Menu

Dark Mode
Kosakata Jepang yang Sering Didengar dari Pengumuman Stasiun Manga Legendaris Shoujo “Red River” Dapat Adaptasi Anime, Tayang Musim Panas Tahun Ini Dead or Alive 6 Dapat Versi Baru! “Last Round” Rilis Juni, Support PS5, Xbox Series, & PC Berani Dateng? Jepang Buka “Zombie Ship” di Laut Lepas, Horor 2 Jam Tanpa Jalan Kabur Ketemu Jodoh di Dating App Makin Umum di Jepang, Tapi Kasus “Ngaku Jomblo Padahal Sudah Nikah” Ikut Meningkat Jumlah Bunuh Diri di Jepang Turun di Bawah 20 Ribu pada 2025, Namun Kasus di Kalangan Pelajar Masih Tinggi

News

Kota di Jepang Batasi Warga Gunakan Smartphone dan Game Hanya 2 Jam Sehari

badge-check


					{ Perbesar

{"aigc_info":{"aigc_label_type":0,"source_info":"dreamina"},"data":{"os":"web","product":"dreamina","exportType":"generation","pictureId":"0"},"trace_info":{"originItemId":"7553063476994788626"}}

Majelis kota Toyoake di Prefektur Aichi, Jepang tengah, pada Senin mengesahkan sebuah peraturan yang merekomendasikan seluruh warga membatasi penggunaan smartphone, konsol gim, dan perangkat digital lainnya maksimal dua jam sehari di luar urusan kerja dan sekolah. Meski begitu, aturan ini tidak disertai sanksi.

Peraturan yang akan berlaku mulai 1 Oktober ini muncul di tengah kekhawatiran mengenai dampak paparan teknologi berlebihan, dan diyakini sebagai yang pertama di Jepang.

Meskipun mengakui perlunya smartphone, tablet, dan perangkat digital lain, peraturan tersebut memperingatkan bahwa penggunaan berlebihan untuk menonton video dapat berdampak buruk, termasuk mengganggu tidur serta mengurangi interaksi keluarga.

Peraturan itu juga menyerukan agar anak SD tidak menggunakan smartphone setelah pukul 21.00, sedangkan anak SMP dan usia lebih tua diminta berhenti setelah pukul 22.00. Disebutkan pula bahwa “tidur yang cukup sangat penting bagi pertumbuhan fisik dan mental” semua anak di bawah usia 18 tahun.

Orang tua diminta menetapkan aturan penggunaan perangkat di rumah, sementara pihak kota berjanji menyiapkan sistem konsultasi bagi para orang tua.

Wali Kota Toyoake, Masafumi Kouki, mengatakan kepada Kyodo News bahwa batasan waktu penggunaan smartphone dalam peraturan ini didasarkan pada pedoman tidur sehat dari Kementerian Kesehatan, Tenaga Kerja, dan Kesejahteraan. Dari perhitungan, waktu penggunaan rata-rata di hari kerja sekitar dua jam, dan jika melebihi itu dapat mengakibatkan kurang tidur.

Sc ; JT

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Jumlah Bunuh Diri di Jepang Turun di Bawah 20 Ribu pada 2025, Namun Kasus di Kalangan Pelajar Masih Tinggi

18 February 2026 - 15:10 WIB

Ketemu Jodoh di Dating App Makin Umum di Jepang, Tapi Kasus “Ngaku Jomblo Padahal Sudah Nikah” Ikut Meningkat

18 February 2026 - 15:10 WIB

Pekerja Tewas Terbakar dalam Tradisi Pembakaran Padang Rumput di Yamaguchi

16 February 2026 - 15:10 WIB

Jepang Minta Data Kewarganegaraan Penghuni Asing Rumah Susun, Alasan Evakuasi dan Ketertiban

16 February 2026 - 14:10 WIB

3 Anak Remaja di Daerah Dotonbori Osaka Jadi Korban Penusukan, 1 Orang Meninggal

16 February 2026 - 11:10 WIB

Trending on News