Menu ✖

Dark Mode
Film Anime Gundam Seed FREEDOM ZERO Tayang Januari 2027 di Jepang, Trailer Terbaru Dirilis Sambut Hari Godzilla, Stasiun Hibiya Tokyo Akan Putar Lagu Tema Godzilla Sebelum Kereta Berangkat Data Paspor Ratusan Pelanggan H.I.S. Diduga Bocor, Dua Perusahaan Jepang Umumkan Kebocoran Data Kasus WNI di Yamanashi Jepang Yang Tusuk Rekan Kerja Divonis 2 Tahun Penjara dengan Masa Percobaan Telepon Umum di Stasiun Subway Toei Tokyo Akan Dipensiunkan Bertahap hingga 2028 Kyoto Berencana Terapkan Tarif Masuk Berbeda di Kastil Nijo, Warga Lokal Lebih Murah

News

Lebih dari 30% Anak Muda Jepang Tak Ingin Punya Anak, Tertinggi dalam 20 Tahun

badge-check


					Lebih dari 30% Anak Muda Jepang Tak Ingin Punya Anak, Tertinggi dalam 20 Tahun Perbesar

Surveinya menunjukkan perubahan yang cukup signifikan. Lebih dari 30 persen warga Jepang berusia 18–34 tahun yang belum menikah mengatakan mereka tidak ingin memiliki anak, menjadi angka tertinggi sejak data yang dapat dibandingkan mulai tersedia pada 2002.

Survei yang dilakukan National Institute of Population and Social Security Research juga menunjukkan jumlah anak yang diinginkan berada di titik terendah. Rata-rata pria yang belum menikah menginginkan 1,30 anak, sementara perempuan 1,36 anak.

Sebanyak 33,0 persen pria yang belum menikah mengatakan tidak ingin memiliki anak, naik 9,8 poin persentase dibanding survei 2021. Pada perempuan, angkanya mencapai 32,4 persen, naik 8,8 poin. Pada survei sebelumnya, rata-rata jumlah anak yang diinginkan pria dan perempuan sama-sama 1,56.

Pejabat lembaga tersebut mengatakan perubahan gaya hidup dan nilai-nilai masyarakat yang semakin beragam, serta kekhawatiran mengenai kondisi keuangan, kemungkinan turut menyebabkan menurunnya keinginan anak muda untuk memiliki anak.

Di kalangan pasangan menikah, jumlah anak yang dianggap ideal rata-rata 2,18, sedangkan jumlah anak yang mereka rencanakan rata-rata 1,95. Angka tersebut untuk pertama kalinya turun di bawah dua anak. Alasan yang paling banyak disebut pasangan yang tidak dapat memiliki jumlah anak ideal adalah biaya membesarkan dan mendidik anak yang terlalu mahal.

Survei 2025 ini mendapatkan jawaban valid dari 6.756 orang yang belum menikah dan 5.024 pasangan menikah. Survei juga menunjukkan perubahan dalam cara pasangan bertemu: 20,2 persen pasangan yang menikah dalam lima tahun terakhir bertemu secara online, termasuk melalui aplikasi kencan, hampir dua kali lipat dibanding survei sebelumnya.

Selain itu, 24,0 persen pria dan 21,5 persen perempuan yang belum menikah mengatakan tidak berniat menikah sama sekali. Sebanyak 42,3 persen pria dan 36,7 persen perempuan juga mengatakan mereka belum pernah berkencan dengan lawan jenis. Temuan ini kembali menunjukkan tantangan Jepang dalam menghadapi angka kelahiran yang terus menurun.

Sc : JT

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Sambut Hari Godzilla, Stasiun Hibiya Tokyo Akan Putar Lagu Tema Godzilla Sebelum Kereta Berangkat

8 October 2026 - 14:10 WIB

Data Paspor Ratusan Pelanggan H.I.S. Diduga Bocor, Dua Perusahaan Jepang Umumkan Kebocoran Data

8 October 2026 - 11:10 WIB

Kasus WNI di Yamanashi Jepang Yang Tusuk Rekan Kerja Divonis 2 Tahun Penjara dengan Masa Percobaan

8 October 2026 - 10:10 WIB

Telepon Umum di Stasiun Subway Toei Tokyo Akan Dipensiunkan Bertahap hingga 2028

8 October 2026 - 07:14 WIB

Kyoto Berencana Terapkan Tarif Masuk Berbeda di Kastil Nijo, Warga Lokal Lebih Murah

6 October 2026 - 16:10 WIB

Trending on News