungan YOSHIKI berlanjut sepanjang hari itu. Ia menyebutkan awalnya merasa terhibur dengan parodi tersebut, tetapi kemudian dihubungi pengacara terkait kemungkinan pelanggaran hak cipta. Ia juga mengingatkan bahwa ia biasanya harus meminta izin dari Sony Music Publishing untuk menampilkan lagu X Japan seperti “Kurenai”, dan menyinggung bahwa nama band HAYASii kemungkinan terinspirasi dari nama asli legalnya, Yoshiki Hayashi.

YOSHIKI kemudian mulai menenangkan situasi dengan menulis, “Karena hal ini menyangkut lagu-lagu yang dikelola oleh Sony Music Publishing, diskusi antara pihak terkait diperkirakan akan segera berlangsung. Sebagai penggemar anime, saya menikmati karya seperti ini, jadi saya berharap situasinya berjalan positif.”

Ia juga menyoroti detail lucu, seperti drummer HAYASii yang memakai penyangga leher, serupa dengan yang sering ia kenakan, meski YOSHIKI menjelaskan bahwa itu untuk alasan medis, bukan gaya.

Pada 16 Agustus, YOSHIKI merilis pernyataan baru, meminta maaf atas asumsi cepatnya bahwa DAN DA DAN memparodikan X Japan tanpa izin. Ia menulis, “Saya terkejut menerima pesan terkait hal ini secara tiba-tiba, jadi saya hanya men-tweet. Maaf telah menimbulkan keributan. Saya minta maaf.”

Pada 22 Agustus, tim produksi DAN DA DAN menanggapi kekhawatiran YOSHIKI dengan permintaan maaf resmi. Mereka menyatakan, “Lagu ini dibuat dengan harapan mengekspresikan semangat yang sama seperti YOSHIKI dan X JAPAN, yang sangat kami hormati.”

Tim produksi juga menyebut telah berbicara langsung dengan YOSHIKI dan berharap situasi ini menjadi peluang untuk mengembangkan inisiatif kreatif bersama di masa depan.

Pernyataan lengkap tim produksi:

Kami sangat menyesal telah menimbulkan kekhawatiran terkait lagu “Hunting Souls” dari anime DAN DA DAN.
Lagu ini dibuat dengan harapan mengekspresikan semangat yang sama seperti YOSHIKI dan X JAPAN, yang sangat dihormati oleh seluruh tim produksi, serta agar selaras dengan cerita dan adegan anime.
Namun, kami tidak berpikir untuk memberi penjelasan terlebih dahulu kepada YOSHIKI dan X JAPAN, yang tidak disengaja dan menimbulkan kekhawatiran. Kami dengan tulus meminta maaf.
Kami telah berbicara dengan YOSHIKI mengenai hal ini, dan berharap menggunakan kesempatan ini untuk mempertimbangkan inisiatif kreatif bersama di masa depan.
Sekali lagi, kami menyampaikan permohonan maaf terdalam kepada YOSHIKI, X JAPAN, seluruh penggemarnya, penggemar DAN DA DAN, dan semua pihak yang terlibat, serta berharap dukungan Anda terus berlanjut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Drama Live-Action Solitary Gourmet Umumkan Season 11, Tayang April 2026

27 February 2026 - 16:10 WIB

Trailer Eksklusif One Piece Live-Action Season 2 Dirilis, Tayang 10 Maret di Netflix

27 February 2026 - 14:10 WIB

Komposer Game Jepang Shigeru Ikeda Meninggal Dunia di Usia 57 Tahun

26 February 2026 - 18:10 WIB

Drummer LUNA SEA, Shinya, Meninggal Dunia di Usia 56 Tahun Setelah Berjuang Melawan Kanker

23 February 2026 - 16:10 WIB

Jun Matsumoto Resmi Bergabung di Live-Action Chiruran: Shinsengumi Requiem, Tayang Maret

19 February 2026 - 19:10 WIB

Trending on Entertainment